• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Yusuf Blegur: Strategi Mengadili Jokowi — Hukuman Mati untuk Jokowi

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
December 16, 2024
in Feature, Politik
0
Siasat Jokowi Dibalik Reshuffle Kabinet
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis, Pengamat Hukum & Politik, Mujahid 212

(Abstrak: Proses hukum terhadap Jokowi sebagai alat politik Presiden Prabowo di tengah krisis ekonomi)

Dalam tulisan rekan aktivis Yusuf Blegur, menghukum Jokowi seadil-adilnya disebut sebagai sebuah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang kemungkinan akan dilakukan oleh presiden berikutnya atas tuntutan rakyat, bangsa, dan negara Indonesia. Dengan “pisau tajam” sastranya, Blegur secara gamblang mengkritik moral Jokowi beserta para kroninya di sektor perekonomian, terutama terkait PSN PIK 2.

Alasan yang diungkapkan oleh Yusuf Blegur sulit untuk disanggah, karena jejak digital kebijakan politik ekonomi Jokowi, sebagaimana data empiris, menunjukkan tidak pernah ada presiden dalam sejarah republik ini yang dengan sengaja mendistorsi tata kelola kehidupan bernegara sedemikian besar. Bahkan sejak era Presiden Soekarno hingga Susilo Bambang Yudhoyono, meskipun memiliki kelemahan dan kekurangan, mereka masih menunjukkan jiwa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi.

Hanya di era Jokowi, Indonesia mencapai titik nadir keterpurukan di berbagai bidang—politik, ekonomi, hukum, hingga adab, moralitas, dan budaya—yang serius mengalami degradasi.

Di bidang penegakan hukum (law enforcement), pemerintahan Jokowi dinilai telah merusak tatanan secara signifikan. Misalnya, proses hukum terhadap individu-individu yang terindikasi korupsi justru dihambat, bahkan beberapa di antaranya diangkat menjadi menteri.

Pasca-lengsernya Jokowi, situasi ekonomi digambarkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan frasa “dunia semakin gelap.” Antoni Budiawan menambahkan bahwa Sri Mulyani sebenarnya telah menggambarkan kondisi ekonomi dan keuangan dunia yang semakin memburuk dengan menggunakan bahasa teknis keuangan yang sulit dipahami oleh masyarakat luas, sehingga mereka hanya dapat mengangguk tanpa benar-benar mengerti.

Sementara itu, Rizal Fadillah, aktivis dari Bandung, mengkritik ambisi Jokowi terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Menurut Rizal, proyek ini adalah agenda pribadi yang “abnormal” karena mengorbankan tatanan hukum dan ekonomi negara. Dengan metode “barter,” Jokowi mengambil pinjaman atas nama negara dari konglomerat seperti Aguan-Agung Sedayu Grup untuk pembangunan IKN, yang kemudian dibalas dengan menunjuk konglomerat tersebut sebagai pengembang PSN PIK 2. Proyek ini juga melibatkan penggusuran tanah milik warga—termasuk tanah negara dan hutan bakau di Tangerang-Serang—dengan ganti rugi yang justru merugikan masyarakat namun menguntungkan konglomerat besar.

Kembali kepada gagasan Yusuf Blegur, tulisannya menggunakan analogi PSN secara substantif yang diakhiri dengan tanda pagar #HukumMatiJokowi.

Gagasan Yusuf Blegur ini memiliki kesamaan dengan analisis penulis yang sebelumnya dimuat di beberapa media online. Penulis memprediksi bahwa Presiden Prabowo Subianto kemungkinan akan memanfaatkan isu hukum dan ekonomi untuk memproses Jokowi atas kebijakan-kebijakan masa lalunya. Langkah ini bertujuan untuk mengalihkan perhatian rakyat yang sedang dilanda krisis ekonomi, sehingga mereka secara psikologis akan lebih fokus pada proses hukum terhadap Jokowi daripada dampak krisis yang tengah mereka alami.

Strategi pengalihan isu semacam ini pernah terjadi di Meksiko pada tahun 1986. Di tengah krisis ekonomi, masyarakat Meksiko sejenak melupakan penderitaan mereka karena teralihkan oleh euforia Piala Dunia yang diselenggarakan di negara mereka.


Kalimat diperbaiki agar lebih jelas, efektif, dan terstruktur, dengan mempertahankan makna dan intensi penulis aslinya. Apakah ini sesuai dengan harapan Anda?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemerintah Indonesia Pulangkan Lima Terpidana Bali Nine ke Australia – Apa Sikap Australia?

Next Post

Indonesia Kalah 0-1 dari Vietnam, Fokus pada Laga Kontra Filipina di Piala AFF 2024

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain
Feature

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026
Next Post
Indonesia Kalah 0-1 dari Vietnam, Fokus pada Laga Kontra Filipina di Piala AFF 2024

Indonesia Kalah 0-1 dari Vietnam, Fokus pada Laga Kontra Filipina di Piala AFF 2024

Kecelakaan Maut Bus Vs Truk di Jalur Pantura Pati, 6 Orang Tewas

Sepanjang 2024, 27 Ribu Orang Terbunuh Dalam Kecelakaan Lalu lintas

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Tak pernah kita menyaksikan Jusuf Kalla seemosional...

Read more
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026

​Pembuktian Mens Rea: Abu-Abu, Pelik, tapi Pangkal Keadilan

April 19, 2026
Negeri Para Jongos

Seberapa Pentingkah Teddy Wijaya Bagi Bangsa Ini?

April 19, 2026
JK dan Keris Mpu Gandring

JK dan Keris Mpu Gandring

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...