• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

12 Terlapor Kasus Ijazah Palsu Jokowi Lebih Gagah dari Semua Ketua Umum Partai

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
August 14, 2025
in Feature, Politik
0
12 Terlapor Kasus Ijazah Palsu Jokowi Lebih Gagah dari Semua Ketua Umum Partai
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis – Pengamat KUHP & Politik

Di tengah sunyinya suara para ketua umum partai politik, 12 orang terlapor kasus dugaan ijazah palsu Jokowi justru tampil garang—menantang risiko penjara demi menyuarakan kebenaran. Mereka bukan politisi Senayan, bukan pula pemilik panggung kekuasaan, tapi keberanian mereka justru memalukan para elite partai yang memilih bungkam.

Dua belas orang yang kini menjadi terlapor buntut laporan balik Jokowi—mantan Presiden RI ke-7—ternyata menunjukkan keberanian yang tak dimiliki para wakil rakyat di Senayan, apalagi para ketua umum partai politik.

Awalnya, beberapa anggota Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) menemukan indikasi bahwa Jokowi menggunakan ijazah S-1 palsu Fakultas Kehutanan UGM. Temuan ini bersumber dari putusan pidana PN Surakarta, yang dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung, dalam perkara dengan terdakwa Bambang Tri Mulyono (BTM) dan Gus Nur.

Berdasarkan temuan tersebut, pada 2023, lima WNI—dua di antaranya anggota TPUA—menggugat Jokowi dan sejumlah pejabat lembaga negara di PN Jakarta Pusat. Gugatan tersebut dilayangkan dengan dasar perbuatan melawan hukum (PMH) sebagaimana Pasal 1365 KUHPerdata (Onrechtmatige Overheidsdaad), menuduh Jokowi sebagai presiden telah menggunakan ijazah palsu. Majelis hakim PN Jakarta Pusat akhirnya memutuskan Niet Ontvankelijke Verklaard (NO).

Tak berhenti di situ, sejumlah pengurus TPUA, termasuk Eggi Sudjana, penulis (DHL), Muslim Arbi, Rizal Fadillah, dan Rustam, melaporkan dugaan ijazah palsu Jokowi ke DUMAS Mabes Polri pada 9 Desember 2024. Laporan ini disertai bukti dari dua pakar telematika dan digital forensik yang menyimpulkan bahwa fotokopi ijazah S-1 Jokowi 100% berasal dari dokumen palsu.

Balasan datang pada 30 April 2025. Jokowi melaporkan lima aktivis ke Polda Metro Jaya—terdiri dari dua pengurus TPUA, satu pakar telematika, satu ahli digital forensik, dan satu dokter. Kini, jumlah terlapor bertambah menjadi 12 orang, termasuk beberapa pegiat YouTube.

Menariknya, tidak ada sedikit pun rasa gentar dari mereka. Justru para terlapor ini semakin vokal, aktif di podcast, televisi, dan media massa. Mereka sadar berisiko ditangkap, ditahan, bahkan dipenjara, mengingat pola penegakan hukum di era Jokowi yang penuh tanda tanya. Terlebih, kini pelapornya adalah Jokowi sendiri.

Dari sisi yuridis, langkah 12 orang ini sepenuhnya berada dalam koridor hukum: memanfaatkan hak kebebasan berpendapat, berperan serta dalam demokrasi, dan menjalankan kewajiban warga negara sebagaimana diatur dalam KUHAP, UU Polri, UU Kejaksaan, UU Advokat, UU Pers, dan undang-undang lainnya.

Kesimpulannya, dua belas aktivis terlapor ini justru menjadi teladan keberanian dan konsistensi dalam berdemokrasi—jauh melampaui para elite partai politik. Mereka lebih berani dari “Partai Banteng”, “Partai Beringin”, “Partai Buah Semangka” (merah, kuning, atau biru), “Partai Cap Ikut Arah Angin”, “Partai Parcok”, “Partai Palu”, “Partai KPK”, apalagi “Partai Residu Merek Gajah”.

Penulis adalah advokat dan jurnalis (eks Koordinator TPUA)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Habis Pati, Terbitlah Cirebon

Next Post

Merah Putih Berkibar Megah di Tebing Gunung Masigit: LMP Cempaka Tunjukkan Aksi Patriotik Sambut HUT RI ke-80

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Feature

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026
Feature

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?
Feature

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Next Post
Merah Putih Berkibar Megah di Tebing Gunung Masigit: LMP Cempaka Tunjukkan Aksi Patriotik Sambut HUT RI ke-80

Merah Putih Berkibar Megah di Tebing Gunung Masigit: LMP Cempaka Tunjukkan Aksi Patriotik Sambut HUT RI ke-80

Prabowo Berencana Bertemu Megawati Usai Pertemuan Dengan SBY

Buzzer, Politik Post Truth, dan Isyarat Perlawanan Megawati

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...