• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

50 Orang Tewas Setiap Hari di Indonesia Akibat Narkoba

BNN dan KAHMI Dorong Tindakan Kolektif Tangani Ancaman Narkotika

Mahdi Djakakarta Putra by Mahdi Djakakarta Putra
November 5, 2025
in Crime, News
0
50 Orang Tewas Setiap Hari di Indonesia Akibat Narkoba
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA-Fusilatnews — Ancaman narkotika di Indonesia kian mengkhawatirkan. Deputi Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Pol Muhammad Zainul Muttaqin, mengungkapkan bahwa penyalahgunaan narkoba telah menimbulkan dampak kematian yang sangat tinggi, baik di tingkat global maupun nasional.

“Setiap tahun, sekitar 585 ribu orang di dunia meninggal akibat narkoba, atau rata-rata 52 orang setiap jam. Angka ini bahkan lebih besar dibandingkan korban konflik bersenjata dan terorisme,” ujar Zainul saat menjadi pembicara dalam Diskusi Terbuka MN KAHMI bertema “Generasi Sehat dan Tangguh Tanpa Narkoba: Saatnya Bertindak Bersama”, di KAHMI Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (4/11/2025).

Menurutnya, di Indonesia sendiri sekitar 18 ribu orang meninggal setiap tahun akibat narkoba, atau setara 50 orang per hari. Sebagian besar korban berasal dari kelompok usia muda, antara 14 hingga 25 tahun.

Zainul menambahkan, 52,97 persen penghuni lembaga pemasyarakatan merupakan narapidana kasus narkotika. Ia juga mengungkapkan bahwa dari 1.386 jenis narkoba baru yang beredar di dunia, sebanyak 99 jenis telah masuk ke Indonesia, dengan 94 di antaranya sudah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan.

Lebih lanjut, ia menyoroti munculnya vape cair yang mengandung narkotika jenis etomidate, senyawa anestesi yang di Taiwan dikategorikan sebagai narkotika golongan I.
“Ciri-ciri umum orang yang terpapar narkoba dapat dilihat dari ‘7 ong plus’: bohong, nyolong, nodong, songong, ompong, bengong, dan rempong,” ujarnya.

Untuk memperkuat pencegahan, BNN kini mengembangkan program IKAN (Integrasi Kurikulum Anti Narkoba) agar pendidikan anti narkoba dapat masuk ke sistem pembelajaran sejak usia dini.

Penegakan Hukum Belum Efektif

Pengamat hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Prof Suparji Ahmad, menilai penanggulangan narkoba di Indonesia masih jauh dari kata berhasil.
“Ini sebuah ironi. Kita harus mengidentifikasi penyebabnya, termasuk kemungkinan adanya kesalahan normatif dalam penerapan sanksi hukum,” ujarnya.

Menurutnya, perlu ada perubahan paradigma hukum—di mana pengguna dan pecandu diarahkan ke rehabilitasi, sementara pengedar dan bandar dijatuhi hukuman berat serta diputus mata rantainya. “Jangan sampai terjadi diskriminasi dalam rehabilitasi. Penegakan hukum harus tegas terhadap bandar,” tegasnya.

Bonus Demografi Terancam Gagal

Penasihat Ahli Kapolri, Andi Subiakto, mengingatkan bahwa jika peredaran narkoba tidak tertangani dengan serius, cita-cita menuju generasi emas 2045 akan terancam gagal.
“Bonus demografi bisa berubah menjadi bencana demografi,” ujarnya.

Andi juga menyoroti adanya rumah tahanan narkoba yang justru menjadi pusat produksi dan peredaran, serta meningkatnya praktik jual beli narkoba secara online yang terhubung dengan judi dan prostitusi daring.
“Bahaya narkotika ini bukan lagi isu kriminal semata, tapi sudah menjadi ancaman geopolitik dan geodemografi. Karena itu, pendekatan lunak sudah tidak relevan. Saatnya menggunakan pendekatan keras,” katanya.

Ia juga menyarankan BNN untuk lebih agresif, termasuk melakukan tes narkoba bagi mahasiswa baru dan ASN, serta memperluas kerja sama dengan HMI dan KAHMI yang memiliki jaringan luas di seluruh Indonesia.

Lima Provinsi dengan Kasus Tertinggi

Berdasarkan Indonesia Drug Report 2025, jumlah narapidana dan tahanan kasus narkoba mencapai 141.016 orang, terdiri dari 76.712 bandar dan pengedar, serta 64.304 pengguna.

Sumatra Utara menjadi provinsi dengan jumlah tahanan narkoba tertinggi tahun 2024, yakni 19.378 orang, disusul Jawa Timur (13.917), Jawa Barat (10.989), Riau (8.767), dan DKI Jakarta (8.533).

Adapun provinsi lain dengan kasus cukup tinggi antara lain Kalimantan Timur (7.979), Sumatra Selatan (7.593), Sulawesi Selatan (6.823), Kalimantan Selatan (6.766), dan Jawa Tengah (6.106).

Diskusi terbuka ini digelar secara hybrid, dihadiri oleh Sekretaris Jenderal MN KAHMI Syamsul Qomar, Bendahara Umum Sabaruddin, serta sejumlah pengurus lainnya.


Reporter: Mahdi
Editor: Tim Fusilatnews

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Untuk Apa Uang Yang Disembunyikan di Bunker Jokowi?

Next Post

“Rekonsiliasi PDIP–Jokowi: Jalan Damai atau Kuburannya Sejarah Soeharto?”

Mahdi Djakakarta Putra

Mahdi Djakakarta Putra

Related Posts

KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka
Crime

KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

April 15, 2026
Catatan Pinggir: Haji dan Citra Kementerian yang Tercemar – Quota Bisa Tinggal 50%
Komunitas

Haji 2026 Dimulai Lebih Awal, Jemaah RI Terbang 22 April–1 Juli: Siapkah Semua Pihak?

April 15, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Next Post
“Rekonsiliasi PDIP–Jokowi: Jalan Damai atau Kuburannya Sejarah Soeharto?”

"Rekonsiliasi PDIP–Jokowi: Jalan Damai atau Kuburannya Sejarah Soeharto?"

Membaca Rumah Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya Jadi Sasaran Amarah Rakyat

Kucing-kucingannya DPR

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

April 15, 2026
Catatan Pinggir: Haji dan Citra Kementerian yang Tercemar – Quota Bisa Tinggal 50%

Haji 2026 Dimulai Lebih Awal, Jemaah RI Terbang 22 April–1 Juli: Siapkah Semua Pihak?

April 15, 2026

Membangun Mitra dengan Offtaker Industri, Membangun Kualitas Unggul untuk Business Sustainability (Standarisasi Usia Panen, Distilasi, dan Logistik Kualitas Daun)

April 15, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist