“Kita konsisten untuk memberikan mandat itu kepada Anies Baswedan untuk memilih siapa cawapresnya. Tapi kewenangan yang diberikan dan siapa yang ditunjuk itu harus bisa dijelaskan secara empiris, secara saintifik mengapa memilih seseorang,” Kata Ahmad Ali
Bulan Dzulhijah sudah berlalu kini kita sudah memasuki bulan Muharram dalam penanggalan Islam, Bakal calon Presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan sebelum berangkat menuju tanah suci mengatakan sepulang dari ibadah haji di tanah suci akan mengumumkan nama bakal calon wakil presiden karena Anies sudah mengantongi nama seorang yang akan menjadi pendampingnya. Namun sampai kini Anies belum mendeklarasikan siapa bakal calon wapres pilihan Anies?
“Makanya kita tidak pernah mau berbicara tentang AHY. Kalau ditanya AHY (Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono) berpeluang (jadi Cawapres Anies), sangat besar,” ungkap Wakil Ketua Umum (Waketum) NasDem Ahmad Ali Sabtu lalu seperti dikutip, Selasa (18/7/).
Tetapi Ahmad Ali menyerahkan semua pada Anies tentang sosok Cawapres yang dipilihnya.
Menurut Ahmad Ali Anies tentu punya pertimbangan siapa sosok cawapres yang akan menemaninya bertarung di Pilpres 2024 mendatang.
“Kita konsisten untuk memberikan mandat itu kepada Anies Baswedan untuk memilih siapa cawapresnya. Tapi kewenangan yang diberikan dan siapa yang ditunjuk itu harus bisa dijelaskan secara empiris, secara saintifik mengapa memilih seseorang,” Kata Ahmad Ali
Sebelumnya ada sejumlah nama yang beredar sebagai calon Cawapres Anies Baswedan. Partai Demokrat memberikan sejumlah nama kandidat Cawapres selain tentunya AHY yaitu Khofifah Indar Parawansa, Sandiaga Uno, Yenny Wahid, Andika Perkasa, Ahmad Heryawan, Ahmad Syaikhu, Salim Segaf Al-Jufri dan Ridwan Kamil. Dari sejumlah nama tersebut, 2 tokoh perempuan NU yaitu Khofifah Indar Parawansa dan Yenny Wahid disebut-sebut menjadi kandidat kuat menjadi Cawapres Anies.
Sedangkan sinyal 2 tokoh tersebut berubah. AHY lah disebut sebagai calon terkuat Cawapres Anies. AHY sendiri berharap deklarasi cawapres Anies segera diumumkan secara terbuka ke publik.
“Berharap waktunya akan datang, dan mudah-mudahan tidak terlalu lama, artinya segera bisa dideklarasikan secara terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia,” kata AHY kepada wartawan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (14/7/2023).
“Saya selalu ingin berprasangka baik, saya ingin selalu mempersiapkan diri dalam apapun tugas dan harapan rakyat, itulah mengapa saya akhirnya mengakhiri pengabdian di TNI dan masuk dalam dunia politik dan juga ke masyarakat karena saya ingin mempersiapkan diri menjadi bagian dari itu,” ujarnya.
Sinyal AHY menjadi Cawapres Anies menguat setelah AHY menyambut kedatangan Anies Baswedan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta usai pulang haji. AHY sebelumnya juga ikut mengantarkan Anies saat berangkat haji.
“Saya kira itu semacam kode keras bahwa AHY-lah yang paling mungkin, paling dekat nama yang di kantong Anies untuk dijadikan sebagai pendamping di Pilpers 2024 yang akan datang,” ungkap Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, kepada wartawan, Rabu (12/7).


























