Dalam acara itu, seluruh relawan yang hadir juga mengenakan kemeja dengan motif dan warna yang sama. Ketua Pelaksana acara, Teddy Wibisana, menyatakan bahwa desain itu memiliki makna yang dalam.
Jakarta = Fusilatnews – Lewat akun Twitter resminya, Rabu (19/7) kemarin .Bakal capres PDIP, Ganjar Pranowo memberikan penjelasan tentang motif garis hitam putih vertikal pada kemeja yang sering ia kenakan dalam beberapa kesempatan adalah representasi dari pesan Presiden Joko Widodo soal keberanian.
Ganjar juga mengenakan kemeja dengan motif tersebut saat menyapa relawannya di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Rabu (19/7).
“Inilah pesan yang diberikan Presiden Jokowi kepada kita sebagai penguat perjuangan. Sebuah desain baju garis-garis hitam dan putih,” kata Ganjar
Dia mengatakan warna hitam putih dalam baju tersebut berarti keberanian. Menurut Ganjar, hitam putih juga bisa berarti sikap untuk tidak menjadi abu-abu
“Hitam putih adalah keberanian. Hitam putih adalah sikap untuk tidak menjadi abu-abu. Sebuah keputusan untuk berkata ya atau tidak,” kata dia.
Gubernur Jawa Tengah itu kerap mengenakan kemeja hitam putih tersebut di luar tugas resminya sebagai kepala daerah. Ganjar biasanya mengenakan kemeja hitam putih dalam safari politik ke beberapa daerah.
Terakhir ia mengenakan kemeja hitam putih saat berkunjung ke sejumlah titik di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) awal Juni lalu.
Sementara, di hadapan relawan kemarin, Ganjar mengaku tersanjung karena baju tersebut desain pilihan Jokowi. Pesan Jokowi itu disampaikan lewat secarik kertas hitam putih.
kemeja dengan motif garis-garis berwarna hitam putih saat menghadiri acara Silaturahmi 1 Muharam 1445H Relawan di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta pada Rabu, 19 Juli 2023. Ganjar menyebut bahwa motif kemeja itu merupakan desain dari Presiden Jokowi.
“Pak Jokowi memberikan desain baju yang saya pakai ini,” Kata Ganjar.
“Sampai pada akhirnya beliau sampaikan selembar kertas kepada saya, Pak Ganjar mungkin ini bagus. Saya lihat, saya bolak, saya balik, dan apa yang bagus itu adalah baju yang saya pakai ini,” ujarnya.
Dalam acara itu, seluruh relawan yang hadir juga mengenakan kemeja dengan motif dan warna yang sama. Ketua Pelaksana acara, Teddy Wibisana, menyatakan bahwa desain itu memiliki makna yang dalam.
Menurut Teddy, warna hitam dan putih itu melambangkan benar dan tidak. Maknanya, menurut dia, para relawan tidak bersikap abu-abu dalam menentukan pilihan dukungan.
“Kemeja dengan warna garis hitam – putih ini menggambarkan sikap kita bukanlah orang yang abu – abu. Jadi hanya hitam dan putih, yang benar kita dukung, yang tidak benar kita tidak dukung,” ujar Teddy.
Selain dari segi warna, Teddy juga menyatakan motif baju yang berupa garis tegak lurus tersebut juga memiliki makna. Dia menyatakan hal itu menggambarkan sifat Ganjar Pranowo yg tegak lurus dan selalu konsisten terhadap Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Pancasila. Dia menilai hal itu bisa dilihat dari rekam jejak Ganjar saat menjadi Gubernur Jawa Tengah.


























