• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Bencana

Akibat Sistem Iblis: Jokowi Bisa Jadi Presiden-Anaknya Jadi Wapres, Ketum Partai dan Menantu Menjadi Gubernur

Negara dalam Cengkraman Oligarki dan Nepotisme

Ali Syarief by Ali Syarief
March 8, 2025
in Bencana, Feature, Politik
0
Akibat Sistem Iblis: Jokowi Bisa Jadi Presiden-Anaknya Jadi Wapres, Ketum Partai dan Menantu Menjadi Gubernur

Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

“Malaikatpun Bila Masuk Dalam System Ini Akan Menkadi Iblis”, Mahfud MD

Jokowi, yang berawal dari Gubernur DKI Jakarta, melesat menjadi Presiden Republik Indonesia. Setelah dua periode kepemimpinannya, pengaruhnya tidak luntur, melainkan justru semakin kuat. Putranya, Gibran Rakabuming Raka, dengan mulus menduduki jabatan Wali Kota Solo, lalu secara instan melesat menjadi Wakil Presiden. Menantu Jokowi, Bobby Nasution, yang sebelumnya tidak memiliki rekam jejak politik yang menonjol, kini menjabat sebagai Wali Kota Medan dan sedang dipersiapkan untuk menjadi Gubernur Sumatera Utara. Anak bungsunya, Kaesang Pangarep, dalam waktu dua hari bisa menjadi Ketua Umum Partai Politik. Bahkan, loyalis seperti Mayor Teddy, yang seharusnya tunduk pada garis komando militer, justru mendapatkan jabatan sipil dan kenaikan pangkat yang mencurigakan. Fenomena ini menggambarkan bagaimana sistem pemerintahan kita telah dikooptasi oleh jaringan kekuasaan yang beroperasi dengan mekanisme serupa sistem iblis: licik, oportunis, dan menindas kepentingan rakyat demi melanggengkan dominasi kelompok tertentu.

Chaos Terstruktur dan Massif

Semua ini menciptakan kondisi chaos yang terstruktur dan massif. Keputusan politik tidak lagi dibuat berdasarkan kepentingan rakyat, tetapi atas dasar lobi-lobi elite yang berkepentingan menjaga status quo mereka. Demokrasi yang seharusnya memberikan ruang bagi partisipasi publik justru dikendalikan oleh segelintir orang yang berkuasa. Hukum tidak lagi menjadi alat keadilan, tetapi instrumen untuk membungkam oposisi dan mempertahankan dominasi oligarki.

Presidensial Semu, Parlementer Manipulatif

Indonesia seharusnya menerapkan sistem presidensial di mana eksekutif berdiri independen dari legislatif. Namun, dalam praktiknya, presiden justru harus tunduk pada kehendak partai-partai besar di parlemen. Koalisi besar yang didirikan bukan untuk menyeimbangkan kekuasaan, tetapi untuk memastikan bahwa semua keputusan yang menguntungkan elite dapat berjalan mulus tanpa hambatan oposisi yang berarti. Sistem presidensial yang diharapkan dapat menghadirkan kepemimpinan tegas dan independen malah berubah menjadi sistem parlementer semu, di mana kepala negara harus berkompromi dengan oligarki politik yang menguasai parlemen.

Ironisnya, praktik nepotisme dan politik dinasti semakin melanggengkan dominasi ini. Reformasi yang dulu diharapkan membebaskan negara dari cengkeraman otoritarianisme justru gagal membendung kerakusan elite politik yang kini bersekutu dengan kepentingan bisnis dan kapital asing.

Privatisasi Alam dan Korupsi di Semua Sektor

Lebih parah lagi, kerakusan elite ini tidak hanya mencakup kekuasaan politik, tetapi juga eksploitasi sumber daya alam. Laut dan hutan mangrove yang seharusnya menjadi aset negara untuk kesejahteraan rakyat, malah disertifikasi dan dialihkan kepemilikannya kepada korporasi swasta. Kepentingan bisnis lebih diutamakan dibandingkan keseimbangan ekologi dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Dengan dalih investasi dan pembangunan, hak-hak rakyat atas tanah dan lingkungan semakin dipinggirkan.

Korupsi pun telah menjadi penyakit yang mengakar dalam semua aspek pemerintahan. Pejabat karier dan politikus yang merangkap jabatan publik tidak lagi bekerja demi kepentingan rakyat, tetapi demi memperkaya diri sendiri dan kelompoknya. Birokrasi yang seharusnya menjadi pilar administrasi negara justru menjadi sarang suap dan permainan kepentingan. Para pejabat yang seharusnya berfungsi sebagai pelayan masyarakat malah bertransformasi menjadi predator yang menghisap anggaran negara demi keuntungan pribadi.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka Indonesia bukan hanya akan kehilangan esensi demokrasi, tetapi juga akan semakin jatuh ke dalam jurang otoritarianisme terselubung yang disamarkan dengan retorika populisme. Masyarakat harus sadar bahwa sistem yang rusak ini tidak akan berubah jika rakyat tetap diam dan menerima ketidakadilan sebagai sesuatu yang normal. Sistem iblis ini harus dilawan, bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan aksi nyata untuk merebut kembali kedaulatan rakyat dan menegakkan demokrasi yang sesungguhnya.

Indonesia bukan milik segelintir keluarga dan kroni politik. Indonesia adalah milik seluruh rakyat yang berhak mendapatkan keadilan, kesejahteraan, dan pemerintahan yang bersih dari korupsi dan nepotisme. Saatnya melawan sistem iblis dan mengembalikan Indonesia kepada jalur yang benar.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Peringatan Hari Perempuan Internasional 2025 di Tengah Kegaduhan Politik Kekuasaan Indonesia

Next Post

Qur’an : Bencana Bukan Ujian Bukan Pula Ulah Alam, Tapi Ulah Manusia

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan
Birokrasi

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan
Feature

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026
Next Post
BPPTKG Peringatkan Potensi Bahaya Erupsi Merapi

Qur'an : Bencana Bukan Ujian Bukan Pula Ulah Alam, Tapi Ulah Manusia

Wamentan Larang Harga Gabah Kering Panen Dibeli Dibawah HPP

HPP Gabah Baru: Terobosan Cerdas atau Tantangan di Lapangan?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

May 15, 2026
KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

May 15, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...