• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Alergi Kulit: Adakah Operasi Intelijen Ketika Jokowi di Vatikan?

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
June 24, 2025
in Feature, Pojok KSP
0
Alergi Kulit: Adakah Operasi Intelijen Ketika Jokowi di Vatikan?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Spekulasi ini mungkin akan dianggap mengada-ada. Tapi, namanya juga spekulasi, boleh-boleh saja dong?

Dan spekulasi itu, pertama, adalah: selama di Vatikan, ada operasi intelijen yang ditujukan kepada Jokowi, sehingga ketika pulang ke Tanah Air, Presiden ke-7 RI bernama lengkap Joko Widodo itu terserang alergi kulit, terutama kulit wajah yang mengalami peradangan sehingga terlihat melepuh dan kemudian terkelupas dan akhirnya menimbulkan warna putih, sehingga kulit wajah wong Solo itu terlihat belang-belang.

Baik ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, maupun Utusan Khusus Presiden Bidang Haji, Muhadjir Effendy usai berkunjung ke kediaman suami Iriana itu di Solo, Jawa Tengah, Ahad (22/6/2025), atau sehari setelah Jokowi merayakan ulang tahun ke-64, menyatakan kondisi fisik Jokowi cukup sehat dan bugar. Hanya alergi kulit itu saja yang dialami Jokowi.

Muhadjir yang juga bekas Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di periode kedua pemerintahan Jokowi ini memaparkan, penyebab Jokowi terserang alergi kulit adalah sabun mandi yang ia pakai selama berada di Vatikan.

Biasanya, kata Muhadjir, Ibu Iriana selalu membawakan sabun khusus dari Indonesia ketika Jokowi melakukan kunjungan keluar negeri. Nah, saat berkunjung ke Vatikan itulah Ibu Iriana lupa membawakan Jokowi sabun khusus dari Indonesia. Akibatnya, Jokowi terserang alergi kulit gegara memakai sabun saat di Vatikan.

Diketahui, Jokowi menjadi salah satu utusan khusus Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri prosesi pemakaman jenazah Pemimpin Tertinggi Umat Katolik Sedunia Paus Fransiskus di Alun-Alun Basilika Santo Petrus, Vatikan, Sabtu (26/4/2025). Jokowi berada di Vatikan sehari sebelum acara, ketika acara, dan sehari setelah acara pemakaman Paus.

Jokowi berangkat bersama rombongan yang terdiri atas empat orang. Tiga lainnya adalah Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, dan bekas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. Namun, sejauh ini baru Jokowi yang diketahui mengalami alergi kulit usai pulang dari Vatikan.

Kalau memang sumbernya dari sabun yang dipakai, mengapa hanya Jokowi yang terserang alergi kulit? Mengapa Pigai, Tommy dan Jonan tidak?

Nah, dari sinilah muncul spekulasi itu: ada operasi intelijen yang menyasar Jokowi. Intel itu bisa saja menaruh cairan atau zat tertentu pada sabun yang kemudian dipakai Jokowi.

Atau bisa jadi sabun itu sendiri yang memang disediakan oleh intelijen tersebut khusus buat Jokowi. Secara diam-diam tentunya.

Lalu, jika memang ada operasi intelijen, siapa atau lembaga mana yang melakukannya? Apakah intelijen Indonesia ataukah intelijen asing?

Kalau intelijen asing, lalu apa kepentingannya? Bukankah Jokowi sudah bukan Presiden RI lagi?

Mungkinkah ada pihak-pihak di dalam negeri yang mencoba mencelakai atau paling tidak mengerjai Jokowi dengan memanfaatkan pihak intelijen?

Lalu apa kepentingannya jika yang melakukan operasi adalah intelijen domestik? Apakah karena persaingan politik?

Spekulasi Lain

Spekulasi kedua atau spekulasi lainnya adalah Jokowi terkena kutukan atau “tulah” atau bahkan azab dari Tuhan YME. Pasalnya, bekas presiden dua periode ini sudah banyak melakukan kebohongan, bahkan menyusahkan rakyat.

Ada spekulasi Jokowi sedang terkena hukum karma. Dalam bahasa Jawa disebut “ngundhuh wohing pakerti” (memetik buah dari perbuatannya). Atau dalam bahasa Melayu disebut hukum tabur-tuai. Siapa menabur angin, dia akan menuai badai.

Spekulasi lainnya lagi, Jokowi yang kini sedang mengalami alergi kulit, atau dalam ilmu kesehatan disebut mengalami Stevens-Jhonson Syndrome, disebut sedang terkena cobaan dari Allah SWT.

Stevens-Jhonson Syndrome atau Sindrom Stevens-Johnson, dikutip dari sebuah sumber, adalah reaksi alergi yang ditandai dengan ruam dan lepuhan di kulit, lapisan bola mata, rongga mulut, dubur, dan kelamin. Penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius bila tidak segera ditangani.

Sindrom Stevens-Johnson terjadi akibat reaksi hipersensitivitas tubuh terhadap obat atau infeksi. Penyakit ini merupakan kondisi gawat darurat yang harus mendapatkan penanganan dan rawat inap di rumah sakit.

Jokowi diketahui sedang menjalani perawatan di rumah. Tidak rawat inap di rumah sakit.

Biarlah waktu yang membuktikan, apakah alergi kulit atau Stevens-Johnson Syndrome yang dialami Jokowi karena ada operasi intelijen, karena kutukan, atau cobaan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Trump Umumkan Gencatan Senjata Total antara Israel dan Iran Setelah Serangan Rudal Iran ke Pangkalan AS di Qatar

Next Post

PEMBANTAIAN ISLAM LEWAT INVASI, TONY BLAIR MENYESAL

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
PEMBANTAIAN ISLAM LEWAT INVASI, TONY BLAIR MENYESAL

PEMBANTAIAN ISLAM LEWAT INVASI, TONY BLAIR MENYESAL

Reuteur Institute: "Kepercayaan Publik Indonesia Kepada Medsos dan Jurnalis Meningkat"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist