• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

PEMBANTAIAN ISLAM LEWAT INVASI, TONY BLAIR MENYESAL

M.Yamin Nasution by M.Yamin Nasution
June 24, 2025
in Crime, Feature
0
PEMBANTAIAN ISLAM LEWAT INVASI, TONY BLAIR MENYESAL
Share on FacebookShare on Twitter
Muhammad Yamin Nasution

Oleh: M Yamin Nasution, S.H – Pemerhati Hukum

Lebih dari 150.000 warga sipil Irak, mayoritasnya Muslim, tewas. Negara mereka porak-poranda oleh invasi militer yang dilancarkan atas dasar intelijen yang keliru. Dua dekade kemudian, penyesalan datang dari pemimpin Inggris saat itu: Tony Blair.

Pada 6 Juli 2016, menyambut publikasi Chilcot Report, Blair menyatakan:

“I apologize for the fact that the intelligence was wrong. I also apologize for some of the mistakes in planning and, certainly, our mistake in our understanding of what would happen once you remove the regime.”

“Saya menerima tanggung jawab sepenuhnya, tanpa pengecualian dan tanpa mencari alasan.”

“Informasi intelijen yang menjadi dasar pengambilan keputusan ternyata salah. Situasi pasca invasi menjadi lebih bermusuhan, lebih panjang, dan lebih berdarah dari yang kami bayangkan.”

“Untuk semua ini, saya menyampaikan kesedihan, penyesalan, dan permintaan maaf yang lebih dalam dari apa yang bisa Anda bayangkan atau percayai.”

Namun permintaan maaf tersebut tidak menyentuh inti persoalan, bahwa invasi itu sendiri, berdasarkan bukti yang tak pernah terbukti dan tanpa persetujuan PBB adalah sebuah kesalahan dan kejahatan historis.

Tuduhan yang Tak Pernah Terbukti

Chilcot Inquiry, investigasi publik setebal 2,6 juta kata yang dipimpin Sir John Chilcot, menyimpulkan: Tidak ada bukti bahwa Irak memiliki senjata pemusnah massal pada saat keputusan perang diambil. Irak tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap Inggris. Dan diplomasi belum habis dijalankan saat keputusan perang dibuat.

Informasi intelijen yang digunakan Blair bersifat menyesatkan dan dibesar-besarkan (Chilcot Report, 2016, hlm. 121–147). Nasihat hukum dari Jaksa Agung pun berubah-ubah, menunjukkan adanya ketidakyakinan dalam legitimasi invasi (hlm. 225–267).

Dua Hal yang Tak Diucapkan Blair

Sejumlah komentator menilai ada dua isu besar yang sengaja tak disebut Blair dalam permintaan maafnya.

  1. Motif Minyak dan Strategi Hegemoni

Menurut Noam Chomsky, invasi Irak bukan semata soal keamanan, tetapi untuk memastikan kontrol Barat atas sumber energi global:

“The invasion of Iraq had nothing to do with WMDs or terrorism. It had everything to do with establishing US–UK dominance in the region.” (Hegemony or Survival, 2003)

Analis lainnya, John Pilger, menyatakan:

“Iraq was not about freedom. It was about oil, power, and military reach.” (The New Rulers of the World, 2006).

Fakta bahwa Irak memiliki cadangan minyak terbesar kelima di dunia semakin memperkuat tuduhan tersebut.

  1. Pelanggaran Hukum Internasional

Sekretaris Jenderal PBB saat itu, Kofi Annan, secara tegas menyatakan:

 “I have indicated that it was not in conformity with the UN Charter. From our point of view and from the Charter point of view, it was illegal.” (BBC World Service Interview, 16 September 2004)

Banyak pakar hukum internasional mendukung pernyataan tersebut. Bahkan dalam dokumen internal Inggris yang bocor (Downing Street Memo, 2002), disebut bahwa “intelijen sedang ‘fixed’ untuk mendukung kebijakan.”

Namun, Blair tidak pernah secara eksplisit menyatakan bahwa keputusannya melanggar hukum internasional.

Luka yang Tak Bisa Disembuhkan

Invasi Irak menghasilkan kehancuran sistematis:

  • Ratusan ribu korban sipil.
  • Munculnya kelompok-kelompok ekstremis baru seperti ISIS.
  • Penghancuran infrastruktur dan fragmentasi sosial di Irak.
  • Trauma kolektif berkepanjangan.

Sementara itu, di Inggris dan AS, puluhan ribu prajurit kembali dengan luka fisik dan psikologis. Sebagian keluarga tak pernah mendapat jawaban yang utuh tentang alasan kematian anak-anak mereka.

Blair mungkin telah menyampaikan penyesalan. Tapi bagi banyak orang, itu adalah penyesalan politis, bukan moral. Ia menyayangkan akibatnya, tetapi tidak mengakui kesalahan dalam keputusan intinya.

Kesimpulan

Jika sebuah perang dilandasi oleh kebohongan dan melanggar hukum internasional, maka permintaan maaf yang tidak menyentuh akar persoalan bukanlah rekonsiliasi, melainkan penghindaran tanggung jawab sejati.

“There is no inconsistency in expressing sorrow, regret, and apology, but still saying I believe the decision was right,” ujar Blair.

Namun dunia melihat, justru di situlah kontradiksi terbesarnya, yaitu mengakui kekeliruan dan ketidakmatangan yang menyebabkan banyaknya warga sipil tewas, namun tidak mengaku perbuatan tersebut salah secara hukum dan kemanusiaan.

 

 

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Alergi Kulit: Adakah Operasi Intelijen Ketika Jokowi di Vatikan?

Next Post

Reuteur Institute: “Kepercayaan Publik Indonesia Kepada Medsos dan Jurnalis Meningkat”

M.Yamin Nasution

M.Yamin Nasution

Related Posts

Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo
Feature

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026
Feature

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!
Crime

Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

July 21, 2026
Next Post

Reuteur Institute: "Kepercayaan Publik Indonesia Kepada Medsos dan Jurnalis Meningkat"

Yahudi dan Karma Musa: Melarikan Diri ke Negeri Firaun

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

July 21, 2026
Kasus Febrie dan Hotman: Integritas Penegakan Hukum, Martabat Wartawan, dan Kualitas Komunikasi Publik

Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI terhadap Hotman Paris, Ketua Umum PWI: Ini Soal Martabat Profesi Wartawan

July 21, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Febrie Adriansyah Tak Ditahan, IPW Geram

July 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...