• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ambisi Kolektif Bangsa

fusilat by fusilat
October 16, 2022
in Feature
0
Ambisi Kolektif Bangsa

dok.ist

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Badri Munir Sukoco

Jakarta – Sejak awal 2022, kita disuguhi berita intensifnya penjajakan pimpinan partai di Indonesia. Bahkan Koalisi Indonesia Bersatu telah dideklarasikan, walaupun saat ini masih aktif dalam Koalisi Indonesia Maju. Tujuannya jelas, agar dalam hajatan nasional 2024 melewati presidential threshold sekaligus meningkatkan dukungan konstituen dibanding sebelumnya.
Terlihat partai dan figur lebih ditonjolkan. Beragam survei dilakukan oleh beragam lembaga, baik terkait elektabilitas partai, calon presiden dan calon wakil presiden dengan beragam skenarionya. Jarang diskusi publik diarahkan apa visi atau strategi yang ditawarkan agar ambisi kolektif bangsa, Negara Maju 2045, tercapai.

Negara Maju

Menjadi negara maju pada 100 tahun kemerdekaan adalah ambisi kolektif bangsa Indonesia. Secara politik, kekuatannya diakui secara regional dan global. Sosial dan budayanya menjadi salah satu acuan dunia. Pengetahuan dan teknologinya diadopsi dan digunakan di manca negara. Dan, GDP per kapitanya di atas batas minimal negara maju menurut Bank Dunia. Jika pada 2021 batas minimalnya $12,695, pada 2045 bisa mencapai $19,500.

Bila tidak tercapai, maka kita akan terjebak menjadi negara berpendapatan menengah (middle-income trap). Sebagaimana yang dialami oleh Argentina dan Brazil. Adapun Malaysia sudah 45 tahun sejak memiliki GDP per kapita $1,000 berjuang mencapai status maju. Tahun lalu, China hampir melewati batas minimal negara maju dalam waktu 20 tahun, yakni US$ 12,539. Berkurangnya kemiskinan dan membaiknya gini ratio menunjukkan tanda-tanda kemajuan China.

Tahun lalu GDP per kapita kita masih $4,350. Pertanyaannya, apa visi dan strategi yang ditawarkan pimpinan partai dan figur yang diusung untuk menjadikan Indonesia negara maju?

Menyatukan Energi

Indonesia Maju 2045 sebagai ambisi kolektif bangsa harusnya menyatukan semua energi dan pikiran anak bangsa untuk mewujudkannya. Dibutuhkan komunikasi yang efektif dari pemimpin (dan calon pemimpin) untuk mewujudkannya. Selama ini, komunikasinya sebagian besar abstrak tanpa ukuran yang bisa diikuti oleh publik. Misalnya, kesejahteraan masyarakat akan ditingkatkan.

Berdasarkan sistem kognitif, komunikasi tersebut tergolong meaning-based system. Kata dan konsep yang digunakan mendorong orang berpikir abstrak dengan mengakses data di pikirannya. Kebalikannya, experience-based system mendorong orang untuk berimajinasi dan memvisualisasikannya. Contoh yang disampaikan oleh Presiden JFK agar NASA “mendaratkan manusia di bulan sebelum dekade ini (1960-an) berakhir.”

Imajinasi manusia berjalan-jalan di bulan tersebut menjadi imajinasi publik Amerika Serikat sejak pidato di Kongres pada 25 Mei 1961. Dan, akhirnya terjadi pada 20 Juli 1969, ketika Neil Armstrong dan Buzz Aldrin dengan Apollo 11 mendarat di bulan. Mendaratkan manusia di bulan menjadi ambisi kolektif bangsa AS yang berhasil diwujudkan.

Studi Carton dkk (2015, 2022) menemukan bahwa visi yang efektif menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan divisualisasikan oleh publik. Hal ini akan memudahkan persuasi pada publik agar berambisi kolektif yang sama. Ambisi yang akan menyatukan semua tindakan anggota organisasi. Hasil studi menunjukkan visi dengan visualisasi meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilu di Amerika Serikat sebesar 11,3% pada 2016 atau bekerja lebih lama 47,8% untuk mewujudkan visi organisasi.

Kemudian, publik sebagai penerima informasi tergolong menjadi dua, pemikir efisien dan pemikir analitis. Pemikir analitis cenderung mengolah informasi secara kompleks dengan data-data yang dimilikinya secara metodis. Adapun pemikir efisien cenderung menghindari banyak analisis untuk mencernanya. Hasil studi menunjukkan bahwa pemikir yang efisien maupun analitis lebih menyukai visi dengan visualisasi. Efek tersebut semakin superior ketika proyeksi masa depan (temporal projection) digunakan.

Langkah Strategis

Silaturahmi pimpinan partai merupakan langkah strategis untuk mendapatkan partner koalisi. Koalisi yang dibutuhkan agar pemerintahan nantinya berjalan dengan efektif dan efisien. Dukungan dari partner di lembaga eksekutif maupun legislatif menjadi dasarnya. Tentu memenuhi minimum presidential threshold agar bisa mengusung capres dan cawapres menjadi tujuannya. Figur yang akan diusung juga menjadi bagian dari pembicaraan tersebut. Dan, tentunya berbagi tugas (pembagian kekuasaan) bilamana memenangkan Pemilu 2024.

Namun publik juga perlu mengetahui apa visi yang akan disusun dan bagaimana strategi untuk mencapainya. Publik membutuhkan visi dengan visualisasi yang jelas, khususnya pada 2029 Indonesia akan menjadi seperti apa. Misalnya, GDP per kapita Indonesia akan mencapai $8,000 atau ranking PSSI menjadi 30 dunia atau mobil listrik asli (desain, produksi dan merek) Indonesia memiliki pangsa pasar 25% di jalanan domestik.

Dan, yang tidak kalah penting tentunya bagaimana strategi untuk mencapainya. Agar Indonesia memiliki GDP per kapita US$8,000, apa strategi transformasi ekonomi yang perlu dilakukan? Strategi apa yang perlu dilakukan agar seperempat jalanan Indonesia dipenuhi oleh mobil listrik lokal? Semakin dini publik mengetahuinya, semakin mudah penilaian visi dan strategi masing-masing figur maupun partai dilakukan. Hal ini akan menjadikan masing-masing figur atau partai mempersembahkan yang terbaik dalam mewujudkan ambisi kolektif bangsa.

Hal yang sama juga berlaku bagi Kabinet Indonesia Maju 2019-2024. Bagaimana visualisasi Indonesia pada 2024, agar pejabat yang sedang menjabat maupun publik terjaga motivasinya mewujudkan ambisi kolektif yang dijanjikan pada Pemilu 2019.

Badri Munir Sukoco Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga

Dikutip Detik.com, Jumat 14 Oktober 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Strategi Antitesis Versus Membebek, Sah dan Bagus

Next Post

Jangan Lecehkan Tradisi Lisan

fusilat

fusilat

Related Posts

Birokrasi

MBG DAN PEKERJAAN BESAR TATA KELOLA NEGARA

June 15, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?
Feature

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik
Feature

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026
Next Post
Pesona Keajaiban Surat Wasiat Semar

Jangan Lecehkan Tradisi Lisan

Konflik Papua, Lukas Enembe : Bisa Dituntaskan Dengan Cara Terhormat

Bagaimana Respons Warga Papua Terkait Wacana Lukas Enembe Diperiksa di Lapangan Terbuka

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

MBG DAN PEKERJAAN BESAR TATA KELOLA NEGARA

June 15, 2026
Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri

Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri

June 15, 2026

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

MBG DAN PEKERJAAN BESAR TATA KELOLA NEGARA

June 15, 2026
Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri

Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri

June 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist