• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jangan Lecehkan Tradisi Lisan

fusilat by fusilat
October 16, 2022
in Feature
0
Pesona Keajaiban Surat Wasiat Semar

Jaya Suprana (kompas)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Jaya Suprana | Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

SATU di antara sekian banyak cara kaum penjajah dari kawasan yang disebut Barat mematahkan resistensi kaum terjajah di kawasan yang disebut Timur adalah dengan melecehkan tradisi lisan sebagai warisan peradaban Timur. Tradisi lisan distigmasisasi sebagai ciri kebudayaan taraf rendah yang membedakan kaum terjajah dengan kaum penjajah yang meyakini bahwa tradisi tulisan jauh lebih tinggi harkat dan martabat ketimbang tradisi lisan. Pada hakikatnya anggapan bahwa tradisi tulisan lebih unggul ketimbang tradisi lisan paradoks realita sejarah masyarakat Barat yang mayoritas Nasrani bahwa Jesus Kristus dalam mewariskan ajaran kearifan Nasrani tidak pernah menggunakan bahasa tulisan.

Sama halnya dengan kitab-kitab suci Buddhisme tidak ditulis oleh Siddharta Gautama, tetapi oleh murid-murid sang Budhha. Kitab suci Perjanjian Baru juga tidak ditulis oleh Jesus Kristus sendiri, tetapi oleh para rasul Jesus Kristus. Secara sekular meyakini tradisi tulisan lebih superior ketimbang tradisi lisan sama absurd dengan meyakini steak chateaubriand mahakarya super-chef Alain Ducasss dengan rentetan bintang Michelin lebih lezat ketimbang sate sapi mahakarya pak Kempleng tanpa bintang apa pun. Estetika bukan senantiasa namun bahkan niscaya nisbi tertaut secara subyektif pada selera setiap insan manusia yang mustahil diseragamkan. Kecuali dipaksakan. Maka wajar rezim penjajah yang memang berkuasa membakukan bahkan membekukan kaidah selera tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mematahkan semangat kebanggaan nasional kaum terjajah di persada Nusantara yang dampaknya masih terasa sampai masakini setelah 77 tahun Indonesia merdeka.

Ketika saya ingin menyetarakan kearifan leluhur bangsa Indonesia dengan kearifan leluhur bangsa Barat senantiasa ada pihak nenertawakan saya sebagai si pungguk merindukan rembulan dengan alasan bahwa kearifan leluhur bangsa Indonesia tidak terstruktur secara sistematis dalam bentuk tulisan, maka tidak layak disebut sebagai filsafat. Tatkala saya ingin menyetarakan jamu dan kebudayaan kesehatan leluhur Nusantara dengan obat farmasi dan kebudayaan kesehatan leluhur Barat maka hasrat saya dikandaskan dengan alasan bahwa jamu dan kebudayaan kesehatan leluhur Nusantara belum memiliki tradisi tulisan, apalagi yang disepakati sebagai ilmiah oleh kaum akademisi peradaban pemikiran Barat. Bahkan sesama warga Indonesia menyibir ketika saya mempergelar wayang orang di Sydney Opera House sebagai upaya mempermalukan bangsa Indonesia atas keyakinan bahwa wayang orang adalah kesenian kampungan. Maka saya bersikeras membuktikan bahwa wayang orang sama sekali bukan seni kampungan di panggung Sydeny Opera House yang terbukti sukses sehingga lanjut wayang orang dipergelar di panggung UNESCO Paris.

Memang upaya notasifikasi sempat dilakukan terhadap musik jazz dan musik gamelan, namun sukma dasar musik jazz dan musik gamelan pada hakikatnya tradisi lisan. Dan harus diakui bahwa tradisi lisan lebih leluasa memberikan kesempatan berkarya secara individual tanpa kehilangan daya berkarya secara komunal apabila dibutuhkan. Pada hakikatnya gotong royong sebagai dasar kearifan kerja sama peradaban bangsa Indonesia berakar pada lahan tradisi lisan. Mohon dimaafkan oleh para pemberhala tradisi tulisan bahwa saya pribadi tidak setuju terhadap anggapan bahwa tradisi tulisan lebih superior ketimbang tradisi lisan. Menurut keyakinan saya, tradisi lisan bukan lebih atau kurang, namun setara berdiri sama tinggi duduk sama rendah dengan tradisi tulisan. Baik tradisi tulisan mau pun tradisi lisan memiliki potensi, peran, fungsi dan pengaruh masing-masing terhadap peradaban umat manusia bukan dengan saling melecehkan, namun justru dengan saling mengisi dan melengkapi.

Tradisi lisan dan tradisi tulisan bukan dikotomi untuk dibenturkan, namun justru merupakan dua enerji peradaban sama halnya dengan kutub positif dan kutub negatif untuk dipersatukan. Maka saya bersyukur-alhamdulilah bahwa Indonesia kini sudah memiliki para pejuang tradisi lisan yang tergabung di Asosiasi Tradisi Lisan yang telah terbukti berjasa mengajukan pantun sebagai warisan tradisi lisan Nusantara untuk resmi diakui UNESCO sebagai warisan kebudayaan dunia. MERDEKA!

Dikutip Kompas.com, Sabtu 15 Oktober 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ambisi Kolektif Bangsa

Next Post

Bagaimana Respons Warga Papua Terkait Wacana Lukas Enembe Diperiksa di Lapangan Terbuka

fusilat

fusilat

Related Posts

Birokrasi

MBG DAN PEKERJAAN BESAR TATA KELOLA NEGARA

June 15, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?
Feature

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik
Feature

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026
Next Post
Konflik Papua, Lukas Enembe : Bisa Dituntaskan Dengan Cara Terhormat

Bagaimana Respons Warga Papua Terkait Wacana Lukas Enembe Diperiksa di Lapangan Terbuka

Rektor Koruptor dan Kegagalan Revolusi Mental

Jenderal Dagang Narkoba, Catatan Delapan Tahun Revolusi Mental Jokowi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

MBG DAN PEKERJAAN BESAR TATA KELOLA NEGARA

June 15, 2026
Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri

Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri

June 15, 2026

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

MBG DAN PEKERJAAN BESAR TATA KELOLA NEGARA

June 15, 2026
Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri

Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri

June 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist