• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Anggota DPR yang Hidup Hedon: Cermin Ketimpangan di Parlemen

fusilat by fusilat
November 3, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Anggota DPR yang Hidup Hedon: Cermin Ketimpangan di Parlemen
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Kasus Nafa Urbach, artis yang kini menjadi anggota DPR Fraksi Partai Nasdem, membuka wajah nyata politik Indonesia yang kerap menimbulkan rasa iri dan kecewa di masyarakat. Pada akhir Agustus 2025, Nafa menyatakan dukungannya terhadap tunjangan rumah anggota DPR sebesar Rp 50 juta per bulan. Menurutnya, ini bukan kenaikan fasilitas, tetapi kompensasi karena rumah jabatan sudah tidak lagi disediakan oleh negara. Pernyataan itu disampaikan dalam siaran langsung di TikTok dan memicu gelombang kritik luas dari masyarakat yang hidup dengan jauh di bawah angka tersebut.

Respons publik keras—bukan karena anggota DPR berhak atas tunjangan, tetapi karena cara Nafa menyampaikannya memberi kesan hedon dan tamak. Mengatakan bahwa “kenaikan gaji dan tunjangan adalah kepantasan dan wajar” bagi wakil rakyat saat banyak masyarakat bergulat dengan harga bahan pokok dan biaya hidup yang meningkat, terasa seperti tamparan bagi realitas rakyat kecil. Bahkan Nafa menyinggung lokasi tinggalnya di Bintaro dan kemacetan yang ia hadapi menuju Senayan, seolah menyamakan masalah pribadi dengan kewajiban publik.

Tak ayal, pernyataan itu membawa Nafa ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Ketua MKD, Nazaruddin Dek Gam, menegaskan bahwa laporan terhadap Nafa dilatarbelakangi kesan hedon dan tamak dari pernyataannya. Sidang perdana MKD digelar pada 3 November 2025, menambah panjang daftar anggota DPR nonaktif yang menghadapi sorotan publik akibat ucapan kontroversial, termasuk Sahroni, Adies Kadir, Surya Utama, dan Eko Hendro Purnomo.

Permintaan maaf Nafa pada 30 Agustus 2025 melalui akun Instagram-nya menunjukkan bahwa kesadaran etika muncul terlambat, setelah kemarahan publik memuncak. Partai Nasdem pun menonaktifkannya sebagai anggota DPR per 1 September 2025. Keputusan ini menegaskan bahwa partai politik harus menjadi pengawas internal yang tegas, karena kontrol moral dan etika anggota DPR tidak selalu datang dari kesadaran pribadi.

Kasus ini bukan sekadar tentang tunjangan atau rumah jabatan. Ini soal persepsi rakyat terhadap wakilnya, tentang ketimpangan nyata antara gaya hidup hedon sebagian anggota DPR dan kehidupan masyarakat yang serba terbatas. Saat anggota parlemen berbicara dengan nada wajar soal fasilitas mewah, publik melihatnya sebagai simbol ketidakpekaan dan jarak sosial yang terlalu jauh antara penguasa dan rakyat.

Lebih jauh, kasus Nafa Urbach menjadi cermin bahwa sistem politik kita masih rentan terhadap perilaku hedon dan sikap tamak di kalangan wakil rakyat. Pintu maaf dan penjelasan teknis tentang tunjangan tidak cukup untuk menutup luka kepercayaan publik. DPR bukan sekadar panggung untuk hak-hak anggota, tetapi tanggung jawab moral untuk mewakili rakyat dengan kerendahan hati, bukan gaya hidup mewah yang menyolok. Hingga sistem pengawasan internal dan eksternal bekerja dengan tegas, fenomena anggota DPR yang hidup hedon akan terus menggerus kepercayaan masyarakat pada institusi legislatif.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PHK Michelin dan Iklim Usaha: DPR Turun Tangan, Tapi Apa Solusinya?

Next Post

Sistem Politik yang Buruk: Mengikat Prabowo dan Jokowi dalam Irama yang Bertentangan dengan Presidensialisme

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Jokowi Puji Prabowo  Karena Meningktanya Elektabilitas  Gerindra dan Dirinya

Sistem Politik yang Buruk: Mengikat Prabowo dan Jokowi dalam Irama yang Bertentangan dengan Presidensialisme

Apalah Artinya Negara Memberi Gelar Pahlawan Kalau Rakyat Tidak Mempahlawankan?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist