• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Anwar Usman Dikritik karena Sering Absen Sidang MK, dan Masa Lalunya dalam Putusan Gibran Kembali Disorot

Ali Syarief by Ali Syarief
January 21, 2026
in News, Tokoh/Figur
0
MK Putuskan Anwar Usman Harus Mundur dari Kursi Ketua, Berikut Alasanya

Ketua MK Anwar Usman

Share on FacebookShare on Twitter

 

Jakarta, Fusilatnews – Anggota Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman kembali jadi sorotan publik setelah data kehadiran menunjukkan bahwa ia termasuk hakim konstitusi yang paling sering absen dalam sidang panel maupun pleno sepanjang tahun lalu. Meski demikian, Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) menyatakan bahwa tindakan itu tidak berujung sanksi berat—hanya surat peringatan yang diberikan untuk mengingatkan komitmen kerja hakim MK tersebut.

Kritik terhadap Anwar bukan hanya soal kehadiran fisiknya di ruang sidang. Namanya juga kerap disebut dalam wacana etika dan integritas lembaga MK setelah putusan penting tahun 2023 yang membuka kesempatan bagi anak Presiden untuk maju sebagai calon wakil presiden, yaitu Gibran Rakabuming Raka.

Absen Sidang dan Surat Peringatan

Catatan resmi MKMK menunjukkan Anwar menjadi hakim yang paling banyak tak hadir dalam berbagai sidang sepanjang 2025. Tindak lanjut MKMK terhadap catatan itu adalah surat peringatan, bukan hukuman disipliner, karena majelis menjelaskan tujuannya adalah untuk menjaga reputasi lembaga daripada menghukum anggotanya.

Keadaan ini memicu diskusi tajam di masyarakat dan akademisi hukum, terutama terkait tanggung jawab seorang hakim konstitusi dalam menjaga konsistensi kehadiran sebagai bagian dari kredibilitas lembaga tertinggi yang berwenang menguji undang-undang terhadap konstitusi.

Jejak Anwar dalam Putusan Gibran

Sorotan terhadap Anwar semakin kompleks ketika publik mengaitkan catatan kehadirannya dengan sejarah masa lalu sebagai Ketua MK. Pada Oktober 2023, MK di bawah kepemimpinannya membuat keputusan kontroversial yang mengubah batas usia minimum calon presiden/wakil presiden dari 40 tahun menjadi bisa lebih muda jika sudah pernah menjabat kepala daerah terpilih. Perubahan ini secara langsung membuka peluang bagi Gibran Rakabuming Raka, yang saat itu berusia 36 tahun sebagai wali kota Surakarta, untuk mendaftar sebagai calon wakil presiden. (Wikipedia)

Karena hubungan keluarga dekat—Anwar adalah paman dari Gibran melalui pernikahan dengan saudara Presiden Joko Widodo—putusan ini memicu kritik keras dari banyak pihak yang menuding adanya konflik kepentingan dan potensi “dinasti politik”. Kelompok advokat dan masyarakat sipil bahkan mengajukan laporan dugaan kolusi dan nepotisme terhadap Anwar Usman ke lembaga berwenang pada masa itu. (Tempo)

Konsekuensi dari keputusan kontroversial tersebut berlanjut ketika Mahkamah Konstitusi Ethics Council kemudian menjatuhkan sanksi pencopotan jabatan sebagai Ketua MK kepada Anwar karena melanggar kode etik hakim dengan tidak mundur dari persidangan terkait kasus itu—tindakan yang dianggap melemahkan independensi pengadil.

Respons Publik dan Tantangan Lembaga Yudikatif

Kasus ini tetap menjadi bahan diskusi luas di kalangan pengamat hukum dan demokrasi Indonesia. Mereka mempertanyakan bagaimana standar perilaku hakim teratas—termasuk disiplin kerja seperti kehadiran—dapat berpengaruh pada persepsi publik terhadap objektivitas lembaga yang sangat penting dalam menjaga supremasi hukum. Beberapa pengamat menilai bahwa catatan absennya memperburuk citra MK yang sudah sempat terguncang oleh keputusan besar sebelumnya.

Sementara itu, MK dan MKMK tetap menegaskan bahwa mereka menjalankan proses internal sesuai aturan yang berlaku, namun kritik terhadap transparansi dan independensi tetap mengemuka, khususnya di tengah dinamika politik nasional yang sedang berlangsung.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bebas Pajak Industri Kampung RRC Mendunia, Dr Sarji Soroti Tantangan Regulasi Produk Lokal

Next Post

Setelah Sipadan–Ligitan, Kini Nunukan: Tiga Desa Indonesia Masuk Malaysia akibat Pergeseran Batas

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

KPAI Desak Polisi Bongkar Tuntas Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, Soroti Jaringan dan Perlindungan Korban
Layanan Publik

KPAI Desak Polisi Bongkar Tuntas Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, Soroti Jaringan dan Perlindungan Korban

May 26, 2026
Lampu Padam Lagi, Bener Meriah Menunggu Negara Hadir
daerah

Lampu Padam Lagi, Bener Meriah Menunggu Negara Hadir

May 26, 2026
ANDRE DONAS BANGGA JADI PENGARANG MINANG, Karya-karyanya Disebut Sarat Nilai Budaya dan Sosok Ibu
Komunitas

ANDRE DONAS BANGGA JADI PENGARANG MINANG, Karya-karyanya Disebut Sarat Nilai Budaya dan Sosok Ibu

May 26, 2026
Next Post
Setelah Sipadan–Ligitan, Kini Nunukan: Tiga Desa Indonesia Masuk Malaysia akibat Pergeseran Batas

Setelah Sipadan–Ligitan, Kini Nunukan: Tiga Desa Indonesia Masuk Malaysia akibat Pergeseran Batas

Sistem yang Buruk: Akar Masalah Indonesia Sejak Indonesia Merdeka

Dari Timor Timur hingga Nunukan: Ketika Republik Lebih Sering Melepas daripada Merawat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

May 27, 2026

Idul Adha dan Kualitas Bangsa: Kritik Teologis untuk Elite Pemimpin

May 27, 2026
Sejarah Melempar Jumrah Saat Haji dan Umroh

Ka’bah, Tradisi Pagan, dan Cara Agama Mengubah Makna Sejarah

May 27, 2026

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026
KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

May 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

May 27, 2026

Idul Adha dan Kualitas Bangsa: Kritik Teologis untuk Elite Pemimpin

May 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist