• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News Law

Setelah Sipadan–Ligitan, Kini Nunukan: Tiga Desa Indonesia Masuk Malaysia akibat Pergeseran Batas

fusilat by fusilat
January 22, 2026
in Law, News
0
Setelah Sipadan–Ligitan, Kini Nunukan: Tiga Desa Indonesia Masuk Malaysia akibat Pergeseran Batas
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews | Jakarta, 22 Januari 2026 — **Dua pulau kecil di Laut Sulawesi, yakni Ligitan dan Sipadan, pernah menjadi titik sengketa teritorial antara Indonesia dan Malaysia hingga akhirnya dinyatakan berada di bawah kedaulatan Malaysia oleh Mahkamah Internasional pada 17 Desember 2002 berdasarkan prinsip effective occupation alias pendudukan efektif. Putusan itu berlandaskan bahwa aktivitas administratif yang dilakukan pihak Malaysia lebih kuat dibandingkan bukti dari Indonesia, sehingga kedua pulau di Sabah ini secara de facto menjadi milik Malaysia.

Kisah perebutan Sipadan–Ligitan ini jadi salah satu cermin panjang dinamika perbatasan Indonesia–Malaysia yang telah berlangsung puluhan tahun, melibatkan aspek hukum internasional, klaim historis, hingga strategi diplomasi kedua negara. (

Batas Wilayah Bergeser, 3 Desa di Nunukan Kini Sebagian Masuk Malaysia

Kini, lebih dari dua dekade sejak putusan Pulau Ligitan dan Sipadan, persoalan garis batas Indonesia–Malaysia kembali mencuat. Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mengungkapkan adanya perubahan garis batas negara yang berdampak pada wilayah daratan di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Sekretaris BNPP, Komjen Pol Makhruzi Rahman, menjelaskan bahwa ketetapan terbaru batas wilayah setelah perundingan Indonesia–Malaysia menyebabkan tiga desa di Nunukan sebagian masuk ke wilayah Malaysia.

Tiga desa itu adalah:

  • Desa Kabungalor
  • Desa Lipaga
  • Desa Tetagas
    Ketiganya kini mempunyai sebagian area administratif yang secara resmi berada di bawah yurisdiksi Malaysia mengikuti penyesuaian batas negara.

Perubahan ini merupakan bagian dari penyelesaian Outstanding Boundary Problem (OBP) — sejumlah titik perbatasan yang diperdebatkan kedua negara — yang telah disepakati dalam Joint Indonesia–Malaysia Boundary Committee ke-45 pada 18 Februari 2025 di Pulau Sebatik.

Indonesia Juga Dapat Tambahan Wilayah

Meski terjadi pergeseran yang menyebabkan sebagian desa Nunukan berada di Malaysia, Makhruzi juga menegaskan bahwa Indonesia memperoleh tambahan wilayah di kawasan perbatasan. Sekitar 5.207 hektare tanah yang sebelumnya masuk Malaysia kini dimasukkan ke wilayah Republik Indonesia. Kawasan ini direncanakan untuk mendukung pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) serta pengembangan kawasan perdagangan bebas (free trade zone) di perbatasan.

Respon dan Dampak

Belum ada pernyataan resmi dari pemerintah setempat mengenai dampak langsung terhadap warga yang berdomisili di Desa Kabungalor, Lipaga, dan Tetagas. Namun, pergeseran batas negara berpotensi memengaruhi administrasi kependudukan, pekerjaan lahan, dan layanan publik di tiga desa tersebut, terutama jika wilayah yang berubah status signifikan.

Perubahan ini juga memicu diskusi lebih luas soal pengelolaan perbatasan dan implementasi hasil perundingan bilateral dengan negara tetangga, di tengah upaya menjaga kedaulatan sekaligus membuka peluang pembangunan di kawasan perbatasan.

— FusilatNews — Melaporkan fakta, bukan opini.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Anwar Usman Dikritik karena Sering Absen Sidang MK, dan Masa Lalunya dalam Putusan Gibran Kembali Disorot

Next Post

Dari Timor Timur hingga Nunukan: Ketika Republik Lebih Sering Melepas daripada Merawat

fusilat

fusilat

Related Posts

KPAI Desak Polisi Bongkar Tuntas Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, Soroti Jaringan dan Perlindungan Korban
Layanan Publik

KPAI Desak Polisi Bongkar Tuntas Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, Soroti Jaringan dan Perlindungan Korban

May 26, 2026
Lampu Padam Lagi, Bener Meriah Menunggu Negara Hadir
daerah

Lampu Padam Lagi, Bener Meriah Menunggu Negara Hadir

May 26, 2026
ANDRE DONAS BANGGA JADI PENGARANG MINANG, Karya-karyanya Disebut Sarat Nilai Budaya dan Sosok Ibu
Komunitas

ANDRE DONAS BANGGA JADI PENGARANG MINANG, Karya-karyanya Disebut Sarat Nilai Budaya dan Sosok Ibu

May 26, 2026
Next Post
Sistem yang Buruk: Akar Masalah Indonesia Sejak Indonesia Merdeka

Dari Timor Timur hingga Nunukan: Ketika Republik Lebih Sering Melepas daripada Merawat

Buku End Game: Testimoni Gibran Tak Layak Menjadi Wali Kota Sekalipun

Buku End Game: Testimoni Gibran Tak Layak Menjadi Wali Kota Sekalipun

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

May 27, 2026

Idul Adha dan Kualitas Bangsa: Kritik Teologis untuk Elite Pemimpin

May 27, 2026
Sejarah Melempar Jumrah Saat Haji dan Umroh

Ka’bah, Tradisi Pagan, dan Cara Agama Mengubah Makna Sejarah

May 27, 2026

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026
KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

May 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

May 27, 2026

Idul Adha dan Kualitas Bangsa: Kritik Teologis untuk Elite Pemimpin

May 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist