• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

APA KABAR HPP GABAH RP. 6500,- ?

by
March 1, 2025
in Economy, Feature
0
REBUTAN GABAH
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASYRAATMADJA

Sebagaimana dirilis TEMPO, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengungkapkan, sampai sekarang masih ada sejumlah daerah di Indonesia yang belum mematuhi ketentuan pembelian harga gabah kering panen (GKP) Rp 6.500 per kilogram. Arief mengonfirmasi hal itu saat meninjau operasi pasar pangan murah di Kantor Pos Indonesia yang berlokasi di Bogor dan Cibinong, Jawa Barat.

Tidak hanya Kepala Badan Pangan Nasional yang menyebut masih adanya “offtaker” nakal dan tidak taat asas atas aturan Pemerintah, namun beberapa rilis yang disampaikan pejabat tinggi di negeri ini, terekam juga melaporkan hal yang sama. Dengan kalimat lain, dapat disampaikan, ketentuan HPP Gabah sebesar Rp. 6500,- belum dapat diterapkan secara konsekwen.

Kebijakan Pemerintahan Prabowo/Gibran beserta rengrengan Kabinet Merah Putih, menetapkan “satu harga” gabah sebesar Rp. 6500,- dikandung maksud agar petani mendapat penjaminan atau kepastian harga gabah kering panen yang dihasilkannya, atas kerja keras dan jerih payahnya selama kurang lebih 100 hari menggarap usahatani padi yang digeluti nya.

Hal ini penting ditempuh, karena dengan kebijakan HPP Gabah yang selama ini dilakukan, petani selalu jadi korban permainan oknum-oknum tertentu. Terlebih para oknum yang doyan menekan harga gabah di tingkat petani. Lahirnya kebijakan satu harga gabah, diharapkan akan mampu mengeleminir kiprah para oknum yang suka memarginalkan kehidupan petani.

Persoalan kritisnya adalah apakah dengan diberlakukannya kebijakan satu harga gabah, kita tetap menemukan adanya kiprah para oknum yang masih membeli gabah petani dibawah harga Rp. 6500,- ? Jawabnya jelas, berdasarkan keterangan para pemimpin bangsa, di banyak daerah masih ditemukan adanya oknum pengusaha penggilingan padi yang nakal.
Penetapah HPP Gabah sebesar Rp. 6500,- tersebut, tentu telah melalui pengkajian dan perhitungan matang dari segenap pemangku kepentingan dunia pergabahan dan perberasan. Beberapa organisasi petani pun diminta pandangan dan usulannya. Begitu pun dengan kalangan akademisi dan dunia usaha serta para pemangku kepentingan lainnya.

Walau HPP Gabah yang diusulkan organisasi petani hampir tidak pernah dipenuhi Pemerintah, namun dengan adanya kenaikan HPP Gabah, para petani pasti akan merasa senang, berapa pun nilai kenaikannya itu. Contoh, sekalipun kenaikan HPP Gabah terakhir hanya Rp. 500,-, para petani tetap menyambutnya dengan riang gembira. Apalagi kalau kenaikannya Rp. 1000,-.

Bagi petani, jaminan dan kepastian harga gabah kering panen merupakan tumpuan untuk dapat berubah nasib dan kehidupan. Selama ini, petani selalu kecewa berat dalam menghadapi panen raya padi. Anjloknya harga gabah di tingkat petani, menjadi sumber kekecewaannya terhadap Pemerintah. Di benak petani, mengapa Pemerintah seperti yang tak berdaya menghadapinya.

Dengan seabreg kekuasaan dan kewenangan yang digenggamnya, mengapa Pemerintah tidak mampu mencarikan jalan keluar terbaiknya, sehingga anjloknya harga gabah, tidak terus berulang setiap musimnya ? Lalu, mengapa dikala bangsa ini dipimpin oleh Presiden Prabowo, ternyata lahir terobosan cerdas terkait dengan kebijakan HPP Gabah ini ?

Seorang sahabat malah berbisik, kenapa Presiden-Presiden sebelum Pak Prabowo, tidak ada yang berani melahirkan jaminan atau kepastian satu harga terhadap HPP Gabah ini ? Boleh jadi, inilah bedanya Pak Prabowo dengan Presiden-Presiden NKRI sebelumnya. Bayangkan, betapa beraninya Pemerintah mencabut persyaratan penyerapan gabah petani dengan membebaskan kadar air dan kadar hampa gabah petani ?

Lebih kerennya lagi, ternyata kemauan politik dan tindakan politik Pemerintah ini, tidak hanya sebatas omon-omon, namun juga dipantau secara langsung oleh Presiden Prabowo sendiri, agar dalam penerapannya di lapangan, betul-betul sesuai dengan yang ditargetkan. Salah satunya, memastikan agar HPP Gabah sebesar Rp. 6500,- itu, benar-benar diwujudkan secara murni dan konsekwen.

Sikap Presiden Prabowo seperti ini, tentu dapat dipahami. Pak Prabowo tidak ingin keberpihakan dan kecintaannya kepada para petani diciderai oleh perilaku oknum-oknum, baik aparat Pemerintah atau para bandar/tengkulak/pedagang/pengusaha gabah, yang doyan mengorbankan petani, hanya sekedar untuk mengambil kesempatan dalam kesempitan.

Ditetapkannya HPP Gabah seharga Rp. 6500,- merupakan “harga mati” yang tidak boleh ditawar-tawar lagi. Perum Bulog, Pengusaha Penggilingan Padi/Beras dan Offtaker lainnya, dituntut untuk dapat membeli gabah kering panen petani, sekurang-kurangnya Rp. 6500 ,-. Tidak boleh kurang, namun jika lebih tinggi, pasti akan dibolehkan.

Untuk mendampingi, mengawal, mengawasi dan mengamankan semangat satu harga gabah ini, Pemerintah telah menugaskan secara khusus Aparat Kepolisian, untuk turun langsung ke lapangan, guna memberi peringatan dan menindak tegas, sekiranya terjadi penyimpangan yang bertabrakan dengan aturan dan ketentuan yang telah digariskan.

Akhirnya tentu kita berharap, agar kebijakan satu harga gabah, dengan angka Rp. 6500,- ini, akan mampu mempercepat terwujudnya kehidupan petani yang lebih sejahtera. Kita pasti akan optimis, karena bangsa ini, bukanlah bangsa yang cengeng. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Puasalah Supaya Kamu Sehat: Bahaya Tidur Setelah Sahur

Next Post

Bulan Ramadhan: Sebuah Kewajiban yang Tak Terhenti

Related Posts

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Economy

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
Next Post
Bulan Ramadhan: Sebuah Kewajiban yang Tak Terhenti

Bulan Ramadhan: Sebuah Kewajiban yang Tak Terhenti

Tantangan Puasa di China: Ada Yang Harus Merahasiahkan Puasanya

Tantangan Puasa di China: Ada Yang Harus Merahasiahkan Puasanya

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

by Karyudi Sutajah Putra
April 29, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Mungkin merasa terdesak oleh lawan-lawan politiknya. Setelah...

Read more
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...