• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Apa Sikap Prabowo? Teror Air Keras dan Ujian Negara Hukum

Ali Syarief by Ali Syarief
March 16, 2026
in Birokrasi, Feature, Tokoh/Figur
0
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Serangan dengan air keras selalu meninggalkan dua luka sekaligus: luka pada tubuh korban dan luka pada nurani publik. Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM dari KontraS, Andrie Yunus, kembali membuka pertanyaan lama tentang keamanan para pengkritik kekuasaan di Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto disebut telah memerintahkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus tersebut secara profesional dan transparan. Kapolri menyatakan bahwa penyelidikan akan dilakukan dengan pendekatan scientific crime investigation serta membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus itu.

Perintah itu tentu penting. Namun bagi publik yang telah lama menyaksikan berbagai kasus kekerasan terhadap aktivis, perintah saja tidak cukup. Yang dibutuhkan adalah kejelasan, konsistensi, dan keberanian negara untuk menembus siapa pun yang berada di balik aksi teror tersebut.

Pola Lama dalam Sejarah Kekerasan terhadap Aktivis

Serangan terhadap Andrie Yunus tidak berdiri sendiri. Dalam sejarah demokrasi Indonesia, kekerasan terhadap aktivis sering kali terjadi pada mereka yang berada di garis depan kritik terhadap kekuasaan, aparat keamanan, atau praktik pelanggaran HAM.

Teror air keras sendiri memiliki simbolisme yang sangat kuat: pelaku tidak sekadar ingin melukai, tetapi juga ingin meninggalkan bekas permanen. Pesannya jelas—menakut-nakuti, membungkam, dan memberi sinyal kepada aktivis lain bahwa kritik memiliki harga yang mahal.

Karena itu, setiap kasus seperti ini selalu menjadi ujian serius bagi negara hukum. Apakah negara mampu melindungi warga yang menggunakan hak konstitusionalnya untuk mengkritik?

Negara Tidak Boleh Hanya Reaktif

Perintah presiden kepada Kapolri adalah langkah reaktif yang wajar dalam situasi darurat. Namun persoalan yang lebih besar adalah mengapa pola kekerasan seperti ini terus berulang.

Dalam negara demokrasi yang sehat, perlindungan terhadap aktivis dan pembela HAM seharusnya bersifat preventif, bukan sekadar respons setelah terjadi serangan.

Artinya, negara harus memastikan:

  • aparat penegak hukum mampu menelusuri aktor intelektual, bukan hanya pelaku lapangan;

  • proses penyelidikan berjalan transparan dan dapat diawasi publik;

  • tidak ada impunitas bagi siapa pun yang berada di balik kekerasan.

Jika hanya pelaku kecil yang tertangkap sementara aktor utama tetap tak tersentuh, maka pesan yang dikirim kepada masyarakat adalah bahwa kekerasan terhadap aktivis masih bisa dinegosiasikan.

Kepercayaan Publik Dipertaruhkan

Kasus ini juga berkaitan langsung dengan kepercayaan publik terhadap institusi negara. Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat semakin kritis terhadap kinerja penegakan hukum, terutama dalam kasus-kasus yang melibatkan isu HAM atau kritik terhadap kekuasaan.

Karena itu, keberhasilan atau kegagalan pengusutan kasus Andrie Yunus akan menjadi indikator penting: apakah negara benar-benar berdiri di atas prinsip hukum, atau masih terjebak dalam budaya impunitas.

Demokrasi Tidak Tumbuh dalam Ketakutan

Demokrasi membutuhkan ruang aman bagi kritik. Aktivis, jurnalis, akademisi, dan masyarakat sipil adalah bagian dari ekosistem yang menjaga agar kekuasaan tidak berjalan tanpa kontrol.

Jika mereka harus hidup dalam bayang-bayang teror, maka demokrasi perlahan berubah menjadi ruang yang sunyi dari keberanian.

Perintah Presiden Prabowo kepada Kapolri memang membuka harapan. Namun harapan itu hanya akan berarti jika diikuti dengan hasil nyata: pelaku ditangkap, dalang dibongkar, dan keadilan ditegakkan tanpa kompromi.

Sebab dalam negara hukum, satu hal harus selalu diingat:
ketika seorang aktivis diserang, yang sebenarnya sedang diuji adalah keberanian negara untuk melindungi demokrasi itu sendiri.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026, Pemerintah Masih Menunggu Sidang Isbat

Next Post

Menghentikan Perjanjian: Pilihan Indonesia di Tengah Tekanan Perjanjian Dagang dengan Amerika

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Pelibatan Tentara Atasi Begal Menyimpang dari Fungsi TNI
Birokrasi

Pelibatan Tentara Atasi Begal Menyimpang dari Fungsi TNI

May 25, 2026
Pemadaman Sumatera: Ketika Listrik Padam, Peradaban Ikut Tersendat
Feature

Pemadaman Sumatera: Ketika Listrik Padam, Peradaban Ikut Tersendat

May 25, 2026
Dari Kaset Bekas ke Perpustakaan Digital: 35 Tahun Mitra Netra Membuka Jalan Literasi Tunanetra
Feature

Mata Terbuka, Pikiran Tertutup: Ketika Tunanetra Ingin Menulis dan yang Awas Malas Membaca

May 25, 2026
Next Post

Menghentikan Perjanjian: Pilihan Indonesia di Tengah Tekanan Perjanjian Dagang dengan Amerika

Potensi Perbedaan Lebaran 2026: Muhammadiyah Tetapkan 20 Maret, Pemerintah Diperkirakan 21 Maret

Potensi Perbedaan Lebaran 2026: Muhammadiyah Tetapkan 20 Maret, Pemerintah Diperkirakan 21 Maret

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pelibatan Tentara Atasi Begal Menyimpang dari Fungsi TNI

Pelibatan Tentara Atasi Begal Menyimpang dari Fungsi TNI

May 25, 2026
Pemadaman Sumatera: Ketika Listrik Padam, Peradaban Ikut Tersendat

Pemadaman Sumatera: Ketika Listrik Padam, Peradaban Ikut Tersendat

May 25, 2026
Dari Kaset Bekas ke Perpustakaan Digital: 35 Tahun Mitra Netra Membuka Jalan Literasi Tunanetra

Mata Terbuka, Pikiran Tertutup: Ketika Tunanetra Ingin Menulis dan yang Awas Malas Membaca

May 25, 2026
Dari Kaset Bekas ke Perpustakaan Digital: 35 Tahun Mitra Netra Membuka Jalan Literasi Tunanetra

Dari Kaset Bekas ke Perpustakaan Digital: 35 Tahun Mitra Netra Membuka Jalan Literasi Tunanetra

May 25, 2026

Menghidupkan Ruh PAI di Madrasah: Strategi Taktis Menanamkan Soft Skills Pasca-Pembatasan Gawai

May 25, 2026
Menkomdigi Meutya Hafid Lantik  Pejabat di Lingkungan Kemenkom Digi

Taruhan Prabowo Lengser Bikin Geger: Mengapa Komdigi Bergerak Secepat Kilat?

May 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pelibatan Tentara Atasi Begal Menyimpang dari Fungsi TNI

Pelibatan Tentara Atasi Begal Menyimpang dari Fungsi TNI

May 25, 2026
Pemadaman Sumatera: Ketika Listrik Padam, Peradaban Ikut Tersendat

Pemadaman Sumatera: Ketika Listrik Padam, Peradaban Ikut Tersendat

May 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist