• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Bahkan Donald Trump Tidak Tahu ke Mana Arah Perang Amerika–Iran

Ali Syarief by Ali Syarief
May 26, 2026
in Feature, Perang
0
Bahkan Donald Trump Tidak Tahu ke Mana Arah Perang Amerika–Iran
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Perang modern jarang berakhir di medan tempur. Ia lebih sering berhenti di meja perundingan, lalu hidup kembali di ruang konferensi pers, media sosial, dan kalkulasi politik. Inilah yang tampaknya sedang terjadi dalam konflik terbaru antara Amerika Serikat dan Iran. Bahkan orang yang berada di pusat pusaran itu sendiri, Presiden Donald Trump, terlihat belum sepenuhnya mengetahui ke mana arah konflik akan berlabuh.

Pada Sabtu, Trump menyatakan kesepakatan dengan Iran hampir tercapai. Namun sehari kemudian, nada bicara berubah. Ia mengisyaratkan kemungkinan melanjutkan tekanan dan menyerang kritik-kritiknya, termasuk dari Partai Republik sendiri. Perubahan nada yang cepat ini bukan sekadar gaya komunikasi Trump yang sering impulsif; ia mencerminkan sesuatu yang lebih besar: Amerika Serikat sendiri tampaknya belum memiliki peta jalan yang benar-benar jelas.

Yang menarik, kebingungan ini tidak hanya terjadi di Washington. Teheran pun berada dalam situasi paradoks. Iran menginginkan kesepakatan, tetapi pada saat yang sama tampaknya masih percaya bahwa waktu berada di pihak mereka. Mereka memahami bahwa tekanan ekonomi Amerika tidak selalu berarti kemenangan politik Amerika. Dalam sejarah panjang hubungan kedua negara, Iran berkali-kali menunjukkan kemampuannya bertahan melalui strategi kelelahan lawan—menunggu perubahan politik di Washington, menunggu pergeseran situasi global, atau menunggu perpecahan dalam kubu lawan.

Di sinilah letak ironi besar konflik Amerika-Iran: kedua pihak ingin berdamai, tetapi dengan definisi perdamaian yang berbeda.

Bagi Amerika, terutama pemerintahan Trump, perdamaian berarti Iran menghentikan ambisi nuklir, mengurangi pengaruh regionalnya, dan membuka kembali jalur perdagangan energi seperti Selat Hormuz. Sedangkan bagi Iran, perdamaian berarti pengurangan tekanan ekonomi dan pengakuan atas haknya sebagai kekuatan regional yang tetap berdaulat.

Persoalannya, dua tujuan tersebut tidak sepenuhnya bertemu.

Trump berada dalam posisi yang sulit. Di satu sisi, ia ingin menunjukkan citra sebagai negosiator ulung—seseorang yang mampu menyelesaikan konflik melalui kesepakatan besar. Di sisi lain, sebagian kelompok konservatif dan tokoh Partai Republik menganggap kesepakatan dengan Iran justru berisiko memperkuat musuh lama Amerika. Sejumlah kritik muncul bahwa kompromi terlalu besar akan membuat perang yang telah memakan biaya besar menjadi tampak tanpa tujuan yang jelas.

Di balik itu semua, terdapat faktor yang sering diabaikan: Israel.

Hubungan antara Amerika Serikat dan Israel selama ini dipandang sangat erat. Namun perkembangan terbaru menunjukkan bahwa kepentingan keduanya tidak selalu identik. Laporan terbaru menunjukkan adanya kekhawatiran di kalangan pemerintahan Israel bahwa mereka memiliki pengaruh terbatas terhadap keputusan Trump mengenai Iran. Israel mengutamakan penghancuran kemampuan militer dan nuklir Iran, sedangkan Amerika lebih fokus pada stabilitas kawasan dan keamanan jalur energi global. (Reuters)

Perbedaan prioritas ini dapat menciptakan celah strategis yang berbahaya.

Apabila Amerika bergerak terlalu cepat menuju kompromi, Israel mungkin menganggap ancaman Iran belum selesai. Sebaliknya, jika Amerika terlalu keras, peluang diplomasi akan runtuh. Akibatnya, konflik berpotensi memasuki wilayah abu-abu: tidak cukup damai untuk disebut perdamaian, tetapi juga tidak cukup besar untuk disebut perang penuh.

Keadaan tersebut mengingatkan pada konsep managed conflict—konflik yang sengaja dijaga agar tidak meledak total tetapi juga tidak diselesaikan secara permanen. Dunia pernah melihat model seperti ini dalam Perang Korea, hubungan India–Pakistan, hingga ketegangan Amerika dengan Uni Soviet selama Perang Dingin.

Mungkin inilah arah yang sedang dituju Amerika dan Iran.

Saat ini, skenario terbaik tampaknya bukanlah kesepakatan besar yang mengakhiri semua masalah. Harapan paling realistis justru lebih sederhana: kesepakatan untuk terus berbicara. Sebuah “kesepakatan untuk membuat kesepakatan”.

Kedengarannya antiklimaks, tetapi dalam geopolitik modern, kadang-kadang keberhasilan bukanlah mengakhiri perang. Keberhasilan hanya berarti menunda perang berikutnya.

Dan mungkin itulah kenyataan yang kini dihadapi Donald Trump: bukan bagaimana memenangkan konflik dengan Iran, melainkan bagaimana keluar dari konflik tanpa terlihat kalah.

Sebab perang selalu mudah dimulai. Yang sulit adalah menentukan bagaimana ia berakhir. Dan ketika bahkan pemimpin negara adidaya tampak ragu menjawab pertanyaan itu, dunia pun sesungguhnya sedang berjalan dalam ketidakpastian. (Reuters)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pelibatan Tentara Atasi Begal Menyimpang dari Fungsi TNI

Next Post

Afghanistan dan Kematian Kemanusiaan: Anak Dijual Untuk Bertahan Hidup

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Jika Tempat Wisata Tidak Mendukung Disabilitas, Maka Rekreasi Hanya Dinikmati Segelintir Orang
Feature

Jika Tempat Wisata Tidak Mendukung Disabilitas, Maka Rekreasi Hanya Dinikmati Segelintir Orang

May 26, 2026
Hari Raya Idul Adha di Dunia Islam dan di Tengah Komunitas Muslim Negara-Negara Maju
Feature

Hari Raya Idul Adha di Dunia Islam dan di Tengah Komunitas Muslim Negara-Negara Maju

May 26, 2026
Afghanistan dan Kematian Kemanusiaan: Anak Dijual Untuk Bertahan Hidup
Economy

Afghanistan dan Kematian Kemanusiaan: Anak Dijual Untuk Bertahan Hidup

May 26, 2026
Next Post
Afghanistan dan Kematian Kemanusiaan: Anak Dijual Untuk Bertahan Hidup

Afghanistan dan Kematian Kemanusiaan: Anak Dijual Untuk Bertahan Hidup

Hari Raya Idul Adha di Dunia Islam dan di Tengah Komunitas Muslim Negara-Negara Maju

Hari Raya Idul Adha di Dunia Islam dan di Tengah Komunitas Muslim Negara-Negara Maju

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

ANDRE DONAS BANGGA JADI PENGARANG MINANG, Karya-karyanya Disebut Sarat Nilai Budaya dan Sosok Ibu

May 26, 2026
Jika Tempat Wisata Tidak Mendukung Disabilitas, Maka Rekreasi Hanya Dinikmati Segelintir Orang

Jika Tempat Wisata Tidak Mendukung Disabilitas, Maka Rekreasi Hanya Dinikmati Segelintir Orang

May 26, 2026
Hari Raya Idul Adha di Dunia Islam dan di Tengah Komunitas Muslim Negara-Negara Maju

Hari Raya Idul Adha di Dunia Islam dan di Tengah Komunitas Muslim Negara-Negara Maju

May 26, 2026
Afghanistan dan Kematian Kemanusiaan: Anak Dijual Untuk Bertahan Hidup

Afghanistan dan Kematian Kemanusiaan: Anak Dijual Untuk Bertahan Hidup

May 26, 2026
Bahkan Donald Trump Tidak Tahu ke Mana Arah Perang Amerika–Iran

Bahkan Donald Trump Tidak Tahu ke Mana Arah Perang Amerika–Iran

May 26, 2026
Pelibatan Tentara Atasi Begal Menyimpang dari Fungsi TNI

Pelibatan Tentara Atasi Begal Menyimpang dari Fungsi TNI

May 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

ANDRE DONAS BANGGA JADI PENGARANG MINANG, Karya-karyanya Disebut Sarat Nilai Budaya dan Sosok Ibu

May 26, 2026
Jika Tempat Wisata Tidak Mendukung Disabilitas, Maka Rekreasi Hanya Dinikmati Segelintir Orang

Jika Tempat Wisata Tidak Mendukung Disabilitas, Maka Rekreasi Hanya Dinikmati Segelintir Orang

May 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist