• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Health

Benarkah Kita Akan Dijadikan Kelinci Percobaan Vaksin TBC oleh Bill Gates ?

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
May 13, 2025
in Health, News
0
Benarkah Kita Akan Dijadikan Kelinci Percobaan Vaksin TBC oleh Bill Gates ?
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Fusilatnews – Rencana yayasan milik Bill Gate, Gates Foundation melakukan Percobaan terhadap Vaksin TBC Vaksin tuberkulosis (TB) M72 menuai pro kontra diantara pemerhati Kesehatan

Pendapat pro kontra muncul usai Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (7/5/2025) menyampaikan bahwa Indonesia menjadi lokasi uji coba vaksin M72.

“Beliau sedang mengambangkan vaksin TB untuk dunia, tetapi Indonesia akan menjadi salah satu tempat uji coba.

Kita mengetahui bahwa TB memakan korban yang cukup besar di negara kita, dengan angka kematian hampir 100.000 setiap tahunnya,” ujar Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta.

Masyarakat yang kontra beranggapan bahwa ini merugikan karena penduduk Indonesia akan dijadikan “kelinci percobaan” dalam uji coba vaksin TBC Bill Gates.

Prof. Dr. dr. Erlina Burhan, MSC, Sp.P (K) melalui siaran video di akun Instagram Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) angkat suara dan menepis anggapan miring tersebut.

Apakah masyarakat Indonesia jadi kelinci percobaan vaksin TBC Bill Gates?

Dalam video berdurasi sekitar tujuh menit, Erlina memperkenalkan dirinya sebagai Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Dokter Spesialis Paru di Rumah Sakit Persahabatan.

Selain itu, ia adalah peneliti utama nasional dari vaksin tuberkulosis M72 yang saat ini ramai dibicarakan.

“Enggak betul itu, enggak jelas banget kalau ada pendapat seperti itu, karena uji klinis yang kita lakukan ini adalah riset yang sangat ilmiah dan ada tahapan-tahapannya,” kata Erlina mengawali penjelasannya, yang dikutip , Selasa (13/5/2025).

Ia mengungkapkan bahwa uji klinik vaksin M72 terdiri tiga fase yang sangat dipantau, bukan saja oleh negara Indonesia, tapi juga oleh dunia.

“Karena penelitian ini dilakukan di banyak negara, sifatnya global. Jadi, sebetulnya beruntung sekali Indonesia bisa ikut terlibat dalam penelitian vaksin TB ini,” ungkapnya.

Berdasarkan rilis Kemenkes RI pada 8 Mei 2025, Indonesia telah menyelesaikan proses rekrutmen partisipan untuk uji klinik fase 3 kandidat vaksin tuberkulosis (TB) M72. Ada sebanyak 2.095 partisipan dari kelompok usia remaja dan dewasa dari Indonesia yang telah direkrut untuk berpartisipasi dalam studi global ini.

Total partisipan uji klinik fase 3 ini berjumlah 20.081 orang dari lima negara. Afrika Selatan menjadi kontributor terbesar dengan 13.071 partisipan, diikuti Kenya (3.579), Indonesia (2.095), Zambia (889), dan Malawi (447).

Vaksin M72 lolos percobaan pada hewan Erlina menerangkan bahwa dalam bidang penelitian ada tiga fase uji coba yang umum dilakukan sebelum diizinkan untuk digunakan secara luas.

Fase pertama, dilakukan uji coba di laboratorium, yang disebut sebagai Preklinik. Kedua, uji coba pada hewan yang kemudian subjeknya sering disebut sebagai “kelinci percobaan”.

Kedua, uji coba pada hewan yang kemudian subjeknya sering disebut sebagai “kelinci percobaan”.

Tahap akhir yang menentukan adalah uji coba pada manusia. Setiap tahap harus dilalui dengan standar keefektifan dan keamanan yang sudah ditetapkan secara global.

Dalam uji coba vaksin TB M72 pada hewan, Erlina mengatakan bahwa membutuhkan waktu sekitar 10 tahun hingga mendapatkan hasil yang efektif dan aman.

“Setelah lulus dipercobaan hewan, maka kemudian harus beranjak ke uji klinis pada manusia,” lanjutnya.

Uji klinis pada manusia pun para peneliti harus mengantongi izin dari komite etik serta badan otoritas di setiap negara memilikinya.

“Seperti kalau di Indonesia Badan POM, kalau di Amerika ada FDA, di Eropa juga ada badannya sendiri. Jadi enggak main-main, enggak sembarangan kalau uji klinis di manusia,” bebernya. “Nah, harus hati-hati nih ya dengan istilah kelinci percobaan,” imbuhnya

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Angkatan Darat Iran, Satuan Angkatan Laut Garda.Revolusi, Berada Pada Puncak Operasional, Kesiapan Tempur

Next Post

Amankan Kejaksaan, TNI Langgar Konstitusi dan Ketetapan MPR

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Bahkan Masyarakat Pun Rayakan Hari Bhayangkara
Birokrasi

Bahkan Masyarakat Pun Rayakan Hari Bhayangkara

July 1, 2026
Kebebasan Beragama Alami Kemunduran di Awal Pemerintahan Prabowo
Birokrasi

Hari Bhayangkara Momentum Evaluasi Kinerja Reformasi Polri

July 1, 2026
Tragedi Latsarmil KDMP: Tak Cukup Ganti Nama, Pastikan Akuntabilitas Hukum dan Pemulihan Korban
Crime

Tragedi Latsarmil KDMP: Tak Cukup Ganti Nama, Pastikan Akuntabilitas Hukum dan Pemulihan Korban

July 1, 2026
Next Post
IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online

Amankan Kejaksaan, TNI Langgar Konstitusi dan Ketetapan MPR

Memosisikan TNI Sedikit Lebih Maju

Adakah Api dalam Sekam di Antara TNI dan Polri?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Robohnya Benteng Moral Kami
Feature

Robohnya Benteng Moral Kami

by Karyudi Sutajah Putra
July 1, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Ada apa dengan Sudewo, sehingga bekas Bupati Pati, Jawa Tengah,...

Read more
Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

July 1, 2026
Perseteruan Hotman Paris vs Rasman Nasution Kian Sengit, Ini Kata IPW

Perseteruan Hotman Paris vs Rasman Nasution Kian Sengit, Ini Kata IPW

July 1, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bahkan Masyarakat Pun Rayakan Hari Bhayangkara

Bahkan Masyarakat Pun Rayakan Hari Bhayangkara

July 1, 2026

Mengembalikan Nilai-Nilai Murobbi dalam Jiwa Seorang Guru

July 1, 2026

Ironi Bangsa Besar yang Mudah Tertipu

July 1, 2026
Di Mana Bedanya Pak Harto dan Prabowo?

Di Mana Bedanya Pak Harto dan Prabowo?

July 1, 2026
Kebebasan Beragama Alami Kemunduran di Awal Pemerintahan Prabowo

Hari Bhayangkara Momentum Evaluasi Kinerja Reformasi Polri

July 1, 2026
Tragedi Latsarmil KDMP: Tak Cukup Ganti Nama, Pastikan Akuntabilitas Hukum dan Pemulihan Korban

Tragedi Latsarmil KDMP: Tak Cukup Ganti Nama, Pastikan Akuntabilitas Hukum dan Pemulihan Korban

July 1, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bahkan Masyarakat Pun Rayakan Hari Bhayangkara

Bahkan Masyarakat Pun Rayakan Hari Bhayangkara

July 1, 2026

Mengembalikan Nilai-Nilai Murobbi dalam Jiwa Seorang Guru

July 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist