• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Bencana

Bencana, Identitas Religius, dan Perilaku Etik Elit Kita

fusilat by fusilat
December 6, 2025
in Bencana, Feature
0
Share on FacebookShare on Twitter

Anwar Husen
Pemerhati Sosial • Tinggal di Tidore, Maluku Utara

Deretan bencana demi bencana di negeri ini bukan hanya menyisakan jejak buram kebijakan masa lalu, tetapi juga kian menampakkan watak asli para aktor di baliknya. Mungkin hanya ini bentuk rasa syukur yang tersisa: andai tak ada bencana, semakin sulit bagi kita menyingkap wajah kebijakan dan tabiat eksploitatif mereka.

Sebagian sikap ambigu dan wajah ganda kita sebagai bangsa kini terlihat telanjang. Bencana—yang datang saling bertaut—berfungsi sebagai cermin yang jujur.

Mengutip advokat Yus Dharman, Ketua Dewas Forum Advokat & Pengacara Republik Indonesia (Fusilatnews, 05/12), survei Pew Research Center menunjukkan lebih dari 90% warga Indonesia menganggap agama sebagai aspek paling penting dalam hidup. Namun Indeks Persepsi Korupsi (IPK) 2023 menempatkan Indonesia di peringkat 115 dari 180 negara, dengan skor 34. Jurang antara identitas religius dan perilaku etis terlihat sangat lebar.

Indonesia digambarkan sebagai negara religius—rumah ibadah berdiri di setiap sudut, simbol-simbol agama menghiasi ruang publik. Namun ironinya, tingkat korupsi tetap tinggi. Religiusitas yang semestinya menjadi fondasi moral ternyata tidak otomatis menjelma menjadi integritas dalam perilaku keseharian maupun praktik kekuasaan.

Bandingkan dengan China, negara komunis, yang menindak korupsi dengan hukuman ekstrem, bahkan eksekusi mati. Atau Rusia, negara berpenduduk Kristen Ortodoks, tetapi melarang keras penghinaan terhadap simbol-simbol agama lain. Di negeri kita, banyak yang merasa agamanya paling benar; setiap pejabat bersumpah di atas kitab suci. Namun korelasinya dengan etika publik? Terlalu sering nihil.


KOMPAS.com melaporkan bagaimana penghijauan besar-besaran di China dalam beberapa dekade terakhir memicu perubahan signifikan pada pola air nasional. Program Great Green Wall yang dimulai 1978 meningkatkan tutupan hutan dari 10% (1949) menjadi lebih dari 25% saat ini—setara menambah luas hutan seukuran negara Aljazair.

Sementara itu, Indonesia justru kehilangan 10,5 juta hektare hutan tropis, terbesar kedua di dunia. Data BPS 2025 menunjukkan luas perkebunan sawit di Riau mencapai 3,41 juta hektare—hasil alih fungsi lahan yang berkontribusi pada kerentanan ekologi dan banjir besar yang kini terjadi. Fakta banjir Sumatera pekan-pekan ini menjadi saksi hidup yang sulit dibantah.

Dan itu baru satu provinsi. Di Maluku Utara, terutama di Halmahera, kerusakan ekologis bergerak menuju “vonis mati” bagi keseimbangan alam.


Jika Rusia saja melarang penghinaan simbol agama lain, di negeri yang mengaku religius ini justru banyak pemuka agama, ormas, bahkan institusi resmi yang secara tak langsung menghinakan agamanya sendiri melalui praktik korupsi di sektor-sektor keagamaan: mulai dari penyelenggaraan haji hingga pengadaan kitab suci.

Nahdlatul Ulama (NU), ormas keagamaan terbesar di Indonesia, kini berada dalam konflik internal serius: pelanggaran etik organisasi, isu pengelolaan tambang, hingga dugaan TPPU senilai Rp 100 miliar.

Di masa Orde Baru, publik telah terbiasa membaca pernyataan kekuasaan secara terbalik. Kini tampaknya pola itu kembali: segala ucapan sebagian mantan kepala negara maupun institusi keagamaan justru ditangkap publik sebagai cermin kebalikannya.


Ada satu kesimpulan sementara yang dapat dijadikan jembatan antara identitas religius dan perilaku etis:
jangan menilai religiusitas seseorang dari panjang janggut, berlapis-lapis songkok putih, atau simbol-simbol lahiriah lainnya.

Bisa jadi semuanya hanya kedok, strategi menipu umat, topeng untuk menyembunyikan gaya hidup hedonis dan ambisi kekuasaan.

Jangan pula percaya begitu saja pada mereka yang tampil paling suci, jika rekam jejaknya pernah terlibat korupsi—atau minimal pernah diperiksa aparat. Begitu pula mereka yang rakus kekuasaan, yang memanfaatkan agama sebagai legitimasi politik.


Deretan bencana ini memang menyakitkan. Namun di balik itu, ia membuka tabir. Bencana memaksa kita menafsir ulang identitas religius yang selama ini hanya menempel pada atribut, bukan pada perilaku etis.

Mungkin inilah satu-satunya bentuk rasa syukur yang tersisa: melalui bencana, kita dapat menilai dengan lebih jernih siapa yang benar-benar berintegritas, dan siapa yang hanya memanfaatkan agama sebagai topeng kekuasaan.

Wallahua’lam.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketika Pemimpin Menjadi Perusak: Deforestasi dan Pertanggungjawaban di Hadapan Tuhan

Next Post

MU: Bencana Alam, Karma yang Mestinya Menyadarkan Manusia

fusilat

fusilat

Related Posts

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
MU: Bencana Alam, Karma yang Mestinya Menyadarkan Manusia

MU: Bencana Alam, Karma yang Mestinya Menyadarkan Manusia

Ketika Demokrasi Kehilangan Nurani: Keadilan Tak Bisa Dimenangkan oleh Suara Terbanyak

Ketika Demokrasi Kehilangan Nurani: Keadilan Tak Bisa Dimenangkan oleh Suara Terbanyak

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist