Pembatasan beli beras SPHP dengan harga Rp 10.900 per kilogram diberlakukan dengan perkiraan bahwa kebutuhan satu keluarga dapat dipenuhi dengan 2 pack beras. Beras SPHP Bulog berkualitas premium ini diharapkan dapat dibeli masyarakat sesuai dengan kebutuhan normal.
Jakarta – Fusilatnews – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi dalam keterangannya pada Selasa, (3/10) membenarkan bahwa saat ini telah dikeluarkan kebijakan pembatasan pembelian beras Bulog di retail modern.
“Pembatasan pembelian beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) di retail modern merupakan kebijakan yang mendorong masyarakat untuk dapat berbelanja bijak,” kata Arief
Arief mengatakan beras dari program SPHP tersebut berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk memperluas jangkauan penyaluran, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperolehnya.
Pembatasan beli beras SPHP dengan harga Rp 10.900 per kilogram diberlakukan dengan perkiraan bahwa kebutuhan satu keluarga dapat dipenuhi dengan 2 pack beras. Beras SPHP Bulog berkualitas premium ini diharapkan dapat dibeli masyarakat sesuai dengan kebutuhan normal.
Arief juga memastikan stok beras yang dikelola pemerintah aman. Stok CBP juga akan terus diperkuat, utamanya untuk menghadapi kekeringan sebagai dampak El Nino.
Bapanas mencatat per Selasa, 3 Oktober 2023 stok beras Bulog tersedia sebanyak 1,8 juta ton, dan pada November 2022 akan bertambah lagi. ada kemungkinan terjadi penurunan produksi beras nasional, terutama menjelang akhir tahun. Akan tetapi ia mengaku optimistis kebutuhan konsumsi nasional terhadap beras tercukupi.
Adapun penyaluran beras SPHP telah diperluas pada retail modern dan masuk ke Ramayana, Indomaret, Alfamart, Hypermart, Lotte, dan Super Indo. Meskipun dijual melalui retail modern, Bapanas memastikan harga beras tetap sesuai harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp 10.900 per kilogram.
Direktur Bisnis Perum Bulog Febby Novita pun memastikan pasokan beras di Tanah Air cukup. Dia menyatakan Bulog akan terus menggelontorkan stok secara masif ke semua lini pasar. Bulog, tuturnya, akan terus membanjiri pasar dengan stok CBP sebagai bentuk intervensi pasar bersama pemerintah.
“Sesuai penugasan dari Bapanas bahwa memang Bulog dalam hal ini mendistribusikan CBP, baik ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) dan juga kita membanjiri seluruh retail-retail modern dan seluruh pasar,” ucapnya.
Adapun sampai 2 Oktober, Bulog telah menyalurkan beras SPHP di tingkat konsumen sebanyak 799 ribu ton. Wilayah yang paling banyak digelontorkan beras SPHP selama 2023 ini adalah DKI Jakarta dan Banten yang tercatat total 174 ribu ton.




















