Setelah meninggalkan tampuk kekuasaan, presiden di berbagai negara sering kali tetap melanjutkan pengaruh dan kontribusinya melalui berbagai kegiatan yang berdampak luas. Tidak jarang, aktivitas mereka pasca-kepresidenan mencerminkan visi dan nilai-nilai yang mereka perjuangkan selama menjabat. Beberapa bahkan mendirikan institusi atau yayasan yang berkontribusi besar pada masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional.
BJ Habibie: Habibie Center
Di Indonesia, BJ Habibie adalah contoh nyata seorang mantan presiden yang tetap aktif memberikan kontribusi setelah pensiun. Ia mendirikan Habibie Center, sebuah lembaga yang fokus pada promosi demokrasi, hak asasi manusia, dan pemerintahan yang baik di Indonesia. Lembaga ini juga menjadi platform untuk diskusi intelektual dan pengembangan kebijakan publik yang inovatif. Habibie Center hingga kini menjadi salah satu pusat kajian yang sangat dihormati di Indonesia.
Bill Clinton: Clinton Foundation
Di Amerika Serikat, Bill Clinton mendirikan Clinton Foundation, sebuah organisasi non-profit yang berfokus pada isu-isu global seperti perubahan iklim, kesehatan masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi. Dengan jaringan globalnya, Clinton Foundation telah berhasil menggalang dana dan melaksanakan berbagai program yang memberikan dampak signifikan, termasuk penyediaan akses obat-obatan murah untuk penderita HIV/AIDS di negara-negara berkembang.
Gerald Ford: Gerald R. Ford Presidential Library and Museum
Gerald Ford, presiden ke-38 Amerika Serikat, mendirikan perpustakaan dan museum yang didedikasikan untuk mengenang masa kepemimpinannya. Selain sebagai pusat penelitian sejarah, lembaga ini juga menyelenggarakan diskusi dan seminar yang membahas isu-isu kebijakan publik. Dengan cara ini, Ford memastikan bahwa kontribusinya terhadap sejarah dan kebijakan publik tetap hidup.
Barack Obama: Obama Foundation
Barack Obama memanfaatkan masa pensiunnya untuk mendirikan Obama Foundation, yang fokus pada pelatihan kepemimpinan bagi generasi muda. Proyek besar mereka adalah pembangunan Obama Presidential Center di Chicago, yang diharapkan menjadi pusat pendidikan dan budaya. Melalui yayasannya, Obama tetap menjadi inspirasi bagi banyak orang di seluruh dunia.
Jokowi: Tanpa Konsep Jelas
Sebaliknya, situasi berbeda terlihat pada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Di tengah tradisi mantan pemimpin yang meninggalkan warisan intelektual atau kontribusi sosial yang mendalam, Jokowi tampaknya tidak memiliki konsep yang jelas untuk aktivitas pasca-pensiun. Hingga kini, ia lebih sering terlihat wara-wiri mengunjungi berbagai tempat tanpa tujuan yang konkret. Kehadirannya di berbagai lokasi sering kali diwarnai dengan aksi membagi-bagikan uang receh kepada masyarakat, sebuah tindakan yang lebih mencerminkan populisme instan dibandingkan visi jangka panjang.
Lebih ironis lagi, Jokowi juga terkesan sibuk mengurus langkah politik anaknya, Gibran Rakabuming Raka, yang kini menjadi Wakil Presiden. Alih-alih membangun institusi yang dapat menjadi warisan bagi bangsa, mantan presiden ini tampak lebih fokus memainkan peran sebagai “pengasuh politik” bagi sang anak. Hal ini menimbulkan kritik tajam, mengingat harapan publik agar seorang mantan presiden tetap memberikan kontribusi besar melalui gagasan, bukan sekadar melalui gestur populis.
Pentingnya Visi Pasca-Pensiun
Masa pensiun seharusnya menjadi kesempatan bagi seorang mantan presiden untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Pendekatan seperti yang dilakukan Habibie, Clinton, atau Obama menunjukkan bahwa seorang mantan pemimpin dapat tetap relevan dan memberikan dampak signifikan bahkan setelah meninggalkan kekuasaan. Sayangnya, Jokowi tampaknya melewatkan kesempatan ini, memilih jalan yang kurang terarah dan lebih mementingkan agenda pribadi serta keluarga.
Ke depan, masyarakat Indonesia perlu mendorong tradisi baru di mana seorang mantan pemimpin tetap melanjutkan perannya sebagai figur inspiratif dan kontributor bagi kemajuan bangsa. Dengan demikian, masa pensiun seorang presiden tidak hanya menjadi akhir perjalanan, melainkan awal dari kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat dan dunia.























