Jakarta – Fusilatnews – Sekretaris Jenderal PBB Afriansyah Noor mengadakan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal ⁹PDIP Hasto Kristiyanto di Menteng, Jakarta Pusat,Presi , 25 Januari 2022.
Dalam pertemuan itu Partai Bulan Bintang (PBB) mengajukan duet Puan Maharani dan Yusril Ihza Mahendra sebagai bakal calon pasangan Presiden dan bakal calon Wakil Presiden pada Pemilu 2024.
“Kami menyodorkan Ketua Umum PBB (Yusril) yang dulu pernah menjadi anak buah Bu Mega sebagai Menteri Hukum dan HAM, untuk membantu sebagai wakil presiden,” kata Afriansyah, yang kerap disapa Ferry, saat dihubungi, Jumat, 27 Januari 2022.
Afriansyah lewat akun media sosialnya mengunggah poster Puan Maharani, berdampingan dengan Yusril. ada juga poster bertuliskan Koalisi 313 Merah Hijau, ini merujuk pada nomor urut kedua partai di 2024. PDIP nomor 3 dan PBB nomor 1.
Menurut Ferry nama panggilan Afriansyah ada pihak yang mengkritisi rendahnya elektabilitas Yusril. Situasi ini wajar, karena PBB memang belum pernah mendeklarasikan Yusril sebagai calon wakil presiden.
Meski berbagai lembaga survei melaporkan tingkat elektabilitas Yusril rendah tapi berdasarkan survei internal partai, tingkat keterkenalan Yusril mencapai 75 persen .
“Bang Yusril itu mewakili luar Jawa, tokoh Islam moderat, dan betul-betul bisa mendampingi pasangan dari PDIP,” Kata Ferry
Sebelum PBB menyodorkan Yusril, Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah terang-terangan menyatakan dukugan. Jokowi mendukung Yusril maju sebagai calon presiden atau calon wakil presiden di Pilpres 2024. Menurut Jokowi, Yusril merupakan politikus dengan pengalaman yang panjang dan mumpuni.
“Kalau menyimak apa yang disampaikan Prof Yusril dengan pengalaman sangat panjang, saya mendukung, loh, kalau Prof Yusril dicalonkan sebagai capres dan cawapres. Ini serius,” kata Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PBB di
























