• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Bila Terjadi di Jepang – Jokowi Sudah Gantung Diri atau Di Gantung

Betapa Hinanya Pemimpin yang Ketahuan Berdusta

Ali Syarief by Ali Syarief
April 16, 2025
in Crime, Feature
0
Menuju Jogja: Misi Membongkar Legitimasi Akademik Jokowi
Share on FacebookShare on Twitter

*FusilatNews* – Dalam tatanan bangsa yang beradab, kepercayaan adalah mahkota tertinggi yang dikenakan oleh seorang pemimpin. Ia bukan diberikan secara cuma-cuma, melainkan dipinjamkan oleh rakyat dengan harapan besar bahwa kepercayaan itu akan dibalas dengan integritas. Namun betapa hina dan rendahnya seorang pemimpin ketika ia ketahuan berdusta. Sebab dusta dari seorang pemimpin bukan hanya mencederai akhlaknya, tapi juga mengoyak kepercayaan publik dan menghina akal sehat rakyatnya.

Presiden Joko Widodo adalah contoh nyata bagaimana dusta politik menjadi bara yang membakar legitimasi moral seorang pemimpin. Ia pernah berkata, “Saya tidak pernah berpikir apalagi berniat menjadikan anak atau keluarga saya untuk masuk ke dalam politik.” Pernyataan itu disampaikan di depan publik dengan nada tegas dan wajah tenang, seolah meyakinkan. Tapi waktu membuktikan: anaknya menjadi Walikota, lalu melesat menjadi Wakil Presiden; menantunya menjadi Walikota dan kini Gubernur Sumatera Utara; dan putra bungsunya kini dipersiapkan maju di Pilkada Jakarta?. Apakah ini bukan dusta yang telanjang?

“The trust of the innocent is the liar’s most useful tool.”
― Stephen King

Betapa kepercayaan rakyat yang polos—yang menanti pemimpin jujur—dikhianati demi syahwat kekuasaan keluarga. Inilah dusta yang tidak hanya memalukan, tapi juga menelanjangi kemunafikan di balik jubah populisme. Rakyat bukan lagi dijadikan subjek pembangunan, melainkan objek pembohongan.

Dalam perspektif Islam, kebohongan adalah sifat yang sangat dibenci Allah. Rasulullah SAW menyebut dusta sebagai salah satu dari tiga tanda kemunafikan:

“Tanda-tanda orang munafik ada tiga: apabila berbicara ia berdusta, apabila berjanji ia mengingkari, dan apabila diberi amanah ia berkhianat.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Dan dalam Al-Qur’an:

“Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang melampaui batas dan pendusta.”
(QS. Ghafir: 28)

Jelaslah bahwa pemimpin yang berdusta bukan saja telah gagal secara moral dan sosial, tetapi juga melanggar prinsip-prinsip ilahiah yang seharusnya menjadi kompas batin seorang pemimpin. Ia bukan saja menghina rakyat, tapi juga menghina Tuhan.

Dusta bukan sekadar kebohongan—ia adalah penghinaan terhadap akal budi kolektif sebuah bangsa. Ia menciptakan ruang gelap dalam demokrasi, membunuh harapan, dan melahirkan generasi yang apatis. Ketika rakyat melihat bahwa kebohongan bisa dijadikan strategi politik, maka kejujuran akan dianggap bodoh, dan tipu daya akan dianggap cerdas. Sebuah bangsa yang hidup dalam atmosfer kebohongan tidak akan pernah tumbuh sehat, karena ia dibangun di atas tanah yang rapuh: tanah ketidakpercayaan.

Seorang pemimpin yang ketahuan berdusta tidak layak dikenang dengan hormat. Ia layak dicatat dalam sejarah sebagai simbol kegagalan moral, bukan kebesaran politik. Kepemimpinan bukan soal memenangkan pemilu, tapi memenangkan kepercayaan dan menjaga martabat.

Maka, jangan salahkan rakyat bila mereka mulai melawan, bersuara lantang, atau bahkan turun ke jalan. Karena ketika pemimpin berdusta, rakyat tak lagi berurusan dengan sekadar kebijakan, tapi dengan hakikat: bahwa mereka telah dikhianati.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ridwan Kamil di Simpang Jalan: Skandal Bank Jabar, Isu Perselingkuhan, dan Tafsir Karakter di Mata Publik

Next Post

Pemimpin Pendusta; Abe di Tembak – Jokowi di Agungkan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN
Crime

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?
Feature

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik
Feature

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026
Next Post
Pemimpin Pendusta; Abe di Tembak – Jokowi di Agungkan

Pemimpin Pendusta; Abe di Tembak - Jokowi di Agungkan

REBUTAN GABAH

Harga Gabah: Berkah atau Muslihat?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist