Jakarta, Fusilatnews.–Seperti yang disampaikan Rocky Gerung, juga diprediksi akan sulit Megawati menerima silaturahmi Jokowi, yang dalam proses perjalanan karir politiknya, terlalu menyakitkan sang Ibu Kandung Politik Jokowi itu. Hal ini menjadi sorotan terkait ketidakbertemuan Jokowi dengan Megawati sejak hubungan keduanya diduga merenggang akibat pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Jokowi, yang merupakan kader PDI-P sejak awal, dinilai mengambil sikap berbeda dengan mencalonkan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, sebagai calon wakil presiden bersama Prabowo Subianto dari Gerindra. Gibran, yang juga merupakan kader PDI-P, membuat langkah politik Jokowi dianggap kontroversial, terutama dalam aturan partai yang melarang kader maju di pemilu lewat partai lain.
Ketua Umum kelompok relawan Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi, mengungkapkan bahwa saat ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak memiliki peluang untuk bertemu dengan Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri. Menurut Budi Arie, dari sisi Jokowi sebenarnya tidak ada hambatan untuk melaksanakan pertemuan dengan Megawati dalam momen Idul Fitri 1445 Hijriah.
“Enggak lah (sudah tidak berpeluang bertemu). Hari gini,” ujar Budi Arie di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/4/2024). “Waktunya cukup enggak? Kalau menurut saya mah oke saja lah Pak Presiden juga asyik, asyik saja enggak ada hambatan. Pak presiden santai saja. Ketemu rakyat saja oke, apalagi elite,” tambahnya.
Saat ditanya apakah ada pihak yang menghalangi agar pertemuan terealisasi, Budi Arie menyatakan tidak tahu. Dia meminta agar perihal hambatan itu ditanyakan kepada pihak PDI-P. “Enggak tahu, tanya sono dong. Kita mah oke-oke aja,” ujar Budi Arie.
Sebelumnya, Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, mengatakan bahwa Presiden Jokowi sangat terbuka untuk bersilaturahmi dengan siapa pun, terutama dengan para tokoh Bangsa. Khusus untuk pertemuan dengan Megawati Soekarnoputri, dia mengungkapkan, masih dicarikan waktu yang tepat.
“Terkait silaturahmi dengan Ibu Megawati sedang dicarikan waktu yang tepat. Lagian ini masih di bulan Syawal,” kata Ari dalam keterangan tertulis kepada wartawan pada Jumat, 12 April 2024. “Bulan Syawal adalah bulan yang paling tepat untuk mempererat silaturahmi,” tambahnya.

























