• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Dari Gerilya ke Kekuasaan: Strategi Militer Mao Zedong dan Kemenangan Komunis Cina

Strategi Militer Mao Zedong dan Pengaruhnya terhadap Tentara Pembebasan Rakyat

Ali Syarief by Ali Syarief
February 24, 2025
in Feature, Politik
0
Dari Gerilya ke Kekuasaan: Strategi Militer Mao Zedong dan Kemenangan Komunis Cina
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Militer memiliki peran sentral dalam perjalanan sejarah bangsa Cina. Sejak era dinasti, pergantian kekuasaan kerap ditandai dengan pemberontakan bersenjata yang menandakan hilangnya “mandat dari langit” (Tianming). Dalam sejarah pemikiran militer Cina, terdapat dua tokoh utama yang memberikan pengaruh besar: Sun Zi dari era klasik dan Mao Zedong di era modern. Jika Sun Zi dikenal dengan strategi perang berbasis kecerdikan dan tipu daya, Mao Zedong mengembangkan konsep Perang Rakyat, sebuah doktrin militer yang menjadi landasan kebijakan Tentara Pembebasan Rakyat (TPR) selama puluhan tahun. Pemikiran Mao tidak hanya berakar pada tradisi militer Cina, tetapi juga dipengaruhi oleh Marxisme-Leninisme yang menekankan peran revolusi rakyat dalam perjuangan bersenjata.

Pemikiran Militer Mao Zedong

Pemikiran Mao Zedong mengenai perang dan militer tidak dapat dipisahkan dari kondisi politik dan sosial Cina pada abad ke-20. Dalam perjuangan melawan Kuomintang dan kekuatan asing, Mao merancang strategi yang menekankan keterlibatan rakyat secara langsung dalam perang. Konsep Perang Rakyat mengajarkan bahwa kemenangan militer tidak hanya ditentukan oleh keunggulan senjata, tetapi juga oleh dukungan rakyat dan strategi gerilya yang fleksibel.

Mao membagi perang menjadi tiga tahap:

  1. Tahap Pertahanan Strategis: Pada tahap ini, pasukan revolusioner menggunakan strategi gerilya untuk melemahkan musuh secara bertahap.
  2. Tahap Keseimbangan Strategis: Setelah musuh mulai melemah, pasukan revolusioner memperluas wilayah kendali mereka.
  3. Tahap Serangan Balik Strategis: Pasukan revolusioner mengorganisir serangan besar-besaran untuk mengalahkan musuh dan merebut kekuasaan.

Strategi ini terbukti efektif dalam perang melawan Jepang dan Perang Saudara Cina, di mana Tentara Pembebasan Rakyat berhasil mengalahkan Kuomintang dan mendirikan Republik Rakyat Cina pada 1949.

Persoalan ‘Merah’ vs ‘Ahli’

Salah satu perdebatan utama dalam kebijakan militer Mao adalah ketegangan antara ‘merah’ (ideologi) dan ‘ahli’ (keahlian militer dan teknologi). Mao berpendapat bahwa “manusia mengungguli mesin,” yang berarti bahwa semangat revolusi dan loyalitas ideologis lebih penting daripada keahlian teknis dalam perang. Hal ini menyebabkan modernisasi militer sering terabaikan, karena para perwira yang lebih teknokratis dianggap kurang revolusioner.

Ketegangan ini mencapai puncaknya pada Revolusi Kebudayaan (1966-1976), di mana banyak perwira militer yang ahli dituduh sebagai “revisionis” dan digantikan oleh kader-kader yang lebih ideologis. Akibatnya, Tentara Pembebasan Rakyat mengalami kemunduran dalam hal penguasaan teknologi militer, yang baru mulai diperbaiki setelah era Deng Xiaoping.

Dampak Terhadap Tentara Pembebasan Rakyat

Pemikiran militer Mao Zedong membentuk struktur dan doktrin Tentara Pembebasan Rakyat dalam berbagai aspek:

  • Militer sebagai alat politik: TPR bukan hanya kekuatan pertahanan, tetapi juga alat untuk menanamkan ideologi komunis dalam masyarakat.
  • Gerakan massal dalam perang: Konsep Perang Rakyat menjadikan rakyat sebagai bagian integral dari militer, baik dalam pertempuran maupun dalam dukungan logistik.
  • Penghambatan modernisasi: Dominasi ideologi menyebabkan keterlambatan dalam pengembangan teknologi militer, yang baru mendapat perhatian serius setelah kepemimpinan Deng Xiaoping.

Kesimpulan

Pemikiran militer Mao Zedong merupakan perpaduan antara tradisi klasik Cina dan ideologi Marxisme-Leninisme. Konsep Perang Rakyat yang diciptakannya terbukti efektif dalam perjuangan revolusioner, tetapi ketegangan antara “merah” dan “ahli” menyebabkan keterlambatan modernisasi militer Cina. Setelah era Mao, Cina mulai meninggalkan pendekatan ideologis yang ekstrem dan beralih ke strategi militer yang lebih pragmatis dan modern. Warisan Mao tetap berpengaruh dalam militer Cina, tetapi dengan penyesuaian terhadap tantangan zaman yang semakin kompleks.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Lu Lagi, Lu Lagi, Luhut!

Next Post

Apa Kata Habib Rizieq Soal Prabowo “Hidup Jokowi”

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post

Apa Kata Habib Rizieq Soal Prabowo "Hidup Jokowi"

ASN Yang  Boleh Melakukan Work from Anywhere (WFA)

ASN Yang Boleh Melakukan Work from Anywhere (WFA)

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist