• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Dari Kritik Marx hingga Istana Merdeka: Nurani atau Pencitraan Politik?

Ali Syarief by Ali Syarief
September 13, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Dari Kritik Marx hingga Istana Merdeka: Nurani atau Pencitraan Politik?

Photo Setneg

Share on FacebookShare on Twitter

– Karl Marx menulis bahwa agama adalah “candu masyarakat.” Ia menolak praktik keagamaan yang dijadikan alat kekuasaan. Ulama yang tunduk pada penguasa dianggapnya menutup jalan pembebasan rakyat. Namun, sejarah kemudian bergerak ke arah yang lebih ekstrem: Stalin di Uni Soviet dan Deng Xiaoping di Tiongkok justru mengubah kritik Marx menjadi kebijakan anti-Tuhan. Agama tak lagi dipandang sebagai sumber moral, melainkan ancaman bagi ideologi negara.

Indonesia memilih jalan berbeda. Pancasila mengakui agama sebagai fondasi moral bangsa. Namun, pertanyaan yang selalu menghantui adalah: apakah kehadiran tokoh agama di ruang kekuasaan sungguh-sungguh menjadi penyeimbang, atau sekadar legitimasi baru bagi penguasa?

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan tokoh Gerakan Nurani Bangsa di Istana Merdeka, Kamis (11/9/2025), memunculkan pertanyaan tersebut. Deretan tokoh lintas iman—dari Sinta Nuriyah Wahid, Quraish Shihab, Romo Franz Magnis-Suseno, hingga Uskup Antonius S. Bunjamin—hadir dengan semangat kebersamaan. Secara simbolik, pertemuan ini tampak indah: negara membuka diri pada nurani moral bangsa.

Namun, kritik perlu diajukan. Sejarah politik Indonesia penuh dengan praktik di mana tokoh agama dan moral dijadikan ornamen pencitraan. Mereka diundang ke istana, difoto bersama, lalu dilupakan ketika kebijakan yang lahir justru bertentangan dengan nilai keadilan sosial.

Prabowo, dengan latar belakang politik dan militernya, tentu memahami pentingnya legitimasi moral. Tetapi, apakah dialog ini benar-benar membuka ruang bagi suara kritis? Atau sekadar melunakkan citra seorang presiden yang keras, agar tampak ramah terhadap nilai-nilai kemanusiaan?

Jika Marx gusar pada ulama yang membela penguasa, maka dalam konteks ini kita pun patut waspada: jangan sampai para tokoh agama hadir bukan untuk menjaga nurani bangsa, melainkan sekadar memberikan stempel legitimasi pada kekuasaan. Bila itu yang terjadi, maka pertemuan di Istana Merdeka hanyalah panggung pencitraan politik, bukan percakapan moral yang substansial.

Dialog sejati hanya bisa diukur dari tindak lanjut. Apakah Prabowo akan menjadikan masukan tokoh-tokoh ini sebagai landasan kebijakan? Apakah ia berani menolak kepentingan oligarki, menegakkan keadilan sosial, dan melindungi yang lemah? Atau semuanya berhenti pada foto bersama dan pidato manis?

Sejarah akan menilai. Tetapi bagi rakyat, hasil nyata lebih penting daripada simbol. Indonesia tidak membutuhkan presiden yang pandai mengumpulkan tokoh agama di istana, melainkan pemimpin yang berani melawan arus kepentingan demi nurani bangsa.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Update Nepal: Ketika Setiap Menteri Jadi Sasaran Amuk Massa – Janji Yang Membusuk

Next Post

Kapasitas dan Kompetensi: Jokowi, Gibran, dan Pertanyaan “Siapa yang Tolol?”

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika
Economy

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus
Feature

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS
Feature

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Next Post
Kapasitas dan Kompetensi: Jokowi, Gibran, dan Pertanyaan “Siapa yang Tolol?”

Kapasitas dan Kompetensi: Jokowi, Gibran, dan Pertanyaan "Siapa yang Tolol?"

Kabayan : Manusia Rusak, Masakan Bangsa Pun Pahit – “Ekonomi Itu Ujungnya Manusia, Teung”

Kabayan : Manusia Rusak, Masakan Bangsa Pun Pahit - “Ekonomi Itu Ujungnya Manusia, Teung”

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

by fusilat
April 27, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Suharyono alias Dobrak (42), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, kini menyandang status tersangka berdasarkan Surat Ketetapan Tersangka...

Read more
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

April 27, 2026
Syarat Dosen Lebih Tinggi dari Presiden/Wapres: Paradoks yang Dibiarkan

Syarat Dosen Lebih Tinggi dari Presiden/Wapres: Paradoks yang Dibiarkan

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...