• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Demi Jokowi, Benny Rhamdani Rela Masuk Bui: Kepala BP2MI Serang Jadi “Tumbal”

fusilat by fusilat
August 8, 2024
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
Ini Penjelasan Benny Rhamdani Minta Izin Tempur ke Jokowi

Benny Rhamdani

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, Fusilatnews – Demi Presiden Jokowi, Bhenny Rhamdani rela masuk bui. Bahkan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) itu menjadikan Kepala BP2MI Serang, Banten, yang sudah meninggal dunia sebagai “tumbal”. Betapa tidak?

Awalnya, Benny dengan gagah berani menyebut sosok berinisial T, atau sebut saja Mister T sebagai pengendali judi online di Indonesia.

Mr T ia sebut sebagai sosok kebal yang tak pernah tersentuh hukum sejak Indonesia merdeka hingga kini.

Bahkan sosok Mr T sebagai pengendali judi online di Indonesia itu ia ungkap dalam sidang kabinet terbatas yang dihadiri Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri dan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan saat itu Mahfud Md.

Hal itu diungkapkan Benny dalam sambutannya pada acara Pengukuhan dan Pembekalan Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (Kawan PMI) di Kota Medan, Sumatera Utara, dilihat melalui video yang di-upload BP2MI, Kamis (25/72024).

Setelah pernyataan Benny ini menuai polemik dan kontroversi, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri rupanya memanggil Benny untuk diklarifikasi.

Dalam pemeriksaan pertama, Kamis (1/8/2024), pernyataan Benny mulai bergeser. Dalam pemeriksaan kedua, Senin (5/8/2024), pernyataan Benny menjadi berbalik 180 derajat.

Intinya, Benny mengaku tidak mengetahui siapa itu sosok Mr T dan tidak pula pernah menyebutnya di hadapan rapat kabinet terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi. Mengherankan bukan?

Yang lebih mengherankan lagi, Benny mengklaim informasi soal Mr T sebagai pengendali judi online di Indonesia itu ia dapatkan dari Kepala BP2MI Serang yang kini sudah meninggal dunia. Benny tampaknya menggunakan orang yang sudah meninggal dunia itu sebagai kambing hitam bahkan tumbal.

Siapa yang berani menjamin bahwa klaim Benny itu benar? Mau bertanya kepada Kepala BP2MI Serang, yang bersangkutan ternyata sudah meninggal dunia. Tak bisa ditanya lagi.

Atas perubahan sikap Benny Rhamdani ini, LBH Rampai Nusantara melaporkan politikus Partai Hanura itu ke Bareskrim Polri, Senin (5/8/2024).

Benny dianggap telah membuat gaduh masyarakat dan merintangi penyelidikan kasus judi online, sehingga ia dilaporkan melanggar Pasal 22 ayat (1) KHUP tentang menghalangi proses hukum.

Demi melindungi Jokowi, Benny pun rela masuk bui, bahkan menjadikan orang yang sudah meninggal dunia sebagai tumbal.

Dalam ilmu psikologi, pernyataan seseorang yang dianggap jujur atau spontan adalah pernyataan pertama. Pernyataan ihwal yang sama dengan konotasi berbeda pada momentum berikutnya adalah pernyataan yang bukan sesungguhnya.

Demikian pula penyataan Benny Rhamdani, yang dianggap jujur adalah pernyataan yang pertama. Yakni, ada Mr T yang mengendalikan judi online di Indonesia.

Lalu, mengapa Benny bisa berbohong, meralat pernyataan yang pertama?

Seperti kata Benny, Mr T adalah sosok yang kebal hukum. Sosok orang kuat. Bahkan mungkin lebih kuat daripada Jokowi sendiri.

Jadi, kalau ia jujur mengungkap siapa sosok Mr T, Jokowi bisa repot. Sebab, mau tidak mau, kalau sosok Mr T itu sudah terungkap, Jokowi wajib memerintahkan Kapolri untuk melakukan penyelidikan, penyidikan, dan kemudian menangkapnya. Sebab itu, Benny lebih memilih dilaporkan ke polisi bahkan bisa jadi masuk bui daripada harus mengungkap siapa itu sosok Mr T sesungguhnya.

Memang, setelah berhadapan dengan polisi, nyali Benny Rhamdani yang biasanya garang itu langsung menciut. Ia bak kerupuk tersiram air, langsung melempem. Bahkan Benny akhirnya minta maaf kepada penyidik Bareskrim Polri.

Opsi Benny

Setelah minta maaf ke penyidik, kini Benny dihadapkan pada dua opsi atau pilihan: minta maaf kepada publik atau tetap dilaporkan ke polisi karena telah membuat kegaduhan dan menyebarkan berita bohong.

Benny sudah dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh LBH Rampai Nusantara dengan tuduhan pelanggaran Pasal 22 ayat (1) KUHP tentang merintangi proses hukum.

Kalau sudah minta maaf ke publik, mungkin pelaporan itu akan dicabut. Masalah dianggap selesai.

Sebaliknya, kalau tidak minta maaf, pelaporan itu mungkin akan jalan terus. Bahkan mungkin akan ada pihak yang melaporkan lagi.

Tapi, ada pula opsi ketiga. Yakni, Benny mengungkap siapa itu sesungguhnya Mr T yang mengendalikan judi online di Indonesia, seperti yang ia sebut pada pernyataan pertama. Jika Benny berani melakukannya, maka ia akan dianggap sebagai sosok pahlawan. Ibarat David yang kecil dan lemah, melawan Goliath yang besar dan kuat. Seperti David, Benny pun akan menang. Percayalah!

Kini, bola panas ada di tangan Benny Rhamdani. Benar kata pepatah, “Mulutmu harimaumu, mengerkah kepalamu.” Kalau memang tidak mengerti, lebih baik diam!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sinyalemen Anies Baswedan Terjegal di Pilkada Jakarta: Bukan Rumor Tapi Strategi Partai

Next Post

Anies Baswedan di Persimpangan: PKS Buka Opsi Tinggalkan Anies, PDIP Mulai Jalin Komunikasi

fusilat

fusilat

Related Posts

Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak
Birokrasi

Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak

July 22, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo
Feature

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026
Feature

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Next Post
Anies Baswedan: BUMN Tidak Boleh Mematikan Swasta…

Anies Baswedan di Persimpangan: PKS Buka Opsi Tinggalkan Anies, PDIP Mulai Jalin Komunikasi

Sidang Kabinet di IKN: Agenda Nyata atau Sekadar Gimik?

Sidang Kabinet di IKN: Agenda Nyata atau Sekadar Gimik?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak

Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak

July 22, 2026
Amnesty International: Pembangunan Era Jokowi Semu dan Elitis

Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Babinsa “Polisi Pajak”, Kepatuhan Warga Tak Boleh Dibangun dengan Rasa Takut

July 22, 2026
Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

July 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak

Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak

July 22, 2026
Amnesty International: Pembangunan Era Jokowi Semu dan Elitis

Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Babinsa “Polisi Pajak”, Kepatuhan Warga Tak Boleh Dibangun dengan Rasa Takut

July 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...