• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sinyalemen Anies Baswedan Terjegal di Pilkada Jakarta: Bukan Rumor Tapi Strategi Partai

Ali Syarief by Ali Syarief
August 8, 2024
in Feature, Pilkada, Politik
0
Sinyalemen Anies Baswedan Terjegal di Pilkada Jakarta: Bukan Rumor Tapi Strategi Partai
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews, 8 Agustus 2024 – Isu bahwa Anies Baswedan tidak dapat maju dalam Pilkada Jakarta semakin menguat dan bukan lagi sekadar isapan jempol. Sejumlah partai politik, terutama yang berorientasi pada Pilpres 2029, seperti Koalisi Indonesia Maju (KIM), tampaknya berusaha keras untuk menjegal langkah Anies menuju kursi Gubernur DKI Jakarta.

Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), M Kholid, mengungkapkan bahwa Anies Baswedan telah melewati batas waktu 40 hari yang diberikan oleh PKS untuk memastikan duet Anies-Sohibul Iman bisa berlayar di Pilkada DKI Jakarta 2024. “Sebenarnya, tenggat waktu 40 hari yakni sejak 25 Juni deklarasi pasangan Anies-Sohibul Iman adalah waktu yang seharusnya cukup bagi Mas Anies untuk sama-sama mengusahakan agar tiket ini berlayar,” ujar Kholid saat dimintai konfirmasi  Rabu (7/8/2024) malam.

PKS, yang memiliki 18 kursi di DPRD Jakarta, telah memberikan dukungan penuh kepada Anies dengan memasangkannya dengan Sohibul Iman. Namun, Anies masih harus mencari tambahan empat kursi lagi untuk memenuhi syarat pencalonan. Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, bahkan turun langsung mencari mitra koalisi untuk melengkapi kekurangan tersebut.

“Mas Anies sudah diberikan karpet merah dengan memperoleh 18 kursi PKS. Bahkan Presiden PKS Ahmad Syaikhu sampai turun gunung mencari mitra koalisi buat Mas Anies agar bisa memenuhi kekurangan kursi tersebut,” ujar Kholid. Namun, hingga tanggal 4 Agustus 2024, belum ada kepastian mengenai mitra koalisi bagi Anies-Sohibul.

PKS berkomunikasi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai NasDem, namun belum ada kepastian dukungan dari kedua partai tersebut. Walhasil, PKS mulai membuka komunikasi dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Ridwan Kamil sebagai calon gubernur Jakarta. “Karena batas waktu 4 Agustus tersebut sudah terlewati, maka PKS mulai membuka komunikasi dengan semua pihak agar ada kepastian bahwa kami bisa ikut berkontestasi di pilkada,” ujar Kholid.

Menambah kompleksitas situasi, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menyatakan bahwa Golkar membuka diri terhadap kader PKS untuk menjadi cawagub mendampingi Ridwan Kamil di Pilkada DKI Jakarta 2024. “Ya kami membuka diri. Kan Golkar sudah mengusung calon gubernurnya, nah kami lebih menyerahkan lah kepada partai-partai politik yang lain,” ujar Doli.

Langkah KIM dan partai-partai lain untuk menjegal Anies ini mencerminkan persaingan politik yang semakin memanas menjelang Pilpres 2029. Partai-partai yang tergabung dalam KIM tampaknya berupaya memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperkuat posisi mereka dan melemahkan lawan-lawan potensial, termasuk Anies Baswedan, yang dianggap sebagai ancaman serius bagi ambisi politik mereka di masa mendatang.

Selain itu, dukungan PKS kepada Anies dan Sohibul juga memperlihatkan dinamika internal yang menantang dalam upaya membangun koalisi yang solid. Meskipun PKS telah menunjukkan dukungan kuat, tanpa adanya koalisi yang cukup, peluang Anies untuk maju di Pilkada Jakarta menjadi semakin tipis.

Secara keseluruhan, situasi ini menunjukkan betapa kompleksnya lanskap politik di Indonesia, di mana aliansi dan koalisi dapat berubah dengan cepat berdasarkan kepentingan strategis. Dukungan yang bergeser, komunikasi intensif antar partai, dan tekanan dari berbagai pihak menunjukkan bahwa Pilkada Jakarta 2024 akan menjadi arena politik yang sangat dinamis dan penuh dengan intrik.

Kesimpulan:
Isu bahwa Anies Baswedan terjegal dalam Pilkada Jakarta bukan hanya sekadar rumor. Dengan partai-partai seperti KIM yang berusaha menjegal langkahnya, serta ketidakpastian koalisi, Anies menghadapi tantangan besar. Langkah PKS untuk mencari alternatif dan membuka komunikasi dengan berbagai pihak menunjukkan betapa pentingnya strategi dan aliansi dalam politik Indonesia yang terus berkembang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PKS ‘Cukur Jenggot’: Dukungan kepada Bobby Nasution Tunjukkan Perubahan Arah Politik

Next Post

Demi Jokowi, Benny Rhamdani Rela Masuk Bui: Kepala BP2MI Serang Jadi “Tumbal”

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Misi Mata-mata Prabowo di BGN
Feature

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026
Feature

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?
Feature

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Next Post
Ini Penjelasan Benny Rhamdani Minta Izin Tempur ke Jokowi

Demi Jokowi, Benny Rhamdani Rela Masuk Bui: Kepala BP2MI Serang Jadi "Tumbal"

Anies Baswedan: BUMN Tidak Boleh Mematikan Swasta…

Anies Baswedan di Persimpangan: PKS Buka Opsi Tinggalkan Anies, PDIP Mulai Jalin Komunikasi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

June 3, 2026
Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deyang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deyang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

June 3, 2026
Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist