• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Demonstrasi Jakarta dan Bayangan Gelap atas Investasi Asing di Indonesia

Ali Syarief by Ali Syarief
August 30, 2025
in Economy, Feature
0
Di Balik Amuk Massa Senayan: DPR, Introspeksilah!
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Demonstrasi besar-besaran yang pecah di Jakarta dan sejumlah kota lain pada akhir Agustus 2025 tidak hanya mengguncang politik domestik, tetapi juga meninggalkan pertanyaan serius tentang masa depan investasi asing di Indonesia. Peristiwa tragis seperti tewasnya seorang pengemudi ojek online akibat kendaraan taktis Brimob, pembakaran gedung DPRD di Makassar, hingga kerusuhan di beberapa kota menempatkan Indonesia dalam sorotan internasional yang jauh dari kata positif.

Sentimen Negatif Investor

Bagi investor asing, stabilitas politik dan keamanan sosial adalah fondasi utama dalam menanamkan modal. Demonstrasi yang berujung pada kekerasan dan jatuhnya korban sipil menimbulkan kesan bahwa risiko sosial-politik di Indonesia sedang meningkat. Media luar negeri seperti Reuters menyoroti meluasnya kerusuhan dan menempatkannya dalam kerangka krisis legitimasi pemerintahan. Narasi semacam ini menimbulkan pertanyaan: apakah Indonesia masih dapat menjamin kepastian hukum dan keamanan bagi pelaku usaha internasional?

Investor global, terutama yang bermain di sektor pasar modal dan portofolio, cenderung sangat sensitif terhadap ketidakpastian politik. Fluktuasi indeks saham dan potensi pelemahan rupiah menjadi reaksi pertama yang akan mereka perhitungkan. Jika situasi dianggap berlarut-larut, eksodus modal jangka pendek sangat mungkin terjadi.

Risiko untuk Investasi Jangka Panjang

Bagi investor di sektor riil seperti manufaktur, infrastruktur, dan energi, demonstrasi besar juga menambah daftar panjang kekhawatiran. Isu yang menjadi pemicu demonstrasi—yakni kebijakan DPR terkait tunjangan fantastis bagi anggotanya di tengah kesenjangan sosial-ekonomi—dapat terbaca sebagai sinyal buruk: pemerintah lebih mementingkan elite daripada rakyat. Investor jangka panjang melihat ini bukan hanya sebagai gangguan sesaat, tetapi juga indikasi rapuhnya legitimasi kebijakan publik di Indonesia.

Proyek besar seperti Ibu Kota Nusantara (IKN), yang sebagian pembiayaannya mengandalkan dana asing, juga bisa terkena imbas. Ketidakstabilan sosial membuat investor lebih berhitung ulang. Mereka tidak hanya menimbang potensi keuntungan, tetapi juga risiko reputasi jika proyek yang mereka danai justru dikaitkan dengan pemerintahan yang gagal mengendalikan keresahan rakyat.

Dampak pada Perjanjian dan Hubungan Internasional

Selain risiko langsung, ada pula dampak diplomatik. Negara-negara mitra investasi, terutama di Asia Timur dan Eropa, akan menekan pemerintah mereka untuk mengevaluasi tingkat keamanan warga dan aset bisnis di Indonesia. Travel advisory, penundaan kunjungan bisnis, bahkan renegosiasi kontrak bisa menjadi konsekuensi yang nyata. Dalam dunia global yang saling terhubung, citra Indonesia di media internasional jauh lebih menentukan daripada sekadar pernyataan resmi pemerintah.

Pilihan Pemerintah

Bagi pemerintah Indonesia, situasi ini menjadi ujian besar. Apakah akan menanggapi dengan pendekatan represif yang justru memperburuk citra, atau dengan langkah transparan dan akuntabel yang dapat meredakan ketegangan? Investor asing menuntut kepastian: adanya penegakan hukum yang adil, jaminan kebebasan sipil, dan komitmen menjaga stabilitas tanpa mengorbankan demokrasi.

Jika pemerintah mampu menjawab dengan langkah konkret, dampak jangka panjang terhadap investasi mungkin dapat diredam. Namun, jika yang muncul adalah pola lama berupa represi dan pembungkaman kritik, maka Indonesia berisiko masuk ke dalam daftar negara dengan high political risk di mata lembaga rating internasional.


Kesimpulan

Demonstrasi Jakarta 2025 bukan sekadar kerusuhan jalanan. Ia adalah sinyal peringatan bagi investor asing bahwa ada masalah mendasar dalam tata kelola pemerintahan Indonesia. Korban jiwa, kerusuhan di daerah, dan narasi negatif media internasional memperkuat persepsi risiko. Jika pemerintah tidak mampu mengubah arah kebijakan dengan lebih berpihak pada rakyat dan menjamin akuntabilitas, maka bukan hanya legitimasi politik yang runtuh, melainkan juga kepercayaan investor asing yang menjadi salah satu penopang ekonomi nasional.

 

Jejak Historis Demo vs. Arus Modal Asing ke Indonesia

1) 1998 — Krisis Asia & Kerusuhan Reformasi

Krisis moneter 1998 adalah contoh paling dramatis ketika gejolak politik dan sosial berujung pada runtuhnya kepercayaan investor. Rupiah terjun bebas dari sekitar Rp2.400 per dolar AS menjadi lebih dari Rp16.000 hanya dalam waktu setahun. Bersamaan dengan itu, arus modal asing keluar besar-besaran, dan aliran investasi asing langsung (FDI) terjun bebas pada periode 1997–1999. Bagi investor, Indonesia saat itu menjadi contoh klasik “high political risk” yang menaikkan biaya modal dan menghambat pemulihan.

2) 2019 — Gelombang Mahasiswa Tolak Revisi KPK

Gelombang protes mahasiswa yang menolak revisi UU KPK dan RKUHP pada September 2019 menimbulkan bentrokan di berbagai kota. Namun, karena kondisi fundamental ekonomi relatif stabil, dampak terhadap investasi asing tidak signifikan. Pasar modal hanya mengalami volatilitas harian, sedangkan arus FDI tetap masuk di kisaran puluhan miliar dolar. Demonstrasi ini lebih terbaca sebagai gejolak episodik yang tidak mengguncang fondasi ekonomi.

3) 2020 — Demo Omnibus Law dalam Bayang Pandemi

Aksi besar menolak Omnibus Law pada Oktober 2020 berlangsung bersamaan dengan tekanan pandemi Covid-19. Pasar modal memang sudah bergejolak, tetapi protes menambah kekhawatiran investor. Lebih jauh, isu yang diangkat menyangkut ketenagakerjaan, lingkungan, dan hak-hak buruh. Bagi investor jangka panjang, ini menciptakan risiko reputasi. Narasi pemerintah tentang deregulasi yang ramah investasi justru berhadapan dengan persepsi negatif terkait standar lingkungan dan sosial.

4) 2025 — Demo Jakarta dan Gelombang Baru Ketidakpastian

Demonstrasi besar di Jakarta pada akhir Agustus 2025 memunculkan kembali trauma lama: korban jiwa akibat tindakan aparat, kerusuhan di berbagai kota, serta sorotan internasional yang keras. Pasar modal langsung bereaksi, indeks saham turun lebih dari 1,5 persen dalam sehari. Untuk investasi asing langsung, dampaknya masih menunggu respons pemerintah. Jika pemerintah mampu bertindak cepat, transparan, dan adil, dampak jangka panjang mungkin bisa diredam. Namun, jika pola lama berupa represi dan pembungkaman berulang, Indonesia berisiko kembali dicap sebagai negara dengan risiko politik tinggi.


Ringkasan Komparatif

EpisodeSorotan DemoReaksi PasarArah FDICatatan Kunci
1998Kerusuhan nasional + krisis moneterCrash sistemikModal asing keluar besar-besaranPolitical & macro shock bersatu → risiko meledak
2019Demo anti-revisi KPK & RKUHPVolatilitas harian (terbatas)Relatif stabilEpisodik, fundamental ekonomi masih kuat
2020Demo Omnibus LawVolatil, diperparah pandemiCampuran; muncul kekhawatiran ESGRisiko reputasi naik di sektor tertentu
2025Demo Jakarta (isu aparat & legitimasi)Indeks saham -1,5% dalam sehariMasih menunggu respons kebijakanTransparansi dan akuntabilitas jadi pembeda utama

Pelajaran Bagi Investor dan Pemerintah

  1. Modal jangka pendek keluar lebih dulu. Pasar portofolio biasanya yang paling cepat bereaksi terhadap ketidakpastian politik.
  2. FDI menilai tata kelola. Investor jangka panjang memperhitungkan kepastian hukum, rule of law, dan stabilitas kebijakan.
  3. Isu ESG semakin penting. Sejak 2020, faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola menjadi pertimbangan besar bagi lembaga investasi global.
  4. Peran pemerintah krusial. Investigasi transparan, penegakan hukum yang adil, serta komunikasi pro-investasi yang tidak mengorbankan hak-hak sipil akan menentukan apakah gejolak 2025 hanya menjadi insiden sesaat atau tanda pergeseran risiko permanen.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Klarifikasi Sahroni: Dari “Orang Tolol” Menjadi Bumerang Politik – Berdampak Pada Elektoral

Next Post

Amok Massa ; Dari Rumah Sahroni ~ Rumah Solo

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Amok Massa ; Dari Rumah Sahroni ~ Rumah Solo

Amok Massa ; Dari Rumah Sahroni ~ Rumah Solo

Gagal Demokrasi Liberal: Saatnya Kembali ke Jatidiri Bangsa, Pancasila, dan UUD 1945 Dengan Dekrit Presiden

Gagal Demokrasi Liberal: Saatnya Kembali ke Jatidiri Bangsa, Pancasila, dan UUD 1945 Dengan Dekrit Presiden

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...