• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

“DEMURRAGE” BERAS BULOG

by
June 24, 2024
in Feature
0
“DEMURRAGE” BERAS BULOG
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Dalam bidang usaha persewaan kapal, demurrage adalah denda yang dikenakan agen pelayaran kepada penyewa kapal yang menyebabkan kapal harus bersandar di pelabuhan melebihi batas waktu yang diberikan untuk melakukan bongkar/muat barang yang diangkut kapal (laytime). Menurut Dirurlt Perum Bulog, demurrage beras Bulog terjadi karena adanya perubahan cuaca, seperti hujan.

Sampai saat ini, belum diketahui persisnya biaya demurrage impor beras yang harus ditanggung, karena masih dalam proses perhitungan. Berapa persisnya itu masih terus didalami dan diperhitungkan, karena ada negosisasi misalnya mana yang bisa di-cover insurance, mana yang tidak. Mana yang harusnya menjadi tanggung jawab dari shipping line-nya dan mana yang tidak.

Atas kejadian ini Perum Bulog harus membayar denda atas keterlambatan bongkar muat beras impor di pelabuhan Namun hal tersebut sangat wajar dan telah diperhitungkan sebelumnya. Yang namanya demurrage atau denda dalam urusan sewa menyewa merupakan hal biasa. Itu biaya yang biasa. Karena tertunda, kapalnya harusnya direncanakan 5 hari sandar selesai atau 3 hari sandar, ternyata harus nambah 1 hari lagi, atau ini hujan, tutup dulu, nggak jadi (bongkar muat).

Sekitar 490 ribu ton beras impor Bulog kabarnya sempat tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Situasi ini memungkinkan munculnya biaya demurrage (denda) yang harus dibayar Bulog sekitar Rp350 miliar.
Beberapa pihak menuding, timbulnya potensi demurrage ini diduga akibat perubahan kebijakan Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang mengharuskan impor menggunakan kontainer, padahal sebelumnya cukup memakai kapal besar.

Lazimnya perdebatan, pasti akan banyak argumen yang disampaikan. Masing-masih pihak yang terlibat, tentu memiliki alasan untuk dibeberkan kepada masyarakat. Begitu pun dengan demurrage beras Perum Bulog yang ditengarai harus membayar denda sebesar Rp.350 Milyar. Walau soal demurrage adalah hal biasa dalam bisnis sewa menyewa, namun jika harus bayar denda sebesar itu, betul-betul cukup mengagetkan juga.

Kurang cermatnya penyelenggaraan impor beras, boleh jadi merupakan jawaban ekselen terkait dengan kejadian demurrage beras Perum Bulog ini. Kalau saja perencanaan impor beras dapat didesain secara utuh, holistik dan komprehensif, denda sewa menyewa yang cukup besar ini tidak perlu terjadi. Tapi, bila perencanaannya tidak sistemik, apalagi dikejar target, kemungkinan besar, “kekacauan” ini dapat terjadi.

Belajar dari pengalaman ini, ada baiknya Perum Bulog sebagai operator pangan, juga senantiasa membangun komunikasi yang inten dengan Kementerian/Lembaga lain yang memiliki kaitan dengan kebijakan impor beras. Salah satunya dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Hal ini, mestinya sudah berjalan dengan baik, mengingat Kepala Bapanas adalah Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog.

Namun demikian, perlu dicatat, impor beras bagi negara kita merupakan kebijakan yang dibenci tapi direstui. Pemerintah dan segenap komponen bangsa, sepertinya kecewa berat jika bangsa ini harus terus mengandalkan impor beras untuk mencukupi kebutuhan beras dalam negeri. Ini menarik, karena kalau kita mau menyetop impor, sebetulnya mampu kita lakukan.

Buktinya, selama tiga tahun berturut-turut (2019-2021), kita mampu menutup rapat-rapat kran impor beras. Bahkan dalam tahun berikutnya, Indonesia mampu menyabet Piagam Penghargaan berkelas dunia, yang diberikan Insternational Rice Reasearch Institute (IRRI) bersama Badan Pangan Dunia (FAO), atas keberhasilan dalam meningkatkan produksi dan produktivitas beras dengan menerapkan teknologi budidaya yang mutakhir.
Ironinya, beberapa bulan setelah Proklamasi Swasembada Beras tersebut, lagi-lagi Pemerintah membuka kran impor beras, yang selama tiga tahun tertutup rapat. Kerisauan Pemerintah atas cadangan beras yang makin menyusut, membuat Pemerintah tidak mau ambil resiko. Untuk tahun 2024, Pemerintah merencanakan impor beras sebesar 3,6 juta ton. Angka yang sangat besar.

Aneh tapi nyata ! Itulah dunia perberasan yang penuh dengan misteri. Sebagai komoditas politis dan strategis, beras menuntut adanya Tata Kelola Perberasan yang profesional sifatnya. Pengelolaan beras, baik untuk mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat, untuk pengokohan cadangan beras Pemerintah atau untuk program khusus, butuh kesungguhan dari Pemerintah.

Setiap Pemerintahan di negeri ini, selalu memberi perharian serius terhadap dunia perberasan. Para penentu kebijakan, kelihatannya masih terinspirasi oleh Pidato Bung Karno 72 tahun silam, ketika Proklamator bangsa ini menyampaikan sambutan dalam Peresmian Gedung Fakultas Pertanian Universitas Indonesia di Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat. Bung Karno mengingatkan urusan pangan menyangkut mati hidupnya sebuah bangsa.

Kembali ke soal demurrage beras Perum Bulog yang kini mengedepan jadi isu serius dalam panggung pembangunan pertanian. Banyak pihak menyesalkan terjadinya denda yang harus dibayar Perum Bulog. Sebagai operator pangan sebagaimana diamanatkan aturan perundangan, Perum Bulog, tentu tidak akan bekerja serampangan. Apalagi berkaitan dengan impor beras yang cukup peka.

Petinggi Perum Bulog dan Bapanas sendiri, telah menyampaikan berbagai alasan terjadinya demurrage beras Perum Bulog ini. Hal itu, sah-sah saja untuk ditempuh, karena memang seharusnya demikian. Hanya, yang tak kalah penting untuk dijadikan percik permenungan adalah sampai sejauh mana kejadian ini tidak terulang lagi di masa mendatang ?
Akhirnya kita percaya Kang Bayu selaku Dirut Perum Bulog dan Kang Arief selaku Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog, sekaligus selaku Kepala Badan Pangan Nasional, akan mampu mencarikan solusi cerdas atas masalah yang dihadapi terkait demurrage beras Perum Bulog. Semoga slogan “means the future happiness” bagi Perum Bulog akan memberi berkah kehidupan bagi bangsa dan begara. (PENULIS, KETUA HARIAN DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tentang Pabrik Fraud di Trunojoyo

Next Post

Tolak Jadi Kambing Congek, PKS “Cerai” Anies Baswedan, Usung Sohibul Iman, Siapa Menang?

Related Posts

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup
Economy

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar
Feature

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip
Feature

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026
Next Post
Deklarasi Koalisi 10 Nopember Diundur, PKS Bantah Ada Keretakan

Tolak Jadi Kambing Congek, PKS "Cerai" Anies Baswedan, Usung Sohibul Iman, Siapa Menang?

 Pengalihan Status Tahanan Willy Langgar Hukum, Penasihat Ancam Lapor Propam dan Jamwas

 Pengalihan Status Tahanan Willy Langgar Hukum, Penasihat Ancam Lapor Propam dan Jamwas

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026
Rakyat Didenda, Aparat Korupsi Dimanja: Ketika Keadilan Kehilangan Makna

Rakyat Didenda, Aparat Korupsi Dimanja: Ketika Keadilan Kehilangan Makna

April 25, 2026
Kacau Komunikasi Dua Menteri, APBN Jadi Korban Ketidaktertiban Birokrasi

Negara Katanya Sehat, Tapi Mengapa Terlihat Sesak Napas?

April 25, 2026
Sahroni Desak Hukuman Berat untuk Syekh Ahmad Al Misry jika Terbukti Lecehkan Santri

Sahroni Desak Hukuman Berat untuk Syekh Ahmad Al Misry jika Terbukti Lecehkan Santri

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...