Jakarta_Fusilatnews – – Anas Karim Rivai benar-benar bertangan dingin. Jakarta Selatan Fun Walk (JSFW) 2025 yang ia selenggarakan di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jaksel, Ahad (14/9/2025), ternyata berlangsung sukses.
Selain menghadirkan sekitar 20 ribu peserta, Ketua Rukun Warga (RW) 09 Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jaksel, ini juga berhasil menghadirkan Pramono Anung Wibowo dan Rano Karno, Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Daerah Khusus Jakarta, serta Ketua DPRD Provinsi Daerah Khusus Jakarta Khoirudin.
Sebab itu, para peserta jalan santai tersebut ada yang berseloroh, Anas Karim Rivai adalah sosok Ketua RW “rasa” Gubernur.
“Artinya, beliau secara informal bisa dikatakan sudah selevel dengan Gubernur dan Ketua DPRD,” ungkap Ustaz Abdul Hadi Fatah, salah seorang peserta jalan santai itu.
Bukan kali ini saja Anas Rivai berhasil menggelar JSFW. Tahun-tahun sebelumnya, Ketua RW yang dijuluki “jenggo” ini juga berhasil menyelenggarakan acara serupa.
Bagaimana ia bisa “mengatur” walikota dan kapolres, misalnya, hal itu hanya bisa dilakukan oleh seseorang yang secara informal bisa dikatakan selevel dengan gubernur.
Tidak itu saja. Rumah kediamannya di kawasan elite Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jaksel, juga kerap digunakan untuk acara-acara yang dihadiri Walikota Jaksel bahkan Ketua DPRD Daerah Khusus Jakarta. 
JSFW 2025 dimeriahkan oleh penampilan grup Setia Band dengan penyanyi kondang Charly Van Houten. Acara juga dimeriahkan dengan undian berbagai macam door prize yang menggiurkan peserta, yakni mobil sebanyak dua unit senilai masing-masing Rp130 juta, dua tiket wisata religi seperti umrah atau ziarah ke Jerusalem dan Vatikan, serta puluhan sepeda motor listrik, sepeda listrik, kulkas, mesin cuci dan lain sebagainya. Pengundian hadiah utama dipimpin oleh Wagub Rano Karno alias Si Doel.
Momentum Sembuhkan Jakarta
Penyelenggaraan JSFW 2025 ini juga dinilai tepat momentumnya. Yakni sebagai upaya penyembuhan warga Jakarta yang sempat terluka akibat kerusuhan yang mewarnai gelombang aksi demonstrasi massa sejak 25 Agustus hingga awal September lalu.
Diketahui, sejumlah fasilitas publik di Jakarta mengalami kerusakan parah akibat pembakaran, seperti 22 halte bus Transjakarta, dan fasilitas Mass Rapid Transportation atau MRT.
Saat menyampaikan sambutan di hadapan puluhan ribu warga Jakarta yang memadati Lapangan Blok S, Anas Rivai yang berlatar pengusaha itu juga menyampaikan tujuan digelarnya JSFW 2025. “Salah satunya untuk mempererat silaturahmi antar-warga Ibu Kota,” kata Anas Karim.
Sebab itu, pada acara tersebut juga dibacakan deklarasi Jaga Jakarta yang intinya adalah warga bersama-sama dan bergotong-royong menjaga keamanan dan ketertiban Kota Jakarta. “Kita menolak segala bentuk kekerasan. Kita bersama-sama menjaga Kota Jakarta,” kata sang deklarator.
“Semoga ke depan Jakarta akan lebih aman,” harap seorang peserta jalan santai usai menyimak deklarasi Jaga Jakarta.
























