• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Dibalik Lisa Mariana Dipanggil KPK: Pesan Politiknya Tertangkap

Ali Syarief by Ali Syarief
August 21, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Dibalik Lisa Mariana Dipanggil KPK: Pesan Politiknya Tertangkap
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Lisa Mariana jelas bukan sekadar urusan hukum belaka. Di balik panggilan itu, publik bisa membaca denyut politik yang tak kalah penting. Ia seolah menjadi simbol bahwa pusaran kekuasaan hari ini sedang menyeleksi, siapa yang boleh terus melangkah, siapa pula yang harus “masuk kotak.”

Salah satu nama yang paling mencuat dalam tafsir politik ini adalah Ridwan Kamil. Gubernur Jawa Barat periode lalu, yang sempat diproyeksikan melaju ke panggung nasional, kini seperti kehilangan momentum. KPK dengan caranya mengirimkan sinyal bahwa orbit politik RK telah runtuh. Pesan politiknya jelas: RK tidak lagi menjadi ancaman di 2029. Bye bye RK.

Decay: Membusuknya Ruang Golkar

Fenomena ini juga memperlihatkan gejala decay atau pembusukan di tubuh partai politik, terutama Golkar. Dulu, Golkar adalah raksasa dengan mesin partai yang tangguh, lumbung kader yang tiada tanding. Kini, partai berlambang pohon beringin itu justru kerdil dan rapuh. Beringin yang mestinya rindang, kini menjadi bonsai politik yang terjebak dalam kepentingan jangka pendek, tak lagi berakar pada tradisi kejayaannya.

Golkar gagal menjaga kader terbaiknya, gagal pula memproyeksikan figur yang bisa menyaingi dominasi politik dinasti. Bahkan di mata publik, Golkar kini hanya menjadi penggembira yang menunggu arahan dari istana, bukan lagi pemain utama dalam kontestasi.

Bahlil: Ambisi Tanpa Legitimasi

Nama lain yang muncul sebagai calon pengendali Golkar adalah Bahlil Lahadalia. Namun, Bahlil sudah kehilangan legitimasi moral sejak kasus ijazah S3 UI mencuat. Sehebat apapun ia berusaha menjadi “wajah baru” Golkar, publik melihatnya sebagai figur dengan kredibilitas yang cacat. Sulit dibayangkan Bahlil bisa menjadi penguasa absolut di partai tua itu. Apalagi, modal politiknya lebih bertumpu pada patronase Jokowi ketimbang basis kaderisasi yang kuat.

Pesan Politik di Balik Semua Ini

Panggilan KPK terhadap Lisa Mariana, redupnya bintang Ridwan Kamil, kematian legitimasi Bahlil, hingga mengecilnya Golkar, semuanya saling berkaitan dalam peta politik pasca-Jokowi. Pesannya tegas: tidak ada ruang bebas bagi siapa pun yang dianggap bisa mengganggu jalur kekuasaan yang sedang dipersiapkan.

KPK, yang semestinya menjadi institusi penegak hukum independen, kini dipersepsikan publik lebih sering menjadi alat dalam percaturan politik. Setiap langkahnya menimbulkan tafsir ganda: penegakan hukum atau pengelolaan peta kekuasaan?

Penutup

Dengan situasi ini, 2029 mungkin akan menyaksikan peta politik yang semakin menyempit. Ridwan Kamil sudah disingkirkan lebih awal, Bahlil kehilangan daya legitimasi, dan Golkar makin terpuruk. Semua tanda mengarah pada sebuah realitas: partai besar bisa dikerdilkan, tokoh potensial bisa dipatahkan, sementara kekuasaan berjalan dengan skenario yang telah diatur.

“Decay” bukan sekadar istilah, tapi kenyataan: politik Indonesia tengah membusuk dalam permainan bayangan, dan rakyat dipaksa menonton drama di mana pemenangnya sudah ditentukan sejak awal.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Setelah KPK Berani OTT Noel, Siapa yang Terus Merinding?

Next Post

Sawah Abadi: Mimpi atau Janji yang Terus Tergerus?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN
Feature

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026
Feature

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Next Post
MENJUAL SAWAH DEMI ANAK SEKOLAH

Sawah Abadi: Mimpi atau Janji yang Terus Tergerus?

Lonjakan Kekayaan Noel, Cermin Buram Penjahat Kekuasaan

Lonjakan Kekayaan Noel, Cermin Buram Penjahat Kekuasaan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026
GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

June 11, 2026
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist