• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Sawah Abadi: Mimpi atau Janji yang Terus Tergerus?

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
August 21, 2025
in Economy, Feature
0
MENJUAL SAWAH DEMI ANAK SEKOLAH
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Sebutan sawah abadi mulai ramai dibicarakan sejak penyusunan Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sekitar tahun 2007. Sawah abadi dimaksudkan sebagai program pemerintah untuk menjaga ketersediaan lahan pertanian, meningkatkan produktivitas beras, dan menyejahterakan petani.

Bagi sebagian pengamat, sawah abadi berarti lahan yang dipertahankan luasnya agar tetap berfungsi sebagai lumbung padi. Lebih dari itu, ia dapat berperan menjaga kelestarian lingkungan, menjadi basis wisata agro, bahkan disebut sebagai investasi kehidupan bagi generasi mendatang.

Namun realitasnya, cita-cita mulia ini semakin jauh dari harapan.


Laju Alih Fungsi yang Mengkhawatirkan

Secara teknis, sawah adalah tanah yang digarap dan diairi untuk menanam padi—tanaman utama bagi bangsa Indonesia, yang menjadikan nasi sebagai makanan pokoknya. Oleh karena itu, keberadaan sawah adalah soal keberlangsungan hidup bangsa.

Ironisnya, alih fungsi lahan sawah ke non-sawah justru kian tak terbendung. Data Kementerian ATR/BPN mencatat, setiap tahun sedikitnya 150.000–200.000 hektar sawah hilang. Sebagian berubah menjadi perumahan mewah, jalan bebas hambatan, kawasan industri, hingga destinasi wisata.

Pemerintah memang telah menetapkan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Namun, meski ada regulasi, praktik di lapangan memperlihatkan alih fungsi dan alih kepemilikan terus berjalan.


Peringatan yang Sering Diabaikan

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pernah memberi peringatan keras kepada kepala daerah: jangan mudah tergoda bujuk rayu investor yang ingin mengalihfungsikan sawah produktif menjadi kawasan komersial atau permukiman. Kepala daerah, kata Tito, mesti memiliki keberanian moral untuk menolak godaan jangka pendek demi kepentingan jangka panjang rakyatnya.

Peringatan itu mestinya menjadi wake-up call bagi para kepala daerah yang akan terpilih pada Pilkada 27 November 2024. Terlepas dari suka atau tidak dengan dunia pertanian, mereka harus sadar bahwa lahan pertanian adalah investasi masa depan.


Lampu Merah untuk Masa Depan Pangan

Maraknya alih fungsi lahan didorong berbagai kepentingan, termasuk pembangunan infrastruktur dasar. Namun tanpa kendali yang ketat, masa depan pangan terancam. Bukti nyata sudah terlihat: surplus produksi pertanian makin menyusut.

Dengan kondisi ini, tidak ada pilihan lain selain bertindak. Pemerintah harus memperketat regulasi, melarang praktik alih fungsi sawah produktif, dan menjadikan konsep sawah abadi sebagai komitmen politik yang serius, bukan sekadar jargon.


Menjaga Warisan untuk Generasi

Nenek moyang kita mewariskan ruang pertanian yang luas dan subur. Sayangnya, jika keserakahan terus dibiarkan, warisan itu akan lenyap, digantikan proyek-proyek ekonomi jangka pendek.

Pertanyaannya sederhana namun menohok: jika sawah terus berkurang, dari mana anak cucu kita kelak akan memperoleh pangan pokoknya?

Sawah dan ladang adalah kekayaan alami yang wajib dijaga. Pemerintah harus benar-benar berpihak kepada pertanian, berani melawan kepentingan sesaat, dan menetapkan sawah sebagai ruang abadi. Jika tidak, sawah abadi hanya akan tinggal nama, sementara generasi mendatang terpaksa bergantung pada impor untuk sekadar makan.


(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)


Apakah Anda mau saya buatkan juga versi lead yang lebih menggigit, cocok untuk dimuat di media agar langsung menyedot perhatian pembaca?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dibalik Lisa Mariana Dipanggil KPK: Pesan Politiknya Tertangkap

Next Post

Lonjakan Kekayaan Noel, Cermin Buram Penjahat Kekuasaan

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN
Feature

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026
Feature

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Next Post
Lonjakan Kekayaan Noel, Cermin Buram Penjahat Kekuasaan

Lonjakan Kekayaan Noel, Cermin Buram Penjahat Kekuasaan

KPK: Dari Berani Menjerat Besan Presiden, Mandul di Era Jokowi, hingga OTT Noel—Test Case Era Prabowo

KPK: Dari Berani Menjerat Besan Presiden, Mandul di Era Jokowi, hingga OTT Noel—Test Case Era Prabowo

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026
GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

June 11, 2026
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...