• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

DIBALIK TARGET BULOG MENYERAP GABAH 3 JUTA TON SETARA BERAS

by
February 20, 2025
in Economy, Feature
0
Bapanas Klaim Dua Pekan ke Depan Harga Beras Bisa Turun. Kelamaan
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Dunia Gabah dan Dunia Beras di negeri ini, betul-betul sebuah misteri yang susah untuk ditebak. Sebagai komoditas politis dan strategis, beras kerap kali muncul jadi nasalah yang merisaukan. Terlebih ketika bangsa kita terpaksa harus merasakan “darurat beras”. Produksi turun, harga merangksk naik dan impor beras meroket adalah fakta kedaruratan beras yang harus dihadapi.

Dalam sebuah diskusi tentang Dunia Pergabahan diacara Ngobrol Santai di Warung Kopi di pinggir Kota Bandung, Jawa Barat, muncul pertanyaan :9 berapa sebetulnya jumlah gabah dalam kalimat 3 juta ton setara beras ? Menjawab pertanyaan tersebut, peserta lain yang selama ini berkiprah di HKTI menegaskan, jumlah gabah yang setara dengan 3 juta ton beras dapat dihitung dengan menggunakan konversi gabah ke beras.

Konversi gabah ke beras biasanya menggunakan rasio 1,3-1,4, artinya 1 ton gabah dapat diolah menjadi 0,73-0,77 ton beras. Dengan menggunakan rasio konversi 1,3, maka jumlah gabah yang setara dengan 3 juta ton beras adalah: 3.000.000 ton beras x 1,3 (rasio konversi) = 3.900.000 ton gabah. Jadi, jumlah gabah yang setara dengan 3 juta ton beras adalah sekitar 3,9 juta ton gabah.

Pertanyaan ini menarìk untuk dicermati lebih dalam, karena selama ini terjadi kesimpang-siuran terhadap kebijakan Pemerintah terkait dengan penyerapan gabah kering psnen dalam menghadapi panen raya 2025. Pemerintah telah menugaskan Perum Bulog untuk dapat menyerap gabah petani sebesar 3 juta ton setara beras. Dalam pelaksanaannya Pemerintah telah membagi pencapaian tsrget tersebut krpada Perum Bulog dan Pengusaha Penggilingan Padi/Beras (Perpadi).

Pengaturan secara teknis yang dikomandoi Menteri Pertanian ini, telah mengatur Perum Bulog secara mandiri diminta menyerap gabah sebesar 0,9 juta ton setara beras. Sedangkan sisanya sebesar 2,1 juta ton setara beras ditugaskan kepada Perpadi untuk menyerapnya. Dengan kata lain. Perum Bulog ditugaskan menyerap sebesar 1,170 juta ton gabah dan Perpadi sebesar 2,730 juta ton gabah.

Target menyerap beras sebesar 3 juta ton di tengah iklim ekstrim yang dihadapi sekarang, jelas menuntut adanya terobosan cerdas dari Pemerintah untuk melahirkan regulasi dan kebijakan pendukung lainnya. Salah satu langkah Pemerintah yang patut diberi acungan jempol adalah dicabutnya persyaratan kadar air dan kadar hampa dalam pembelian gabah kering panen kepada petani.

Sebagai kelanjutan kebijakan ini, Pemerintah juga meluncurkan kebijakan penetapan “satu harga” gabah yakni Rp. 6500,-. Harga ini merupakan satu-satunya harga gabah yang ditetapkan Pemerintah untuk menyerap gabah dari petani. Aturan yang sebelumnya menyebut harga gabah Rp.6500,- hanya berlaku bagi gabah berkadar air maksimal 25 % dan kadar hampa maksimal 10%, kini tidak berlaku lagi.

Harga gabah Rp.6500,- berlaku untuk semua gabah, berapa pun kadar air dan kadar hampa yang dikandungnya. Kebijakan seperti ini, tentu saja membuat para petani, tidak merasa was-was atas hasil panen gabahnya. Sebab, dengan keterbatasan alat pengering gabah yang dimilikinya, petani akan kesulitan menjangkau harga gabah sebesar Rp. 6500,-. Akibatnya wajar, kalau petani selalu mengeluhkan anjloknya harga gabah di waktu panen tiba.

Kini suasana melorotnya harga gabah kering panen dibawah HPP gabah yang ditetapkan Pemerintah tidak bakal terjadi lagi. Secara tegas Pemerintah telah meminta Perum Bulog, Perpadi dan Offtaker lainnya untuk membeli gabah kering panen di tingkat petani dengan harga tidak lebih rendah dari Tp. 6500,-. Lebih jauh lagi, dalam perkembangannya, Presiden Prabowo sendiri, memantau secara langsung.

Namun begitu, penting juga dipahami, kebijakan ini tentu tidak lepas dari masalah yang menyertainya. Dibebaskannya petani menjual gabah tanpa ada persyaratan kadar air dan kadar hampa, bisa jadi menjadi persoalan cukup serius, pada saat penyimpanan gabah. Terlebih bila pelajsanaan panen raya padi ini bersamaan dengan tibanya musim penghujan.

Fenomena gabah basah pasti tidak akan dapat terelakan. Dengan terbatasnya alat pengering gabah, petani dipastikan bakal kesulitan untuk mengeringkah gsbah hasil panennya. Ini perlu dipshami, karena selama ini petani sangat mengandalkan pengeringan gabahnya kepada sinar matahari. Sekalinya sinar matahari tidak bersinar, maka gabah kering panen maksimal kadar air 25 % itu, sulit untuk dicapai.

Dihadapkan pada kondisi seperti ini, Perum Bulog sebaiknya sedini mungkin (early warning) sudah dapat mengantisipasi kemungkinan terburuk saat penyimpanan gabah berlangsung. Pendekatan “deteksi dini” sebaiknya dijadikan pegangan Perum Bulog ke depan dan jangan lagi menampilkan diri sebagai “pemadam kebakaran”. Semangatnya, bagaimana cara yang hatus disiapkan, agar tidak muncul masalah.

Dibandingkan beberapa waktu sebelumnya, sekarang ini penyerapan gabah oleh Perum Bulog mulai merangkak naik dan menunjukkan peningkatan cukup signifikan. Penyegaran Dewan Pengawas dan Dewan Direksi Perum Bulog telah membawa semangat baru bagi Perum Bulog untuk meningkatkan kinerja organisasinya, sehingga Keluarga Besar Perum Bulog di seluruh Indonesia, terpacu untuk menyerap gabah petani sebanyak-banyaknya.

Di beberapa daerah para petani telah memanen tanaman padinya. Dengan iklim dan cuaca yang sulit diramalkan akan turun hujan atau tidak, sebaiknya Pemerintah dalam tempo yang sesegera mungkin petani difasilitasi dengan alat pengering gabah dengan teknologi sederhana, sehingga mudah dioperasikan para petani di lapangan. Akan lebih keren lagi, jika Bansos Alsintan diberikan juga kepada para petani alat pengering gabah.

Semoga ! (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

LBP Wajib Diproses Hukum dan Dipenjarakan

Next Post

Hari Ini Kamis 20/ 2 2025 Presiden akan Lantik 961 Kepala Daerah

Related Posts

Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo
Feature

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026
Feature

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Anies Janjikan Bikin Hotline Paris. Kata Hotman Mau Bersaing Dengan Hotman 911?
Feature

Sandyakalaning Hotman Paris

July 21, 2026
Next Post
Prabowo Pecat Satryo Soemantri Brodjonegoro – Lantik Menteri Baru

Hari Ini Kamis 20/ 2 2025 Presiden akan Lantik 961 Kepala Daerah

Catatan Kritis untuk Polri: Menelisik Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik yang Dilaporkan Ferlianus Gulo terhadap Jurnalis

Catatan Kritis untuk Polri: Menelisik Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik yang Dilaporkan Ferlianus Gulo terhadap Jurnalis

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

July 21, 2026
Kasus Febrie dan Hotman: Integritas Penegakan Hukum, Martabat Wartawan, dan Kualitas Komunikasi Publik

Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI terhadap Hotman Paris, Ketua Umum PWI: Ini Soal Martabat Profesi Wartawan

July 21, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Febrie Adriansyah Tak Ditahan, IPW Geram

July 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...