Selama awal-awal bulan Ramadhan Dirlantas Polri memperkirakan jalan-jalan utama di Jakarta akan mengalami kemacetan lebih awal ketimbang hari-hari biasa karena masyarakat bergegas pulang lebih awal agar bisa berbuka puasa bersama keluarga mereka.
Jakarta – Fusilatnews – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memprediksi kemacetan di Ibu Kota Jakarta terjadi lebih awal di pagi dan sore hari pada pekan pertama bulan Ramadhan 1444 Hijriah. Biasanya, kepadatan terjadi jelang maghrib pukul 18.00 WIB.
“Biasanya kan pukul 6 sore padat. Mungkin nanti jam 4 sore sudah mulai macet, karena para pekerja mengejar untuk berbuka puasa di rumah. Tapi di awal-awal saja kemungkinan, nantinya kembali lagi,” kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman saat dihubungi di Jakarta, Selasa (21/3/).
Begitu pula dengan kemacetan pada pagi hari saat bulan Ramadhan ada kecenderungan pekerja berangkat setelah Shalat Subuh. “Iya pagi hari juga. Kalau pagi hari ada pengunduran jam kerja biasanya. Nanti kita lihat regulasi dari masing-masing instansi bagaimana,” katanya.
Latif juga menjelaskan pihaknya telah mengantisipasi hal tersebut dengan melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan pada jam macet menjelang buka puasa.
“Sudah kita antisipasi juga. Kami akan tempatkan sejumlah personel di titik-titik rawan,” katanya.
Ditlantas Polda Metro Jaya telah memetakan sejumlah titik rawan macet selama Ramadhan seperti di jalan-jalan arteri yang menghubungkan Jakarta dengan daerah penyangga.
“Termasuk di wilayah yang ada tempat-tempat kuliner, karena berpotensi terjadinya tersendatnya arus lalu lintas saat pengendara berhenti untuk membeli takjil,” katanya.
Pada beberapa hari pada pekan-pekan awal memasuki bulan Ramadan,. Sejumlah jalan protokol di Ibu Kota diprediksi mengalami kepadatatan menjelang waktu berbuka puasa.
Menurut Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Kombes Pol Latif Usman kepadatan lalu lintas ini disebabkan banyaknya pekerja yang ingin buka puasa di rumahnya masing-masing. Pekerja ini ingin pulang lebih dahulu sehingga terjadi penumpukan kendaraan di jalanan.
Pergerakan itu terjadi bersamaan. Dulu sebelum puasa, ada yang pulang kerja jam 4, ada jam 5, jam 6, juga jam 7, semua terbagi. Tapi di bulan Ramadan, terutama di minggu pertama awal puasa, semua orang ingin buka puasa di rumah, jadi pergerakannya serentak

























