• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News Komunitas

Dorongan Munaslub PBNU: Kritik terhadap Kepemimpinan KH Yahya Cholil Staquf

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
December 23, 2024
in Komunitas, News
0
Ketum PBNU: Masyarakat Tak Boleh Jadi Korban Pembangunan Rempang Eco City
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta-Fusilatnews–Wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) atau Muktamar Luar Biasa (MLB) Nahdlatul Ulama (NU) kembali mencuat. Sejumlah kiai yang tergabung dalam Jaringan Nasional Pemuka Kiai-NU (JNPK-NU) mendorong pelaksanaan Munaslub PBNU sebagai bentuk kritik terhadap kepemimpinan KH Yahya Cholil Staquf. Mereka menilai bahwa kepemimpinan Gus Yahya, sapaan akrab KH Yahya Cholil Staquf, belum mampu menjawab berbagai tantangan organisasi secara memadai.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan JNPK-NU, para kiai tersebut mengungkapkan keprihatinan atas apa yang mereka sebut sebagai stagnasi program dan minimnya keterlibatan PBNU dalam isu-isu strategis nasional. “PBNU perlu dikonsolidasikan kembali untuk memastikan visi besar NU tetap terjaga di bawah kepemimpinan yang lebih responsif,” kata salah satu anggota JNPK-NU.

Respon dari PBNU

Menanggapi desakan tersebut, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyatakan bahwa seruan untuk Munaslub datang dari pihak-pihak yang tidak produktif. “Orang-orang ini tidak memiliki kegiatan yang bermanfaat. Ini bukan isu yang perlu ditanggapi serius,” ujar Gus Yahya di sela-sela kegiatan konsolidasi organisasi di Surabaya.

Senada dengan Gus Yahya, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk mengadakan Munaslub. “Dalam sejarah NU, wacana seperti ini sering muncul namun tidak pernah berhasil. Hal ini hanya menjadi angin lalu dan tidak memiliki dasar konstitusional yang kuat,” tegas Saifullah Yusuf.

Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah PBNU, KH Abdul Ghaffar Rozin, juga menilai bahwa rencana Munaslub merupakan upaya untuk memecah belah NU. “Ini hanya keinginan segelintir pihak yang tidak menginginkan PBNU tetap solid. Kita perlu fokus pada agenda besar organisasi, bukan pada polemik semacam ini,” katanya.

Pendapat Yenny Wahid

Yenny Wahid, putri almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), turut memberikan tanggapan terhadap wacana Munaslub ini. Menurutnya, seruan untuk Munaslub mencerminkan adanya ketidakpuasan di kalangan internal, namun ia mengingatkan bahwa langkah ini sebaiknya tidak menjadi alat untuk kepentingan politik tertentu. “NU adalah organisasi besar yang seharusnya menjadi perekat umat. Wacana seperti ini perlu ditempatkan dalam kerangka menjaga keutuhan dan martabat organisasi, bukan untuk memperkeruh suasana,” ujar Yenny.

Yenny juga menyarankan agar PBNU membuka ruang dialog lebih luas untuk menampung aspirasi berbagai pihak. “Kritik harus diterima dengan hati terbuka, namun langkah untuk menyelesaikan perbedaan juga harus sesuai mekanisme yang berlaku di NU. Jangan sampai perpecahan justru menjadi warisan bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Kesimpulan

Hingga saat ini, PBNU menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk mengadakan Munaslub. Sebaliknya, organisasi ini fokus pada konsolidasi internal untuk menghadapi tantangan di masa depan. Sementara itu, suara kritis dari berbagai pihak, termasuk JNPK-NU, diharapkan dapat disikapi dengan arif demi menjaga keutuhan Nahdlatul Ulama sebagai salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kisah Tragis Polwan Rusmini, Korban Konspirasi dan Sistem Bobrok di Polri

Next Post

Menteri Kebodohan

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng
daerah

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya
News

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas
daerah

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Next Post
Apa Kata Fadli Zon Tentang Peluang Gibran Jadi Cawapres Prabowo

Menteri Kebodohan

Prabowo Akan Belajar Apa Dari Malaysia? “Sudah Deklarasi Menjadi Negara Berpenghasilan Menengah Atas”

Prabowo Akan Belajar Apa Dari Malaysia? "Sudah Deklarasi Menjadi Negara Berpenghasilan Menengah Atas"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist