• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

DPR dan Enam Poin Basa-Basi: Saat Rakyat Bicara 17+8, Parlemen Hanya Menjawab dengan Potongan Fasilitas

Ali Syarief by Ali Syarief
September 6, 2025
in Birokrasi, Feature
0
DPR dan Enam Poin Basa-Basi: Saat Rakyat Bicara 17+8, Parlemen Hanya Menjawab dengan Potongan Fasilitas
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akhirnya menanggapi gelombang demonstrasi rakyat yang mengusung “17+8 Tuntutan Rakyat.” Dari Gedung DPR, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad membacakan enam poin keputusan hasil rapat konsultasi pimpinan DPR dengan fraksi-fraksi. Isinya, pemangkasan fasilitas, moratorium perjalanan dinas, serta janji transparansi.

Namun, publik segera melihat jurang lebar antara isi enam poin keputusan DPR dan substansi tuntutan rakyat. Apa yang ditawarkan parlemen lebih mirip upaya kosmetik ketimbang jawaban serius atas krisis kepercayaan.

Enam Poin: Sekadar Potong Pinggiran

Keputusan DPR berfokus pada soal rumah dinas, listrik, telepon, dan perjalanan luar negeri. Hal-hal ini memang menyentuh isu gaya hidup elite politik, tetapi sama sekali tidak menjawab tuntutan mendasar rakyat: pengusutan kasus kekerasan, penarikan TNI dari ranah sipil, penghentian kriminalisasi demonstran, dan penegakan hukum terhadap aparat pelanggar HAM.

Publik pun bisa bertanya: apakah memang sesederhana itu menanggapi teriakan mahasiswa dan buruh yang menuntut keadilan? Apakah cukup dengan menutup keran listrik dan menghentikan plesiran ke luar negeri?

Rakyat Menyodorkan 17+8, DPR Menjawab dengan 6

Tuntutan rakyat yang digalang mahasiswa, buruh, dan masyarakat sipil memuat agenda konkret. Mereka bahkan sudah membagi tenggat waktu: 5 September 2025 untuk penyelesaian darurat, dan 31 Agustus 2026 untuk agenda reformasi jangka panjang.

Berikut kontrasnya:

6 Poin Keputusan DPR

  1. Menghentikan tunjangan perumahan anggota DPR sejak 31 Agustus 2025.
  2. Moratorium kunjungan kerja ke luar negeri, kecuali undangan kenegaraan.
  3. Pemangkasan fasilitas (biaya listrik, telepon, komunikasi, transportasi).
  4. Anggota DPR yang dinonaktifkan partai tidak menerima hak keuangan.
  5. Penonaktifan anggota DPR diproses bersama Mahkamah Kehormatan DPR dan mahkamah partai.
  6. Peningkatan transparansi dan partisipasi publik dalam legislasi.

17 Tuntutan Rakyat (Deadline 5 September 2025)

  1. Bentuk tim investigasi independen kasus Affan Kurniawan, Umar Amarudin, dan korban kekerasan lainnya.
  2. Hentikan keterlibatan TNI dalam pengamanan sipil, kembalikan ke barak.
  3. Bebaskan semua demonstran yang ditahan, hentikan kriminalisasi.
  4. Tangkap dan adili aparat yang melakukan kekerasan.
  5. Stop kekerasan kepolisian, taati SOP pengendalian massa.
  6. Bekukan kenaikan gaji/tunjangan DPR, batalkan fasilitas baru.
  7. Publikasikan transparansi anggaran DPR secara berkala.
  8. Selidiki harta anggota DPR bermasalah melalui KPK.
  9. Badan Kehormatan DPR periksa anggota yang melecehkan aspirasi rakyat.
  10. Partai harus pecat kader yang tidak etis dan memicu kemarahan publik.
  11. Umumkan komitmen partai berpihak pada rakyat di tengah krisis.
  12. Anggota DPR harus berdialog dengan mahasiswa dan masyarakat sipil.
  13. Tegakkan disiplin agar TNI tidak mengambil alih fungsi Polri.
  14. Komitmen publik TNI untuk tidak masuk ruang sipil.
  15. Pastikan upah layak bagi guru, nakes, buruh, ojol.
  16. Ambil langkah darurat cegah PHK massal, lindungi buruh kontrak.
  17. Buka dialog dengan serikat buruh soal upah minimum dan outsourcing.

8 Tuntutan Rakyat (Deadline 31 Agustus 2026)

  1. Reformasi besar-besaran DPR.
  2. Reformasi partai politik & perkuat pengawasan eksekutif.
  3. Rencana reformasi perpajakan yang adil.
  4. Sahkan UU perampasan aset koruptor, perkuat KPK & Tipikor.
  5. Reformasi kepolisian agar profesional dan humanis.
  6. TNI kembali ke barak tanpa pengecualian.
  7. Perkuat Komnas HAM dan lembaga pengawas independen.
  8. Tinjau ulang kebijakan ekonomi & ketenagakerjaan.

Legitimasi DPR di Ujung Tanduk

Ada pelajaran penting di sini: rakyat sudah tidak lagi percaya pada basa-basi parlemen. Tuntutan 17+8 adalah akumulasi amarah terhadap politik transaksional, nepotisme, dan represifnya aparat negara. Bila DPR hanya merespons dengan langkah kosmetik, yang dipertaruhkan bukan sekadar wibawa lembaga, melainkan legitimasi keberadaannya sebagai wakil rakyat.

Sejarah Indonesia menunjukkan, setiap kali wakil rakyat abai pada suara rakyat, krisis politik hanya tinggal menunggu waktu.

Penutup: Jalan Reformasi atau Jurang Krisis

Pilihan kini ada di tangan DPR. Apakah mereka berani menanggapi tuntutan 17+8 secara substansial—membuka jalan reformasi partai, menegakkan hukum pada aparat pelanggar HAM, dan benar-benar berpihak pada buruh, guru, nakes, serta rakyat kecil? Atau, mereka hanya akan berhenti pada pemangkasan fasilitas yang tak lebih dari basa-basi moral?

Jika DPR masih memilih jalan kosmetik, maka 17+8 bisa berubah menjadi 1 tuntutan tunggal yang lebih tajam: bubarkan DPR yang hanya menjadi rumah nyaman bagi elite politik, bukan rumah rakyat.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Stok Melimpah, Harga Mencekik, Beras Menghilang di Ritel

Next Post

Enam Poin DPR: Reformasi Palsu Tanpa Sentuhan Kesejahteraan Rakyat

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Bisa Membaca, Tapi Gagal ‘Iqra’: Ironi Umat di Era Informasi

April 24, 2026
Dalih Sosok Manusia Pendusta; “Tidak Wajib Memperlihatkan Ijazahnya”
Feature

Berbohong Itu Sulit dan Mahal Harganya

April 24, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Next Post
Enam Poin DPR: Reformasi Palsu Tanpa Sentuhan Kesejahteraan Rakyat

Enam Poin DPR: Reformasi Palsu Tanpa Sentuhan Kesejahteraan Rakyat

Arah Pidato Prabowo Itu, Sesungguhnya Untuk Siapa?

Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo: Gagal Menjawab Tuntutan Rakyat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Bisa Membaca, Tapi Gagal ‘Iqra’: Ironi Umat di Era Informasi

April 24, 2026
Dalih Sosok Manusia Pendusta; “Tidak Wajib Memperlihatkan Ijazahnya”

Berbohong Itu Sulit dan Mahal Harganya

April 24, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

April 24, 2026
Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

April 24, 2026

Perang, Kepentingan Global, dan Harapan Kemerdekaan Palestina

April 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bisa Membaca, Tapi Gagal ‘Iqra’: Ironi Umat di Era Informasi

April 24, 2026
Dalih Sosok Manusia Pendusta; “Tidak Wajib Memperlihatkan Ijazahnya”

Berbohong Itu Sulit dan Mahal Harganya

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist