• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Dua Gempa, Satu Akibatnya.

fusilat by fusilat
April 3, 2026
in Feature
0
BMKG Catat Gempa Bumi Susulan di Bandung Capai 33 Kali Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Share on FacebookShare on Twitter

Anwar Husen
Pemerhati Sosial/ Dewan Pakar KAHMI Maluku Utara

Jika gempabumi menimbulkan bencana, orang masih mahfum, setidaknya sebagai sunatullah. Tetapi ketika landasan logika dan cara berpikir kebijakan kita yang kena ‘gempa’, negara dan rakyat akan menanggungnya. Masih syukur tak parmanen akibatnya

Maluku Utara dan beberapa wilayah sekitar, di guncang gempa siang tadi.

Dalam siaran pers mengakhiri peringatan dini tsunami pasca gempabumi di wilayah Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara pada Kamis, 2 April 2026 ini? Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisila [BMKG] menjelaskan bahwa gempabumi ini terletak pada koordinat 1,25° LU; 126,27° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 129 Km arah Tenggara Bitung, Sulawesi Utara pada kedalaman 33 km.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa berdasarkan lokasi episenter dan kedalamannya, gempa ini berjenis dangkal akibat aktivitas subduksi Laut Maluku. Hasil analisis, mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik [thrust fault].

Yang ingin saya tulis ini hanya sebuah hal kecil, “serba-serbi” gempa itu. Apa itu? Informasi yang bersiliweran, prilaku dan komentar pengguna media sosial usai gempa.

Dan sampelnya satu saja: seseorang merekam detik-detik gempa itu dengan ponselnya. Tak jelas menggambarkan “detik-detik” itu, karena kamera ponselnya juga bergoyang. Alhasil, tak jelas objek yang kena gempa itu. Bumi tempat dia berpijak saat merekamnya, atau ponselnya. Tak bisa dibandingkan secara visual. Tetapi terkesan dari narasinya, orang ini seperti berbangga telah mendapatkan sebuah kesempatan langka, yang mungkin tak dipikirkan lagi oleh banyak orang di saat panik.

Di Manado, di bawah Jembatan Soekarno, seorang pedagang merekam efek gempa dengan sedikit lebih baik. Tiang dan bola lampu terlihat sedikit bergoyang, karena goyangan ponselnya cukup minimal. Bisa dibedakan visualisasinya, meski sedkit.

Tindakan merekam orang tadi menjadi bias validitas karena posisinya sedang berpijak di bumi, yang kena gempa. Tidak dalam posisi sedang melayang misalnya, yang menjadikan posisinya sebagai variabel konstan yang bebas bias.

Yang kita tahu, secara umum tindakan membandingkan [perbandingan] adalah sebuah pola tindakan mengevaluasi dua hal atau lebih dengan menentukan karakteristik yang relevan dan dapat dibandingkan dari setiap hal, kemudian menentukan karakteristik mana dari masing-masing hal yang serupa dengan yang lain, mana yang berbeda, dan sejauh mana kesamaannya. Dan variabel konstan [sering disebut konstanta atau variabel kontrol] dalam menilai atau melakukan eksperimen adalah komponen yang nilainya tetap dan tidak berubah selama proses penilaian, pengamatan, atau percobaan berlangsung. Dan tujuan utama penggunaan variabel konstan adalah untuk memastikan bahwa hasil penilaian benar-benar dipengaruhi oleh variabel yang diuji [independen], bukan oleh faktor luar.

Mungkin ini hanya hal kecil, prilaku iseng yang berkelindan di sekitar kita. Yang membuatnya bernilai besar, karena berkait dengan mindset. Ada variabel logika yang tak koheren. Dan pada kasus tertentu dalam skala yang lebih besar, bisa jadi juga cermin logika berpikir para pengambil kebijakan di negeri ini yang tak koheren. Banyak sampelnya.

Di sebuah unggahan di platform X. Menurut Jusuf Kalla, kebijakan WFH/WFA yang katanya buat hemat BBM yang bakal dilakukan pemerintah prabowo itu sebenarnya tidak tepat sasaran. Kenapa? Karena energi yang dipakai di kantor itu mayoritas listrik, AC, lampu. Dan listrik di Indonesia, khususnya Jakarta & Jawa Barat, masih didominasi PLTU berbahan batu bara, bukan BBM. Jadi mau kerja di rumah atau di kantor, konsumsi BBM secara nasional tidak banyak berubah. Yang lebih aneh lagi, masalahnya BBM, tapi solusinya malah WFH. Padahal kalau mau serius hemat BBM, harusnya fokus ke transportasi:
paksa penggunaan angkutan umum
batasi kendaraan pribadi atau dorong sepeda di daerah.

Validitas argumentasinya mungkin bisa diuji ulang dengan data. Tetapi paling tidak, logika koherensi masalah dengan solusi kebijakan, haruslah kuat. Hingga tidak terkesan main-main.

Dalam logika kondisi harga BBM saat ini, hanya ada dua pilihan akibatnya: warga negara menderita atau negara lempar handuk. Tak ada logika ‘untung’ bersama. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut, negara menanggung 90 hingga 100 triliun dari kebijakan ini. Pengamat ekonomi lain menyebutnya di angka 300 hingga 400 triliun.

Di tulisan berjudul, MBG, Mengimpikan SDM Generasi dari Pinggiran Indonesia, saya menulis bahwa kebijakan yang manusiawi dan humanis, harus aqual dan berkeadilan. Tak boleh ada politisasi, apalagi bermaksud diskriminasi. Itu merendahkan harkat, derajat, martabat dan harga diri. Banyak fakta yang berkelindan dan patut menjadi pelajaran, bahwa kebijakan pemerintah dengan latar niat baik dan mulia saja tak cukup. Butuh juga strategi yang tepat, perhitungan yang cermat dan manajemen pengelolaan yang baik. Wilayah Indonesia, dengan segala karakteristik dan masalah yang beragam, terlalu rumit untuk diklaim terapinya dengan kebijakan yang sama dan seragam. Ini bunuh diri. Mulai dulu dari pinggiran Indonesia, yang faktanya jauh tertinggal, termasuk kualitas gizi siswanya. Jangan ibarat ungkapan, nafsu besar tenaga kurang.

Mengutip CNN Indonesia, 1.256 Dapur MBG di Indonesia Timur Disetop Mulai 1 April. Ini imbas persoalan manajemen.

Ini lain lagi. Riset Policy Research Center yang dipublikasi Maret 2026, temuan utamanya bahwa 87 persen responden setuju bahwa MBG rawan korupsi. 88 persen setuju bahwa MBG lebih banyak dinikmati elite/ pejabat politik dan pemilik dapur MBH. Sedangkan 79 persen setuju bahwa kualitas makanan sengaja diturunkan untuk keuntungan pemilik dapur. Dan 76 persen setuju bahwa makanan yang diterima tidak sebanding dengan anggaran.

Jika saat ini, banyak kebijakan strategis negara yang menuai kontra, mungkin perlu ada evaluasi dan instal lagi logika koherensinya. Tak perlu saling tuduh ada kelompok yang sengaja menghembuskan perlawanan. Ini negara demokrasi, semua elemen bangsa berhak didengar suaranya. Semua ini, agar kita tak terbiasa cepat menarik konklusi seperti pelaku live detik-detik gempabumi tadi.

Jika gempabumi menimbulkan bencana, orang masih mahfum, setidaknya sebagai sunatullah. Tetapi ketika landasan logika dan cara berpikir kebijakan kita yang kena ‘gempa’, negara dan rakyat akan menanggungnya. Masih syukur tak parmanen akibatnya. Wallahua’lam

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Vila Kapal Tua: Haluan Pencitraan dan Buritan Takdir

Next Post

KPPU Denda 97 Pinjol Rp755 Miliar Terkait Kartel Bunga, Pengamat: Judicial Alarm bagi Industri

fusilat

fusilat

Related Posts

Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?
Feature

PDIP Harus Berbuat Sesuatu untuk Bangsa Ini

August 4, 2026
Feature

Halal namun Mewah ​(Perspektif Etika Publik, Kepekaan Sosial, dan Dialektika Hedonisme dalam Islam)

August 3, 2026
42.385 Pekerja Jadi Korban PHK Januari-Juni 2025, Jawa Tengah TOP
Economy

PHK Massal: Ketika Angka Ekonomi Menutupi Derita Rakyat

August 3, 2026
Next Post
KPPU Denda 97 Pinjol Rp755 Miliar Terkait Kartel Bunga, Pengamat: Judicial Alarm bagi Industri

KPPU Denda 97 Pinjol Rp755 Miliar Terkait Kartel Bunga, Pengamat: Judicial Alarm bagi Industri

Dari Halal Bihalal ke Aksi Nyata: Ratusan Kiai Sulsel Bangun Kolaborasi Pesantren dan Harapan Inklusi

Dari Halal Bihalal ke Aksi Nyata: Ratusan Kiai Sulsel Bangun Kolaborasi Pesantren dan Harapan Inklusi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik
News

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

by Karyudi Sutajah Putra
July 31, 2026
0

Jakarta – FusilatNews.- Peta politik menuju Pemilu Presiden 2029 mulai mengalami pergeseran signifikan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, muncul sebagai...

Read more

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

PDIP Harus Berbuat Sesuatu untuk Bangsa Ini

August 4, 2026

Halal namun Mewah ​(Perspektif Etika Publik, Kepekaan Sosial, dan Dialektika Hedonisme dalam Islam)

August 3, 2026
42.385 Pekerja Jadi Korban PHK Januari-Juni 2025, Jawa Tengah TOP

PHK Massal: Ketika Angka Ekonomi Menutupi Derita Rakyat

August 3, 2026
Pasien Keracunan MBG di Semarang Tak Ditanggung BPJS, Biaya Perawatan Dibebankan ke Dinas Kesehatan

Pasien Keracunan MBG di Semarang Tak Ditanggung BPJS, Biaya Perawatan Dibebankan ke Dinas Kesehatan

August 3, 2026
Disetujui Presiden, Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA naik

Listrik Padam Massal di Jaksel dan Tangsel Sejak Subuh, PLN Selidiki Gangguan Suplai Gardu Induk Gandul

August 3, 2026

Lembaga Survei, Politik Aura, dan Ilusi Elektabilitas

August 2, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

PDIP Harus Berbuat Sesuatu untuk Bangsa Ini

August 4, 2026

Halal namun Mewah ​(Perspektif Etika Publik, Kepekaan Sosial, dan Dialektika Hedonisme dalam Islam)

August 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist