• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Dunia di Ujung Tombak Nuklir: Siapa Memulai, Semua Binasa

Ali Syarief by Ali Syarief
April 15, 2026
in Crime, Feature
0
Dunia di Ujung Tombak Nuklir: Siapa Memulai, Semua Binasa
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Dunia hari ini berdiri di tepi jurang yang sunyi—bukan jurang ekonomi, bukan pula krisis iklim semata, melainkan jurang perlombaan senjata nuklir yang bisa mengubah peradaban menjadi debu dalam hitungan jam. Ancaman ini bukan sekadar retorika dramatis, melainkan sebuah kemungkinan nyata yang diakui oleh otoritas tertinggi pengawas nuklir dunia, Rafael Mariano Grossi.

Sebagai Direktur Jenderal International Atomic Energy Agency, Grossi bukanlah sosok yang gemar melebih-lebihkan. Namun ketika ia menyatakan, “I really am,” saat ditanya apakah ia khawatir akan perlombaan senjata nuklir, dunia seharusnya berhenti sejenak—dan berpikir ulang.

Ilusi Stabilitas Nuklir

Selama beberapa dekade, dunia bertahan dalam keseimbangan yang rapuh melalui sebuah konsensus global: bahwa penyebaran senjata nuklir harus dibatasi. Konsensus ini dilembagakan dalam Treaty on the Non-Proliferation of Nuclear Weapons, yang ditandatangani oleh 191 negara. Perjanjian ini bukan hanya dokumen hukum, melainkan fondasi moral—sebuah kesepakatan bahwa kehancuran massal tidak boleh menjadi alat politik.

Namun stabilitas ini lebih menyerupai ketenangan sebelum badai.

Negara-negara yang mencoba “berlari” menuju senjata nuklir selama ini menghadapi harga yang mahal: sanksi ekonomi yang melumpuhkan, isolasi diplomatik, bahkan ancaman serangan militer. Lihat saja bagaimana Iran terus berada dalam tekanan global akibat ambisi nuklirnya. Risiko ini selama ini menjadi penghalang efektif.

Tetapi, seperti semua sistem yang bergantung pada ketakutan, daya tahannya terbatas.

Efek Domino Ketidakpercayaan

Masalah sebenarnya bukan pada satu negara yang ingin memiliki bom nuklir, tetapi pada efek berantai yang ditimbulkannya. Ketika satu negara melangkah, negara lain akan mengikuti—bukan karena ambisi, tetapi karena rasa takut.

Inilah logika domino dalam geopolitik nuklir.

Ketika sekutu-sekutu Amerika mulai meragukan jaminan perlindungan dari Washington, muncul pertanyaan eksistensial: apakah mereka harus melindungi diri sendiri? Negara-negara seperti Germany, Japan, Poland, dan South Korea kini dikabarkan mulai mempertimbangkan opsi yang dulu tabu.

Ini adalah pergeseran besar.

Dunia yang dulu terbagi antara negara nuklir dan non-nuklir kini berpotensi berubah menjadi arena di mana setiap negara merasa harus bersenjata—bukan untuk menyerang, tetapi untuk bertahan.

Namun sejarah menunjukkan, semakin banyak senjata, semakin besar kemungkinan penggunaannya.

Ketika Hukum Tak Lagi Ditakuti

Perjanjian seperti NPT hanya efektif jika dihormati. Tetapi dalam dunia yang semakin multipolar, di mana kekuatan besar saling mencurigai, hukum internasional sering kali menjadi sekadar simbol tanpa gigi.

Jika satu negara “terhormat” melanggar aturan tanpa konsekuensi serius, maka norma global akan runtuh. Status “pariah” yang dulu ditakuti bisa kehilangan makna jika cukup banyak negara ikut melanggar.

Di titik ini, perlombaan senjata nuklir bukan lagi kemungkinan—melainkan keniscayaan.

Dunia di Persimpangan Jalan

Apa yang dikatakan Grossi bukanlah alarm kosong. Ia adalah peringatan dari seseorang yang berada di pusat sistem pengawasan nuklir global. Ketika ia mengakui bahwa diskusi tentang kepemilikan senjata nuklir kini berlangsung secara diam-diam di berbagai negara, itu berarti fondasi kepercayaan global sedang retak.

Dunia kini berada di persimpangan jalan: mempertahankan sistem yang rapuh namun masih berfungsi, atau tergelincir ke dalam era baru perlombaan senjata yang tak terkendali.

Pilihan ini bukan hanya milik para pemimpin dunia, tetapi juga milik peradaban itu sendiri.

Karena dalam perlombaan nuklir, tidak ada pemenang—hanya pihak yang kalah lebih lambat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

May Day Disuruh Tertib, Tapi Nasib Buruh Masih di Ujung Ketidakpastian

Next Post

Langit Kedaulatan Dipertaruhkan: Jet Tempur AS Mengintip Udara Indonesia

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029
Feature

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya
Feature

Teka-teki Mundurnya Nanik S Deyang

July 22, 2026
Feature

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026
Next Post
Langit Kedaulatan Dipertaruhkan: Jet Tempur AS Mengintip Udara Indonesia

Langit Kedaulatan Dipertaruhkan: Jet Tempur AS Mengintip Udara Indonesia

Bau Amis dari Dapur MBG

Bau Amis dari Dapur MBG

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

July 22, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

Teka-teki Mundurnya Nanik S Deyang

July 22, 2026
Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

July 22, 2026

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026
Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak

Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak

July 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

July 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist