• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News Pilkada

 Elektabilitas RK – Suswono Unggul Dibuntuti Pramono – Rano, Darma Pangrekun – Kun Wardhana Terseok dibelakang

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
September 9, 2024
in Pilkada
0
 Elektabilitas RK – Suswono Unggul Dibuntuti Pramono – Rano,  Darma Pangrekun – Kun Wardhana Terseok dibelakang
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Fusilatnews  Berdasarkan hasil survei lembaga survei Proximity elektabilitas calon Gubernur Ridwan Kamil – Suswono mengungguli Pramono – Rano Karno

Sedangkan Darma Pangrekun- Kun Wardhana masih terseok dibelakang

Lembaga survei Proximity Indonesia merilis hasil survei elektabilitas bakal pasangan calon (paslon) yang akan berlaga di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024, Senin (9/9/2024). Dalam hasil survei itu, elektabilitas pasangan Ridwan Kamil-Suswono (Rido) masih unggul jauh di atas Pramono Anung-Rano Karno dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana

CEO Proximity Indonesia Whima Edy Nugroho mengatakan, dalam pertanyaan tertutup terkait popularitas, Ridwan Kamil (RK) menjadi tokoh paling populer atau dikenal luas oleh masyarakat dengan presentase 85,90 persen. Setelah itu, nama Rano Karno memiliki popularitas 85,40 persen, Pramono Anung 61,50 persen, dan Suswono 61,00 persen.

“Sementara nama lain, mendapatkan presentase di bawah 60 persen,” kata dia melalui keterangannya, Senin.

Sementara dalam pertanyaan terbuka (top of mind), tokoh yang disebut pertama kali oleh responden sebagai calon gubernur Jakarta adalah RK, dengan presentase 51,70 persen. Sedangkan Pramono hanya memiliki presentase 15,40 persen, dan nama lainnya mendapatkan presentase di bawah 10 persen.

Whima menambahkan, untuk elektabilitas tertutup terhadap tiga tokoh yang dipilih sebagai gubernur Jakarta, RK masih mendapatkan presentase terbanyak dengan 56,00 persen. Di posisi kedua ada nama Pramono dengan presentase 24,40 persen, dan Dharma Pongrekun 3,30 persen.

Sedangkan untuk elektabilitas wakil gubernur, Suswono unggul dengan 46,40 persen, kemudian Rano Karno 37,50 persen, dan Kun Wardana Abyoto 3,10 persen.

Untuk elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, pasangan RK-Suswono unggul dengan presentase tertinggi sebesar 56,50 persen, disusul Pramono-Rano 24,50 persen, dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto 3,10 persen. Sementara itu 15,9 persen belum menentukan pilihan,” kata Whima.

Ia menjelaskan, faktor yang menjadi pertimbangan pemilih dalam menentukan pilihannya di antaranya program yang ditawarkan (80,80 persen), kader/calon gubernur yang ditampilkan (8,90 persen), dan diberi uang/sembako (7,50 persen).

Sementara faktor lain seperti pimpinan atau tokoh partainya, ikut pilihan keluarga, isu yang diangkat, fatwa ulama, dan partai agamis, mendapatkan presentase di bawah satu persen.

Whima menambahkan, masalah kemiskinan dan pemenuhan kebutuhan pokok menjadi isu prioritas yang perlu diselesaikan oleh calon gubernur (cagub) Jakarta mendatang dengan prosentase 43,50 persen. Selain itu, isu penyelesaian masalah kriminalitas menempati posisi kedua (25,40 persen), dan pengangguran atau penyedian lapangan kerja di posisi ketiga (23,90 persen).

“Secara keseluruhan, hasil survei ini menunjukkan pasangan RK dan Suswono unggul di semua simulasi, baik dalam pertanyaan top of mind, elektabilitas terbuka, maupun tertutup,” kata dia.

Kejutan Pramono-Rano

Whima mengatakan, pasangan Pramono-Rano Karno cukup membuat kejutan dengan elektabilitas yang berhasil menembus angka 24,5 persen. Pasalny, pasangan itu baru melakukan sosialisasi dengan waktu yang relatif singkat, yaitu sejak pendaftaran bakal pasangan calon ke KPU Provinsi DKI Jakarta. Karena itu, capaian itu terbilang cukup mengesankan.

Meski begitu peluang bagi masing – masing pasangan untuk terus meningkatkan dukungan masih terbuka lebar, terutama jika mereka semakin aktif turun ke lapangan, bertemu langsung dengan masyarakat, dan memperkuat interaksi dengan berbagai kelompok masyarakat,” ujar peneĺiti Proximity Whima. Nugroho

Di sisi lain, pasangan Dharma-Kun dinilai masih menghadapi tantangan besar. Mengingat, elektabilitas mereka belum mampu memenuhi ambang batas pencalonan independen sebesar 7,5 persen.

Namun, ia menilai, peluang untuk meningkatkan elektabilitas masih terbuka bagi semua pasangan calon di Pilgub Jakarta. Sebab, hingga saat ini baru 26 persen pemilih yang bisa dikategorikan sebagai strong voters. Artinya, masih ada 74 persen pemilih yang belum sepenuhnya mantap dengan pilihannya atau masih mungkin berubah pilihan sampai hari H Pilgub Jakarta 27 November 2024.

“Hal ini mungkin dipengaruhi oleh absennya nama-nama besar seperti Anies Baswedan dan Basuki Tjahja Purnama (Ahok), yang selama ini dominan dalam berbagai survei elektabilitas sebelum masa pendaftaran calon gubernur Jakarta,” kata dia.

Ia menilai, sebagian besar pemilih yang dulunya mendukung Anies atau Ahok kemungkinan bergeser ke pasangan Pramono-Rano. Sementara sebagian lainnya masih berada dalam kelompok undecided voters atau belum menentukan pilihan hingga Hari H Pilgub DKI Jakarta pada 27 Nopember 2024.

“Hal ini menunjukkan bahwa peluang bagi para calon masih sangat terbuka, terutama dengan besarnya persentase pemilih yang belum sepenuhnya mantap. Dinamika politik yang terus bergerak memberi ruang bagi setiap pasangan calon untuk memperkuat dukungan melalui pendekatan intensif kepada masyarakat dan penyampaian visi-misi yang lebih relevan dengan kebutuhan pemilih,” kata Whima.

Diketahui, Proximity Indonesia melakukan survei pada periode 30 Agustus-6 September 2024 di seluruh wilayah kota Provinsi DKI Jakarta yang terdistribusi secara proposional. Populasi survei ini adalah seluruh warga Jakarta, yang punya hak pilih dalam pilihan gubernur, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah saat survei dilakukan.

Adapun metode pengambilan data dilakukan melalui wawancara tatap muka (face to face interview) terhadap 800 responden yang dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling), dengan tingkat kesalahan/Margin of Error (MoE) 3,46 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dituding Radikal, Gus Wafi Bela Habib Rizieq Dari Tudingan Guru Gembul

Next Post

Turunkan Emisi Gas Buang PLTU, Pemerintah Targetkan PLN Gunakan Biomassa 2,2 Juta Ton per Tahun

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

News

Mahfud MD: Pilkada Bisa Digelar Langsung atau Lewat DPRD Berdasarkan Putusan MK

March 10, 2026
Wacana Penundaan Pemilu, Klaim soal “Big Data” yang Dinilai Manipulatif dan Sumir
Feature

Pilkada Langsung dan Pilkada Melalui DPRD: Dua Jalan, Satu Masalah

January 10, 2026
Prabowo Pecat Satryo Soemantri Brodjonegoro – Lantik Menteri Baru
News

Hari Ini Kamis 20/ 2 2025 Presiden akan Lantik 961 Kepala Daerah

February 20, 2025
Next Post
Turunkan Emisi Gas Buang PLTU, Pemerintah Targetkan PLN Gunakan Biomassa 2,2 Juta Ton per Tahun

Turunkan Emisi Gas Buang PLTU, Pemerintah Targetkan PLN Gunakan Biomassa 2,2 Juta Ton per Tahun

Pidato Kemenangan Prabowo Prematur dan Tidak Etis

DPR RI Bebaskan Prabowo Tentukan Berapapun Jumlah Kementerian

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

DEMOKRASI: SUDAH, TAPI BELUM

July 23, 2026
Ketut Sumedana, Kuda Troya Kejagung di BGN

Ketut Sumedana, Kuda Troya Kejagung di BGN

July 23, 2026
SETARA Institute Desak Perlindungan Konstitusional bagi Jemaat Ahmadiyah

Militerisasi Pengawasan Pajak Dinilai Inkonstitusional, Setara Institute: Negara Tak Boleh Menakut-nakuti Wajib Pajak

July 22, 2026
Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

July 22, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

Teka-teki Mundurnya Nanik S Deyang

July 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

DEMOKRASI: SUDAH, TAPI BELUM

July 23, 2026
Ketut Sumedana, Kuda Troya Kejagung di BGN

Ketut Sumedana, Kuda Troya Kejagung di BGN

July 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist