JAKARTA, Fusilatnews — Kelompok perempuan yang tergabung dalam Aspirasi Indonesia (AI), sebuah komunitas arisan bisnis wanita yang dipimpin Hj Wati Imhar, menggelar kegiatan bazar sekaligus diskusi podcast di bulan Ramadan 2026. Acara tersebut berlangsung di kawasan DDII Pusat dan direncanakan juga terhubung dengan kegiatan di sekitar Balai Kota DKI Jakarta.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda komunitas AI yang selama ini dikenal aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan aksi aspirasi masyarakat di Jakarta. Dalam agenda 15 Maret, komunitas tersebut juga menyuarakan dukungan terhadap gagasan internasional mengenai penetapan Hari Internasional Anti-Islamophobia yang setiap tahun diperingati pada tanggal yang sama.
Pada kegiatan tersebut, para anggota AI sempat dikejutkan dengan kehadiran tokoh aktivis dan advokat Eggi Sudjana, yang akrab disapa Bang Eggi atau BES. Ia hadir sebagai pembina AI dan langsung mengikuti sesi podcast bertema Tobat Nasuha dengan moderator aktivis Yusuf Blegur.
Dalam ceramah singkatnya, Eggi Sudjana mengajak peserta untuk kembali memperkuat nilai-nilai keimanan dan tanggung jawab moral. Ia mengutip pesan Al-Qur’an mengenai pentingnya menolong agama Allah, serta menekankan nilai keadilan, kebajikan, ukhuwah, membantu sesama, dan menepati janji kepada Tuhan.
“Substansinya adalah bagaimana manusia hidup dengan nilai adil, kebajikan, ukhuwah, membantu kerabat, dan menepati janji kepada Allah,” ujar Eggi di hadapan para peserta.
Diskusi tersebut sempat berlangsung dinamis ketika salah satu anggota AI menyampaikan interupsi terkait pentingnya pengakuan kesalahan dalam kehidupan sosial dan politik. Situasi kemudian kembali kondusif setelah penjelasan dari panitia yang membacakan kutipan ayat Al-Qur’an tentang pentingnya menghindari prasangka buruk (suudzon).
Menjelang waktu berbuka puasa, suasana diskusi berubah menjadi lebih santai. Para peserta kemudian melanjutkan kegiatan dengan iftar bersama.
Dalam kesempatan itu, Eggi Sudjana juga menyinggung berbagai pengalaman pribadinya sebagai advokat dan aktivis, termasuk keterlibatannya dalam sejumlah gerakan masyarakat sipil. Ia juga menyinggung hubungannya dengan beberapa tokoh nasional, di antaranya Prabowo Subianto dan Amien Rais, yang menurutnya pernah memberikan perhatian saat ia menjalani masa perawatan kesehatan beberapa tahun lalu.
Menutup pertemuan tersebut, pimpinan AI Hj Wati Imhar menyampaikan rencana komunitasnya untuk mengikuti kegiatan pawai aspirasi pada 15 Maret yang direncanakan bergerak dari kawasan DPR menuju Istana Negara sebagai bagian dari penyampaian aspirasi publik.
Usai acara berbuka puasa, suasana kembali cair ketika sejumlah anggota AI berbincang santai dengan Eggi Sudjana, termasuk membahas rencana kegiatan sosial dan keagamaan komunitas tersebut ke depan.
Acara Ramadan itu pun ditutup dengan doa bersama serta diskusi ringan antaranggota komunitas yang sebagian besar merupakan pelaku usaha perempuan dan aktivis sosial di Jakarta.

























