Jakarta, Fusilatnews, 6 November 2024 – Ribuan anggota Emak-emak Aspirasi Indonesia berkumpul di Patung Kuda Monas dalam acara Reuni 411 untuk menyuarakan aspirasi terkait penegakan hukum dan integritas pejabat negara. Dalam orasinya, Hj. Jati Ningsih, salah satu orator utama, menyampaikan desakan agar penegakan hukum ditegakkan terhadap siapapun, termasuk mantan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Jati menyatakan bahwa perilaku adab dan etika kepemimpinan harus diperbaiki agar tidak terjadi degradasi yang merusak marwah negara. Dia juga menekankan pentingnya peran hukum dalam menjaga martabat pemimpin yang bersih, seperti Presiden Prabowo, yang diharapkan dapat menghadapi segala tantangan dan rongrongan politik dengan tegas.
Desakan pada Aparat untuk Usut Kasus Kontroversial
Di bawah komando Habib Rizieq Shihab, massa mendesak aparat untuk mengusut akun media sosial yang diduga terkait dengan Wakil Presiden Gibran. Mereka meminta penyelidikan dilakukan secara transparan, mengingat adanya tuduhan bahwa akun-akun ini kerap digunakan untuk menyampaikan pernyataan yang dinilai kontroversial dan meresahkan masyarakat.
Selain itu, Hj. Jati juga mengingatkan bahwa kepatuhan hukum tanpa pandang bulu menjadi harapan masyarakat untuk menjaga integritas demokrasi di Indonesia. Sejumlah tokoh masyarakat dan orator seperti Nurdiati Akma, Khozinudin, Marwan Batubata, serta Damai Hari Lubis turut mendukung desakan ini.
Diskusi Petisi 100: Refleksi dan Tantangan Kebangsaan
Diskusi lanjutan bertajuk “Prihatin Masa Depan Demokrasi Indonesia” juga diadakan di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta. Dalam forum yang dipimpin oleh Marwan Batubata, para peserta mendiskusikan berbagai isu, termasuk kritik terhadap kebijakan pemerintahan Jokowi, isu mengenai kewarganegaraan, serta perlunya edukasi politik yang mengedepankan kedaulatan hukum. Santi S, yang turut menjadi orator, menyoroti pentingnya pemberdayaan masyarakat agar mampu bersuara lantang dan melakukan perubahan secara legal dan damai.
Meneguhkan Semangat Kritis dan Hukum Berkeadilan
Para orator dan tokoh masyarakat berharap kegiatan ini bisa menjadi refleksi bersama agar Indonesia mampu menghadapi tantangan kepemimpinan dengan menjunjung tinggi hukum dan keadilan. Reuni 411 ini dihadiri sejumlah tokoh publik, aktivis, dan alumni perguruan tinggi yang terus menyerukan pentingnya menjaga nilai-nilai demokrasi dan integritas dalam tata kelola negara.
Pernyataannya disaksikan antara lain Azham Khan, Edy Mulyadi, Khoizinudin, Mayjen purn Sunarto, Slamet Subianto, Taufik Bahaudin UI Watch.


























