• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

Erick Thohir dan BUMN: Profesionalisme atau Politik Berkedok Publik? “Said Aqil Siradj” Komisaris Lagi

Ali Syarief by Ali Syarief
August 17, 2025
in Aya Aya Wae, Feature, Tokoh/Figur
0
Seperti Model KH Aqil Siraj Yang Dikritik Carl Marx
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Menteri BUMN Erick Thohir kembali menjadi sorotan publik. Penunjukan Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj sebagai Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) bukan hanya memantik perdebatan soal kompetensi, tetapi juga menegaskan pola kontroversial yang sudah lama melekat pada pengelolaan BUMN di era Thohir: pencampuran antara kepentingan sosial-politik dengan tata kelola perusahaan pelat merah.

Politik Berkedok Sosial

Erick Thohir selalu menekankan bahwa BUMN harus dekat dengan masyarakat, sehingga kehadiran tokoh sosial-politik di jajaran komisaris dianggap strategis. Dalam kasus Said Aqil, argumentasinya adalah pengalaman tokoh agama ini dalam membangun jaringan sosial dapat memperkuat pelayanan publik PT KAI. Namun, jika ditelisik lebih jauh, pola ini tampak sebagai upaya sistematis menempatkan figur-figur populer untuk memperluas pengaruh politik dan sosial, bukan semata untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

Risiko Profesionalisme Terabaikan

Kritik tajam muncul dari pengamat dan praktisi industri. BUMN, terutama yang bergerak di sektor transportasi strategis, membutuhkan kompetensi teknis dan manajerial yang kuat. Penunjukan tokoh yang dominan berlatar sosial-politik berpotensi mengabaikan aspek penting seperti keselamatan operasional, efisiensi, dan inovasi teknologi. Dalam jangka panjang, politisasi BUMN berisiko menurunkan integritas, transparansi, dan kinerja finansial perusahaan pelat merah.

Kontroversi yang Lebih Luas

Kasus PT KAI bukan satu-satunya kontroversi di era Erick Thohir. Dari penempatan figur publik di PLN, Pertamina, hingga maskapai pelat merah, beberapa keputusan menimbulkan pro dan kontra. Restrukturisasi dan upaya profesionalisasi memang dilakukan, tetapi serangkaian penempatan komisaris dengan latar politik dan sosial menimbulkan pertanyaan: Apakah BUMN benar-benar dijalankan untuk kepentingan rakyat atau lebih untuk memperkuat jaringan dan pengaruh tertentu?

Dilema Tata Kelola BUMN

Kritik terhadap kebijakan Erick Thohir membuka dilema fundamental: BUMN harus dijalankan dengan fokus pada efisiensi, transparansi, dan profesionalisme, ataukah menjadi instrumen politik dan sosial? Penunjukan figur-figur populer, meski memiliki jaringan sosial luas, tidak menjamin peningkatan kinerja operasional. Tanpa fokus pada aspek teknis dan manajerial, BUMN bisa kehilangan legitimasi publik dan arah strategis.

Kesimpulan

Pengangkatan Said Aqil di PT KAI hanyalah puncak dari gelombang kebijakan kontroversial Erick Thohir di BUMN. Jika politisasi dan kepentingan sosial-politik terus mendominasi, BUMN berisiko menjadi alat manuver politik, bukan lembaga publik yang profesional dan akuntabel. Namun, jika sinergi sosial bisa diintegrasikan tanpa mengorbankan kompetensi teknis, ada peluang untuk membangun model tata kelola BUMN yang lebih manusiawi dan dekat dengan masyarakat. Pertanyaannya tetap: apakah langkah ini untuk rakyat atau sekadar manuver politik dengan kedok pelayanan publik?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

TERBARU: Respon Petinggi Polri Soal Dugaan Kriminalisasi Ibu Rina

Next Post

Pengkhianatan Pikiran Jokowi: KCJB/Whoosh dan Runtuhnya BUMN

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Ekonomi Lesu: Ketika Mahasiswa Menjadi Indikator Krisis yang Diabaikan
Economy

Ekonomi Lesu: Ketika Mahasiswa Menjadi Indikator Krisis yang Diabaikan

April 19, 2026
Feature

Manajemen Waktu: Ketika Hidup Tidak Lagi Sekadar Pembagian Waktu, Tapi Dimaknai Arah Hidup

April 19, 2026
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Next Post
Pengkhianatan Pikiran Jokowi: KCJB/Whoosh dan Runtuhnya BUMN

Pengkhianatan Pikiran Jokowi: KCJB/Whoosh dan Runtuhnya BUMN

Kemenag Siapkan Gedung Ikonik 40 Lantai di Bundaran HI untuk Pemberdayaan Dana Umat

Kemenag Siapkan Gedung Ikonik 40 Lantai di Bundaran HI untuk Pemberdayaan Dana Umat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ekonomi Lesu: Ketika Mahasiswa Menjadi Indikator Krisis yang Diabaikan

Ekonomi Lesu: Ketika Mahasiswa Menjadi Indikator Krisis yang Diabaikan

April 19, 2026
Pertamax Bakal Naik Jadi Rp16.000 per Liter? Ini Penjelasan Pertamina

Daftar Lengkap Harga BBM se-Indonesia per 18 April 2026!

April 19, 2026

Manajemen Waktu: Ketika Hidup Tidak Lagi Sekadar Pembagian Waktu, Tapi Dimaknai Arah Hidup

April 19, 2026
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ekonomi Lesu: Ketika Mahasiswa Menjadi Indikator Krisis yang Diabaikan

Ekonomi Lesu: Ketika Mahasiswa Menjadi Indikator Krisis yang Diabaikan

April 19, 2026
Pertamax Bakal Naik Jadi Rp16.000 per Liter? Ini Penjelasan Pertamina

Daftar Lengkap Harga BBM se-Indonesia per 18 April 2026!

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist