Tangerang – Fusilatnews – Apa yang terjadi pada hari Kamis 2/1/ 2025 merupakan insiden penembakan yang membunuh Ilyas Aburrahman pemilik rental mobil yang sedang mengejar mobilnya yang sedang dilarikan oleh komplotan penjahat di Tol Tangerang – Merak
Selain menewaskan pemilik rental, insiden ini juga melukai Ramli Abu Bakar atau R (60) yang merupakan pegawai IA
Keduanya ditembak saat mengejar keberadaan mobil rental yang dibawa kabur.
Kronologi munculnya kasus
Kasus ini bermula dari keterangan AM (24), anak bos rental yang ditembak, peristiwa bermula ketika mobil Honda Brio disewakan kepada orang bernama Ajat pada 31 Desember 2024 selama tiga hari, pada hari, Kamis.
Karena GPS menunjukkan aktivitas mencurigakan, mereka memutuskan melacak mobil.
Saat dilacak pada Rabu (1/1/2025), dua dari tiga GPS telah dirusak di daerah Pandeglang. IA bersama tim lalu berangkat ke Pandeglang untuk mengecek mobil. Mereka pertama kali berpapasan dengan pelaku di pertigaan Saketi
Namun, pelaku tiba-tiba menodongkan senjata api dan mengaku sebagai anggota TNI Angkatan Udara (AU).
Tak lama kemudian, sebuah mobil Sigra hitam muncul dan menabrak mobil yang ditumpangi tim Makmur Jaya Rental, kemudian kabur.
Korban mengejarnya ke arah Labuan hingga Carita dan berakhir di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak saat kendaraan pelaku berhenti di minimarket. IA dan tim langsung berusaha mengadang pelaku di lokasi tersebut.
Namun, situasi kacau usai pelaku melepaskan tembakan sebanyak empat hingga lima kali. Akibatnya, IA mengalami luka di dada dan tangan, sedangkan R mendapat luka di tangan. Setelah melepaskan tembakan, pelaku lalu kabur dengan mengendarai mobil Sigra dan meninggalkan mobil Brio di jalan tol
Petugas menolak lantaran mereka belum membuat laporan resmi terkait penembakan dan mengira mereka adalah perwakilan leasing yang hendak mengambil mobil.
Padahal, AM mengaku telah menunjukkan bukti kepemilikan mobil lengkap, BPKB, STNK, dan kunci.
Namun, Kapolsek Cinangka, AKP Asep Iwan Kurniawan membantah narasi tersebut. Dia juga mengatakan, mereka tidak bisa menunjukkan dokumen kendaraan yang dikejar.
“Narasi menolak pendampingan tidak benar. Kami tidak mau gegabah untuk mendampingi. Dia minta didampingi, tapi kami punya kewajiban menanyakan dokumen kendaraan dan hal ihwalnya,” jelas Asep, , Jumat (3/1/2025).
Pelaku penambakan di rest area diduga berjumlah empat orang dan bukan penyewa langsung mobil korban. Keempat orang ini mengendarai dua mobil saat peristiwa terjadi.
Salah satu di antaranya disebut merupakan anggota TNI Angkatan Laut (AL).
Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Purbawa mengatakan, mereka telah mengantongi identitas para pelaku, tetapi belum bisa mengungkapnya ke publik.
“Ada beberapa yang sudah dikantongi, cuma belum bisa kita sampaikan, yang pasti kasat lagi di lapangan lagi proses penangkapan,” ujarnya, Jumat.
Dalam proses identifikasi pelaku, pihaknya juga melibatkan ahli digital forensik.
Polisi pun telah memeriksa tujuh saksi, yaitu empat orang yang berada di TKP dan tiga orang dari tim korban yang ikut melacak mobil.
Apakah pelaku sudah tertangkap?
Satu pelaku pelaku penambakan pemilik rental mobil yang merupakan prajurit TNI telah ditangkap oleh Pusat Militer TNI AL (Puspomal).
Pelaku sebelumnya mengaku sebagai TNI AU saat bertemu korban di pertigaan Saketi. Karenanya, Puspomal pun akhirnya turun tangan dan menyelidiki dugaan keterlibatan prajurit.
“Pelaku sudah diamankan di Puspomal,” kata Komandan Pusat Polisi Militer TNI, Mayor Jenderal Yusri Nuryanto, Jumat. Namun, Yusri belum bisa membeberkan identitas pelaku. Sementara itu, pelaku lainnya hingga kini masih terus diburu oleh tim khusus yang diketuai Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Arief Nazaruddin Yusuf.
Bagaimana dengan penyewa mobil?
Di sisi lain, Polres Pandeglang sudah menangkap penyewa mobil korban, yakni Ajat (32).
Dia ditangkap saat bersembunyi di sebuah kontrakan milik saudaranya di Picung, Pandeglang, Jumat siang. Penangakapan ini dikonfirmasi oleh Kasat Reskrim Polres Pandeglang, Iptu Alfian Yusuf.
Kendati sudah ditangkap, belum diketahui alasan perpindahan mobil dari Ajat ke pelaku penembakan.
Untuk pemeriksaan lebih lanjut, Ajat akan diserahkan ke Polrestas Tangerang.
























