• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Fenomena Yusuf Mansur: Antara Doa yang Dijual dan Kenyataan yang Tak Menjawab

Ali Syarief by Ali Syarief
October 22, 2025
in Crime, Feature, Tokoh/Figur
0
Fenomena Yusuf Mansur: Antara Doa yang Dijual dan Kenyataan yang Tak Menjawab
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Youtuber Darso Arief baru-baru ini melaporkan penurunan signifikan jumlah santri di pesantren Darul Qur’an milik Yusuf Mansur. Dari sekitar 500 santri pada tahun 2020, kini hanya tersisa 114 pada tahun 2025. Angka ini bukan sekadar statistik; ia mencerminkan menurunnya kepercayaan publik terhadap sosok yang dulu dielu-elukan sebagai “ustaz pengusaha sukses” yang mampu menggabungkan spiritualitas dan bisnis dalam satu napas.

Fenomena ini juga tercermin dari hilangnya sosok Yusuf Mansur dari layar kaca. Jika dulu ia nyaris selalu hadir dalam program ceramah di televisi swasta, kini suaranya menghilang. Yang tersisa hanyalah akun Instagram dengan ribuan pengikut, tempat ia terus memasarkan “produk-produk spiritual” berupa doa, dzikir, dan ayat-ayat Al-Qur’an yang diklaim mampu menyelesaikan berbagai persoalan hidup—dari rezeki seret hingga jodoh yang tak kunjung datang.

Namun, realitas berbicara lain. Di berbagai platform, terutama TikTok, cuplikan ceramah-ceramahnya justru menjadi bahan olok-olok. Banyak yang menilai isi ceramahnya terlalu duniawi—terlalu sering membahas cara cepat mendapat rezeki, keberuntungan, dan kekayaan, seolah agama hanyalah alat untuk mengejar kenyamanan materi. Puncaknya, ketika beredar informasi bahwa untuk dibacakan surat Al-Fatihah oleh 500 santrinya, seseorang harus membayar Rp10 juta. Praktik semacam ini menimbulkan pertanyaan mendasar: masihkah ini dakwah, atau sudah bergeser menjadi komoditas spiritual?

Ironinya, apa yang ia ajarkan justru tak terjadi pada dirinya. Tak ada doa, dzikir, atau ayat tertentu yang mendatangkan keajaiban sebagaimana yang ia janjikan kepada jamaahnya. Alih-alih memperoleh keberkahan, yang muncul justru rentetan kegagalan investasi, konflik dengan jamaah, dan tudingan penipuan yang tak kunjung reda. Wacana “mau membeli Manchester United” atau “pabrik Boeing” bahkan menjadi bahan tertawaan netizen—sebuah simbol dari betapa jauh antara klaim spiritual dan kenyataan yang dihadapi.

Dalam konteks ini, Yusuf Mansur bukan sekadar seorang pendakwah yang gagal, melainkan cermin dari krisis otentisitas dalam dunia dakwah modern. Ketika agama dijadikan alat jualan, maka yang dijual bukan lagi nilai-nilai ketulusan dan rahman~rahim, melainkan mimpi-mimpi kosong yang dibungkus dengan ayat suci.

Dan di tengah semua itu, publik kini semakin sadar: mukjizat sejati bukan datang dari mereka yang pandai menjual doa, melainkan dari mereka yang hidup dengan kejujuran dan keteladanan. Sebab, doa yang paling mustajab adalah perilaku yang selaras antara ucapan dan perbuatan. Di titik ini, Yusuf Mansur telah gagal—bukan karena doanya tidak didengar, tapi karena hidupnya sendiri telah kehilangan makna dari doa itu.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Peljaran Dari Bangsa Jepang : Ketika Negara Bersalah dan Rakyat Mendapat Kompensasi

Next Post

Negara yang Lupa Sawahnya: Menguji Komitmen dalam Membela Hak Petani

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Next Post
MENJUAL SAWAH DEMI ANAK SEKOLAH

Negara yang Lupa Sawahnya: Menguji Komitmen dalam Membela Hak Petani

Bandara yang Terus Tenggelam, Tapi Tak Pernah Kalah

Bandara yang Terus Tenggelam, Tapi Tak Pernah Kalah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist