• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Health

Gagasan Prabowo Buka 300 Fakutas Kedokteran Berlebihan dan Tak Menjawab Kebutuhan

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
February 6, 2024
in Health
0
Gagasan Prabowo Buka 300 Fakutas Kedokteran Berlebihan dan Tak Menjawab Kebutuhan
Share on FacebookShare on Twitter

Karena itu yang sebenarnya dibutuhkan saat ini bukanlah dokter umum, melainkan lebih banyak dokter spesialis. Dengan membuka 300 FK baru, Adib menilai tak menjawab kebutuhan di lapangan.

Jakarta – Fusilatnews – Dalam konferensi pers menyikapi hasil debat kelima capres di Jakarta, Gagasan calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto, yang akan mendirikan 300 fakultas kedokteran (FK) baru di Indonesia. dinilai oleh Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indoensia (PB IDI), Muhammad Adib Khumaidi terlalu berlebihan.

Menurut Adib, Jika gagasan itu dilaksanakan , dipastikan akan terjadi overload dokter umum dan muncul pengangguran intelektual profesional. Adib menegaskan saat ini, yang lebih dibutuhkan masyarakat adalah dokter spesialis.

“Jadi 300 fakultas kedokteran itu sangat-sangat berlebihan,” kata Adib Senin (5/2/2024).

Adib menegaskan permasalahan utama dalam pendidikan kedokteran saat ini adalah pembiayaan pendidikan yang masih mahal.

Negara, semestinya bisa hadir mengintervensi persoalan pembiayaan tersebut. Jika negara tidak hadir dengan aturan dan menghitung kebutuhan yang semestinya,, dikhawatirkan lima tahun ke depan akan terjadi overload tenaga dokter umum.

“Nah kalau sekarang kemudian dibuka 300 FK, yang itu kemudian tidak diikuti dalam sebuah aturan, dan tidak memberi hitungan terkait dengan kebutuhan, maka kita lima tahun lagi akan dihadapkan overload. Kita dihadapkan dengan, bahasa kami mohon maaf, akan muncul pengangguran intelektual profesional,” tutur Adib.

Berdasarkan analisis aspek kebutuhan standar WHO yaitu satu banding 1.000 tapi faktanya realisasi saat ini di lapangan belum sesuai dengan pembiayan kapitasi dokter yang masih berdasarkan angka satu banding 2.500, akibatnya pendidikan kedokteran menjadi mahal tapi tidak bisa bekerja akibat tak ada tempat pekerjaan.

“Jadi ini pun nanti akhirnya berdampak juga pada saat dia sekolah, pendidikannya itu harus mahal. Dan kemudian dia bekerja, tidak ada tempat pekerjaan, maka ini sangat disayangkan,” kata Adib.

Pihaknya melihat, penyelesaian masalah sumber daya manusia (SDM) di bidang kedokteran harus dimulai dari aspek jumlah kebutuhan dokter spesialis.

Karena itu yang sebenarnya dibutuhkan saat ini bukanlah dokter umum, melainkan lebih banyak dokter spesialis. Dengan membuka 300 FK baru, Adib menilai tak menjawab kebutuhan di lapangan.

“Jadi pembukaan 300 FK itu akan mencetak dokter umum, padahal yang kita butuhkan adalah dokter spesialis. Yang harus kita tingkatkan adalah pembukaan program studi dokter spesialis sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan oleh per wilayah,” jelas Adib.

Untuk itu, pemerintah harus melihat prioritas permasalahan kesehatan yang ada di setiap wilayah untuk mencetak dokter spesialis yang dibutuhkan di sana. Salah satu langkah pemerataan tenaga dokter spesialis adalah dengan mengambil dokter umum yang merupakan putra-putri daerah untuk diberikan beasiswa atau program afirmasi untuk pendidikan spesialis.

“Yang itu nanti mereka akan kembali ke daerah menjadi dokter spesialis yang akan bekerja di daerahnya. Nah itu yang harus ditingkatkan, bukan kemudian akhirnya kita membuat 300 FK. Ini yang perlu untuk kita perdalam terkait dengan kebutuhan tadi, sehingga kita benar-benar akhirnya ada link and match antara need dan demand,” terang Adib.

Selain mendirikan 300 FK, Prabowo juga hendak membangun fasilitas kesehatan modern di setiap kabupaten dan kota jika terpilih sebagai presiden.

Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama mengingatkan, pembangunan fasilitas memang penting, tapi yang lebih penting mendorong masyarakat membiasakan hidup bersih dan sehat secara konsisten.

“Tentu baik saja membangun rumah sakit dan pelayanan spesialistik secara amat lengkap dan bahkan bertaraf internasional, tetapi jauh lebih penting lagi melakukan berbagai program kesehatan masyarakat langsung di masyarakat agar anak bangsa dapat melakukan kebiasaan hidup bersih dan sehat dengan baik dan konsisten,” ucap Tjandra.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Terkait Gugatan Anwar Usman. Mahfud MD Peringatkan PTUN, Jangan Permainkan Hukum!

Next Post

Sri Mulyani Berada di “Persimpangan” Jalan, Bertahan di Kabinet Jokowi atau Mundur

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya
Feature

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026
Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu
Feature

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026
Tujuh Bekal Sebelum Berhadapan dengan Polisi
Health

Tujuh Bekal Sebelum Berhadapan dengan Polisi

May 18, 2026
Next Post
Jawaban Sri Mulyani Indrawati Terkait Rumor Mundur dari Kabinet

Sri Mulyani Berada di "Persimpangan" Jalan, Bertahan di Kabinet Jokowi atau Mundur

Moeldoko: Melalui Dekarbonisasi, Indonesia Berpeluang Bangun Ekonomi Hijau

Moeldoko: Melalui Dekarbonisasi, Indonesia Berpeluang Bangun Ekonomi Hijau

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist