• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ganti Cat Pesawat Kepresidenan – Simbol Apa?

Ali Syarief by Ali Syarief
May 20, 2025
in Feature, Politik
0
Ganti Cat Pesawat Kepresidenan – Simbol Apa?
Share on FacebookShare on Twitter

“Apa yang diramaikan sih? Wong cat kok,” ujar Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, dengan ringan. Seolah-olah pengecatan ulang pesawat kepresidenan hanyalah soal ganti baju harian. Putih, merah, hijau—tak lebih dari pilihan warna. Tapi benarkah ini sekadar soal warna?

Justru di situlah letak masalahnya.

Cat, dalam dunia kekuasaan, tidak pernah benar-benar netral. Ia adalah simbol. Dan simbol, dalam politik, bicara lebih banyak daripada kata-kata. Pergantian livery pesawat kepresidenan bukan cuma urusan estetika atau selera pribadi kepala negara. Ini adalah pernyataan politik, dan publik berhak tahu: mengapa sekarang? untuk apa? dan berapa biayanya?

Mari kita telusuri sejenak sejarahnya. Di era Susilo Bambang Yudhoyono, pesawat kepresidenan resmi dibeli sebagai simbol kemandirian dan efisiensi perjalanan dinas kepala negara. Di era Jokowi, warna biru dan putih—terinspirasi dari pesawat Air Force One milik Presiden Amerika Serikat—menghiasi badan pesawat. Kini, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, livery kembali berganti.

Apakah ini hanya “warna”? Tentu saja tidak. Dalam tradisi kekuasaan, setiap detail adalah pesan. Pemilihan warna, simbol, bahkan font tulisan adalah ekspresi dari visi, identitas, dan—tak jarang—ego sang pemimpin.

Saat negara tengah menghadapi tekanan ekonomi, defisit APBN, subsidi dikurangi, dan beban hidup rakyat meningkat, perubahan cat pesawat dengan biaya tak transparan menjadi sorotan wajar. Bukankah keadaban politik mengharuskan pemimpin menjelaskan setiap keputusan yang melibatkan uang rakyat?

Ironisnya, justru transparansi inilah yang diabaikan. Ketika ditanya soal anggaran, Juri menjawab enteng: “Anggaran saya sendiri saja gue enggak tahu.” Sebuah candaan yang terasa hambar ketika dikaitkan dengan dana negara.

Urgensi menjadi kunci pertanyaan publik. Apa urgensinya mengganti cat pesawat sekarang? Apakah cat sebelumnya rusak? Apakah ada kerusakan struktural yang butuh perbaikan teknis menyeluruh? Ataukah ini hanya soal ego kekuasaan yang ingin meninggalkan jejak visual sejak awal masa pemerintahan?

Jika alasannya sekadar “penyegaran,” maka kita dihadapkan pada ironi besar: negara yang katanya tengah mengetatkan ikat pinggang justru sibuk berdandan. Livery baru bukan sekadar tampilan. Ia adalah simbol arah: apakah kekuasaan ini mengabdi pada kesederhanaan, atau sedang jatuh cinta pada kemegahan simbolik?

Di sinilah publik berhak bertanya, bukan pada level estetika, melainkan pada dimensi etika dan akuntabilitas.

Pernyataan Juri yang meremehkan polemik ini menunjukkan kegagalan memahami sensitivitas publik. Ketika rakyat diminta maklum soal kenaikan harga, ketika subsidi dicabut demi efisiensi fiskal, mengapa pemerintah begitu enteng merombak penampilan kendaraan dinasnya?

Ini bukan hanya “cat”. Ini adalah narasi kekuasaan yang ditulis ulang melalui simbol visual. Dan setiap simbol itu butuh pertanggungjawaban.

Dalam demokrasi, bahkan pengecatan pesawat pun bukan urusan sepele. Sebab dalam demokrasi, setiap rupiah adalah milik rakyat, dan setiap perubahan simbol negara adalah bagian dari perjanjian sosial antara pemimpin dan yang dipimpin.

Kita tidak sedang membahas cat, Bung Juri. Kita sedang membahas kesadaran kekuasaan—dan sayangnya, itu yang tampaknya semakin pudar.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bareskrim Akan Gelar Perkara Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Pemeriksaan Sudah Dilakukan

Next Post

Ibrahim Sjarief Assegaf, Suami Jurnalis Senior Najwa Shihab Meninggal

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026
Feature

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah
Feature

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026
Next Post
Ibrahim Sjarief Assegaf, Suami Jurnalis Senior Najwa Shihab Meninggal

Ibrahim Sjarief Assegaf, Suami Jurnalis Senior Najwa Shihab Meninggal

KPK Menduga Aset Robert Bonosusatya Terkait dengan Kasus Korupsi Rita Widyasari

Usut Suap Terkait TKA Kantor Kemenaker,Digeledah KPK

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tangkap Tiyo Ardianto!
Feature

Tangkap Tiyo Ardianto!

by Karyudi Sutajah Putra
June 16, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta -  Dalam hati mungkin Tiyo Ardianto memang ingin...

Read more
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

June 16, 2026

PRABOWO PERLU MENGUMUMKAN NATIONAL CONTINGENCY PLAN

June 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...