“Tidak ada (korban jiwa). Dua lokasi itu hanya rusak ringan saja,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Polsek Cipatujah Polres Tasikmalaya, Iptu Tono Suherman, mengatakan selain atap ambruk, dinding bangunan KUA itu juga mengalami retak akibat guncangan gempa.
Pangandaran – Fusilatneqws – Gempa berkekuatan M 5,5 mengguncang Pangandaran Kamis pagi pukul 05.43 WIB. Getarannya terasa kuat hingga Tasikmalaya dan sekitarnya.
Sebuah atap bangunan Kantor Urusan Agama (KUA) di Kecamatan Cipatujah dan dinding rumah di Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, roboh akibat gempa M 5,5 mengguncang Pangandaran, Jawa Barat, Kamis (28/12/2023) pagi.
Akibatnya, peralatan kantor seperti kursi dan komputer di ruangan kantor KUA tersebut rusak tertimpa reruntuhan atap dari bahan baja ringan tersebut.
Sementara, sebuah dinding rumah di Kecamatan Salawu ambruk hanya di bagian dapur belakang rumah saja akibat gempa tersebut.
“Iya, kami baru mendapatkan laporan 2 bangunan atap kantor (KUA) di Cipatujah dan dinding rumah saja di Salawu terdampak gempa (Pangandaran) tadi pagi,” jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Nuraedidin Kamis pagi.
Meski demikian, sampai saat ini tak ada korban jiwa akibat guncangan gempa Pangandaran yang terasa besar hampir satu menit tersebut di wilayah Tasikmalaya.
Namun, pihaknya meminta masyarakat waspada gempa susulan yang bisa kapan saja terjadi.
“Tidak ada (korban jiwa). Dua lokasi itu hanya rusak ringan saja,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Polsek Cipatujah Polres Tasikmalaya, Iptu Tono Suherman, mengatakan selain atap ambruk, dinding bangunan KUA itu juga mengalami retak akibat guncangan gempa.
“Kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Kerugian sekitar Rp 70 juta diperkirakan,” kata dia.
Sedangkan Kasatpolairud AKP Sugianto, menegaskan kondisi Pantai Pangandaran tetap normal. Kondisi air laut tetap tenang dan gelombang seperti biasanya. “Angin normal,” tegas s Sugianto saat dikonfirmasi Kamis.
AKP Sugianto mengatakan, wisatawan yang beraktivitas di Pantai Barat dan Timur Pangandaran juga berjalan normal. Tidak ada kepanikan. Selain di Pantai Pangandaran, wisatawan juga beraktivitas seperti biasa di Pantai Batu Karas. Sementara itu, Pusdalops BPBD Pangandaran menyampaikan belum menerima laporan adanya kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi Kamis pagi. Sebelumnya,
Menurut BMKG, gempa berlokasi di 80 Km barat daya Pangandaran. Pusat gempa di kedalaman 14 Km.






















