• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

GENCATAN SENJATA AS–IRAN: KEMENANGAN BAGI KEMANUSIAAN

fusilat by fusilat
April 10, 2026
in Feature, Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

Yus Dharman, SH., MM., M.Kn
Advokat / Ketua Dewan Pengawas FAPRI (Forum Advokat & Pengacara Republik Indonesia)

Perang antara Amerika Serikat bersama Israel melawan Iran yang berlangsung kurang lebih enam minggu sejak 28 Februari 2026 akhirnya memasuki fase jeda. Konflik yang memicu ketegangan global ini tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga mengguncang stabilitas politik dan keamanan internasional.

Situasi internal Amerika Serikat turut mempercepat perubahan arah kebijakan. Pemecatan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy George beserta sepuluh jenderal lainnya—yang dilaporkan menentang rencana invasi darat ke Iran—menjadi sinyal adanya perpecahan di tubuh militer. Gelombang demonstrasi besar di berbagai negara bagian, tekanan keras dari Kongres, serta absennya dukungan dari NATO semakin mempersempit ruang gerak pemerintah.

Dalam kondisi tersebut, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, akhirnya mengumumkan gencatan senjata sementara selama dua minggu dengan Iran, yang berlaku sejak 8 April hingga 23 April 2026. Trump menyatakan bahwa seluruh tujuan militer telah tercapai bahkan terlampaui, sehingga gencatan senjata dianggap sebagai langkah rasional dan strategis.

Namun, harapan akan meredanya konflik global segera diuji. Kurang dari 24 jam setelah pengumuman tersebut, serangan udara bertubi-tubi yang dilakukan oleh Israel di Lebanon justru menodai semangat perdamaian. Serangan itu dilaporkan menewaskan ratusan warga sipil dan melukai lebih dari seribu lainnya. Sebagai respons, Republik Islam Iran kembali menutup Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia.

Di sisi lain, Washington mendesak Iran untuk segera membuka kembali Selat Hormuz, menegaskan bahwa penutupan jalur strategis tersebut tidak dapat diterima dalam kondisi apa pun. Pada saat yang sama, Amerika Serikat juga menyatakan dukungannya terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang menyebut operasi militer di Lebanon sebagai “pertempuran terpisah” di luar kerangka gencatan senjata dengan Iran.

Kondisi ini menunjukkan betapa rapuhnya upaya perdamaian di tengah kepentingan geopolitik yang saling bertabrakan.

Namun, apa pun alasan dan pembenarannya, perang harus segera dihentikan. Dalam konteks kemanusiaan, siapa yang menang atau kalah menjadi tidak relevan. Yang utama adalah menyelamatkan kehidupan.

Jika para pemimpin dunia terus mengedepankan ego sektoral, eskalasi konflik berpotensi meningkat ke tingkat yang jauh lebih berbahaya. Ancaman penggunaan senjata nuklir bukan lagi sekadar imajinasi, melainkan kemungkinan nyata. Sekali bom nuklir dijatuhkan, dan dibalas dengan serangan serupa, maka kehancuran akan terjadi dalam hitungan detik.

Kota-kota akan luluh lantak. Ratusan ribu hingga jutaan jiwa dapat musnah seketika. Infrastruktur global—listrik, internet, penerbangan, hingga sistem perbankan—akan lumpuh total. Komunikasi terputus, mobilitas berhenti, dan manusia dipaksa kembali ke kondisi primitif, namun dalam lingkungan yang telah tercemar radiasi mematikan.

Dalam jangka panjang, dampak radiasi nuklir akan menyebar tanpa batas, terbawa oleh udara dan aliran air ke seluruh penjuru dunia. Ia tidak mengenal negara, tidak memilih korban. Kematian akan datang perlahan, bahkan kepada mereka yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan konflik.

Oleh karena itu, menghentikan perang bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Sebab pada akhirnya, dalam peperangan, menang menjadi arang, kalah menjadi abu.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Prabowo Tak Faham Atas Dirinya Sendiri – “Masih Perlu Dukungan”

Next Post

Soal Motor Listrik BGN dan Pikap India: APBN Bisa “Dibypass” di Program Prioritas?

fusilat

fusilat

Related Posts

Economy

EKONOMI KEDAULATAN NASIONAL; JALAN TENGAH ANTARA NEGARA PASIF DAN NEGARA SERAKAH

May 29, 2026
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun
Economy

Rupiah Melemah, Intervensi Bank Indonesia Bukan Solusi Tunggal

May 29, 2026
Gula-gula Prabowo
Feature

Gula-gula Prabowo

May 29, 2026
Next Post
Soal Motor Listrik BGN dan Pikap India: APBN Bisa “Dibypass” di Program Prioritas?

Soal Motor Listrik BGN dan Pikap India: APBN Bisa “Dibypass” di Program Prioritas?

Difabel di Makassar Masih Hadapi Keterbatasan Akses Berkesenian

Difabel di Makassar Masih Hadapi Keterbatasan Akses Berkesenian

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

EKONOMI KEDAULATAN NASIONAL; JALAN TENGAH ANTARA NEGARA PASIF DAN NEGARA SERAKAH

May 29, 2026
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Rupiah Melemah, Intervensi Bank Indonesia Bukan Solusi Tunggal

May 29, 2026
Gula-gula Prabowo

Gula-gula Prabowo

May 29, 2026
Belajar Memanusiakan Sesama: Menyelami Dunia yang Selama Ini Terabaikan

Belajar Memanusiakan Sesama: Menyelami Dunia yang Selama Ini Terabaikan

May 29, 2026
Kiai Kok “Ngaceng”-an?

Kiai Kok “Ngaceng”-an?

May 29, 2026

Jembatan antara Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja, Antara Ideologi dan Fakta Empiris

May 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

EKONOMI KEDAULATAN NASIONAL; JALAN TENGAH ANTARA NEGARA PASIF DAN NEGARA SERAKAH

May 29, 2026
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Rupiah Melemah, Intervensi Bank Indonesia Bukan Solusi Tunggal

May 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...