• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ghibah Medis, Di Mana Para Dokter?

fusilat by fusilat
June 23, 2025
in Feature, Health
0
Ghibah Medis, Di Mana Para Dokter?
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Ini yang saya maksud sebagai ghibah medis. Ya, ghibah—tapi dalam balutan stetoskop dan jas putih. Berita tentang kulit Presiden yang mendadak meradang, seperti cuaca Jakarta yang bisa berubah dari terik ke mendung tanpa permisi, seharusnya tidak cukup hanya dijelaskan oleh ajudan. Kompol Syarif, memang seorang penegak hukum, bukan penegak logika medis. Maka pertanyaannya sederhana tapi genting: ke mana para dokter?

Kita hidup di negeri yang gemar menyimpan hal-hal yang seharusnya terbuka. Sampai-sampai penyakit kulit pun dijadikan semacam rahasia negara. Seperti ijazah sang Presiden—yang katanya ada, tapi tak pernah benar-benar tampak bentuk fisiknya. Kini, alergi kulit pun menyusul jejak yang sama. Terlihat, tapi tidak dijelaskan. Ada, tapi tak boleh terlalu dibahas. Diketahui, tapi tak dikuak oleh mereka yang berwenang. Padahal, bukankah dalam dunia kedokteran, diagnosis tanpa klarifikasi itu seperti mengobati luka dengan doa?

Sudah waktunya bangsa ini belajar membedakan antara privasi dan ketertutupan yang mencurigakan. Jokowi, meskipun kini mantan presiden, tetaplah figur publik yang melekat kuat dalam kesadaran rakyat. Ia bukan hanya pernah menjadi kepala negara, tetapi juga kepala simbolik bagi jutaan warga yang dulu menaruh harapan padanya. Kalau wajahnya tiba-tiba berubah—meradang, membengkak, atau tampak tak seperti biasa—mustahil rakyat tak bertanya-tanya. Ini bukan perkara ingin mengolok, melainkan memahami. Bukan untuk mengusik privasi, tetapi untuk menuntut keterbukaan dari sosok yang dulu selalu tampil seolah dekat dan merakyat. Sayangnya, penjelasan ilmiah yang seharusnya datang dari para ahli medis justru digantikan oleh pernyataan ajudan kepolisian, bukan oleh dokter atau juru bicara medis resmi.

 

Kalau wajahnya berubah, tak mungkin rakyat tak ingin tahu. Ini bukan perkara ingin mengolok, tapi memahami. Tapi sayang, penjelasan ilmiah tentang inflamasi wajahnya malah jatuh ke pundak ajudan, bukan ahli kulit, apalagi dokter kepresidenan.

Lucunya, rakyat diminta percaya. Percaya pada pernyataan yang datang dari perwira polisi muda, bukan dari mulut dokter spesialis kulit, bukan dari juru bicara istana yang mengutip pernyataan medis. Di sinilah aroma ghibah medis itu meruap. Bukankah ghibah adalah membicarakan seseorang di belakangnya tanpa kejelasan dan data? Maka ketika penyakit Presiden dijelaskan tanpa dokter, bukankah itu justru ghibah resmi?

Jokowi, entah karena sial atau disengaja, terus-menerus terjebak dalam bayang-bayang kata: tidak jelas. Ijazahnya tidak jelas. Janjinya tidak jelas hasilnya. Kini wajahnya pun tidak jelas sebab musababnya. Wajar bila sebagian rakyat mulai menyebutnya “Si Pendusta”—bukan semata karena benci, tapi karena terlalu banyak hal yang disembunyikan, diabaikan, atau dijawab sambil lalu.

Kita bukan sedang membicarakan sakit kulit orang biasa. Ini Presiden. Kepala negara. Kalau penyakit semacam ini tak diberi penjelasan medis yang gamblang, lalu bagaimana kita bisa berharap ada keterbukaan saat masalah bangsa lebih besar muncul? Ataukah, kita memang sudah terbiasa dengan sistem pemerintahan yang memelihara misteri sebagai cara untuk tetap berkuasa?

Akhirnya, seperti biasa, rakyat hanya bisa menduga-duga. Dari bisik-bisik warung kopi hingga diskusi grup WhatsApp alumni, semua berubah jadi dokter dadakan. Bukan karena mereka ingin jadi ahli, tapi karena para ahlinya diam. Mungkin sudah takut, mungkin sudah masuk barisan, atau mungkin sedang sibuk menenangkan kulit yang meradang oleh pertanyaan.

Jadi, ini yang saya maksud sebagai ghibah medis. Ketika penyakit jadi bahan berita, tapi para dokter bungkam. Ketika pemimpin sakit, tapi yang bicara justru ajudannya. Ketika ketertutupan jadi metode, dan rakyat kembali diberi teka-teki. Seolah-olah, bangsa ini tak berhak tahu. Seolah-olah, keterbukaan adalah bahaya, bukan kewajiban.

Dan kita pun kembali ke pertanyaan lama: ke mana para dokter? Atau… apakah mereka juga sudah ikut masuk barisan pendusta?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Cecilia Payne: Perempuan yang Menulis Ulang Bintang

Next Post

TRUMP’S POLITICAL SUICIDE BOMB

fusilat

fusilat

Related Posts

Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak
Feature

Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

May 17, 2026
Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa
Feature

Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa

May 17, 2026
SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat
Feature

SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat

May 17, 2026
Next Post
TRUMP’S POLITICAL SUICIDE BOMB

TRUMP’S POLITICAL SUICIDE BOMB

Moralitas sebagai Nafas Peradaban: Sebuah Renungan

Berdo'a Di Vatikan - Pulang Bawa Kurapan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
BREAKING NEWS  Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

BREAKING NEWS Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

May 17, 2026
Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

May 17, 2026
Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa

Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa

May 17, 2026
SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat

SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat

May 17, 2026
Politik Medsos, “Gemoy,” dan Jebakan Rot Brain

Prabowo & Keledai

May 17, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Prabowo “Menghancurkan Keuangan Negara dan Melemahkan Demokrasi” (Warning The Economist)

May 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

BREAKING NEWS  Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

BREAKING NEWS Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

May 17, 2026
Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

May 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist