• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Migrasi

GJ Resink, Pakar Sejarah Bantah Tak Benar, Indonesia Dijajah Belanda 350 Tahun

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
May 16, 2025
in Migrasi, Sejarah
0
GJ Resink, Pakar Sejarah Bantah Tak Benar, Indonesia Dijajah Belanda 350 Tahun
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Fusilatnews – Berdasarkan penelitian ilmiah yang dilakukan oleh profesor hukum internasional GJ Resink,  bahwa Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun adalah keliru.

Ia membuktikannya lewat studi yang dilakukan berpuluh-puluh tahun hingga 2013.

Profesor yang mengajar di Universitas Indonesia (UI) tersebut menuliskan kajiannya dalam buku berjudul “Bukan 350 Tahun Indonesia Dijajah”.

Bagaimana sejarah penjajahan Indonesia oleh Belanda yang sebenarnya?

Ini pelurusan sejarah Indonesia dijajah Belanda 350 tahun oleh GJ Resink dilansir dari jurnal pendidikan sejarah karya Anju Nofarof Hasudungan dari Universitas Pendidikan Ganesha.

Resink mengungkap bahwa awal mula masyarakat meyakini bahwa Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun berasal dari ucapan Gubernur Jenderal BC de Jonge. Ia berkata,

“Kami Orang Belanda sudah berada di sini 300 tahun dan kami akan tinggal disini 300 tahun lagi″.

Pemahaman penjajahan oleh Belanda 350 tahun diperkuat oleh ucapan Presiden Soekarno dalam pidatonya. Sebelum pembacaan teks proklamasi, ia mengatakan: “Berpuluh- puluh tahun kita bangsa Indonesia telah berjuang untuk kemerdekaan tanah air kita. Bahkan beratus-ratus tahun gelombang aksi kita untuk mencapai kemerdekaan itu ada naiknya dan ada turunnya.″

Berdasarkan analisis peneliti, kata-kata Bung Karno di atas ditujukan hanya untuk membangkitkan semangat patriotisme dan nasionalisme masyarakat.

Resink juga menemukan banyaknya artikel dan tulisan yang menyangkutpautkan masa kedatangan Eropa untuk berdagang sebagai awal mula penjajahan.

Mulanya, Orang Eropa Datang ke Nusantara untuk Berdagang
Seperti pada tahun 1596, Cornelis de Houtman melakukan pelayaran ke Asia untuk mencari rempah, bukan penjajahan oleh prajurit. Selain itu, ada banyak wacana yang mengaitkan VOC dengan penjajahan.

Padahal VOC atau Vereenigde Oostindische Compagnie adalah kongsi dagang yang punya hak istimewa. Mereka datang ke Nusantara pada 20 Maret 1602.

Warga pribumi juga sempat mengusir mereka karena sikapnya yang kasar dan sombong bukan karena penjajahan. Tak sedikit dari mereka yang dijebloskan ke penjara oleh aparat Kesultanan Aceh.

Dengan demikian, masa-masa kedatangan bangsa Spanyol hingga Portugis menurut Resink adalah masa pembangunan relasi perdagangan dua pihak yang setara.

Hitung-hitungan Lamanya Belanda Menjajah Indonesia

Resink dalam bukunya pun berusaha mengungkap lamanya waktu penjajahan yang sesungguhnya. Jika berkaca pada pernyataan penjajahan dilakukan selama 350 tahun, maka Belanda sudah ada di Indonesia sejak 1595.

Sedangkan tahun 1596 Cornelis de Houtman baru pertama kali mendarat di Banten dan dalam catatan sejarah de Houtman adalah orang Belanda yang pertama kali menginjakkan kaki di nusantara.

Saat itu pun Houtman datang dengan tujuan berdagang, bukan menjajah Indonesia. Pada masa itu juga, nama Indonesia juga belum ada.

Nama Indonesia baru lahir setelah 254 tahun dari sejak Houtman menginjakkan kaki di nusantara. Kata ‘Indonesia’ sendiri pertama kali dipakai sejak tahun 1850.

Adapun orang asing yang menggunakan nama Indonesia itu ialah James Richardson Logan (1869) dalam kumpulan karangannya yang berjudul The Indian Archipelago and Eastern Asia, terbit dalam Journal of the Asiatic Society of Bengal (1847- 1859) (Kumoratih, 2020).

Semasa Houtman berdagang, ia mengenal Indonesia sebagai Nusantara. Pada masa lalu Nusantara bukanlah apa yang disebut sebagai Indonesia seperti sekarang.

Nusantara kala itu adalah wilayah di mana negara-negara/kerajaan-kerajaan yang memiliki kedaulatan atas kerajaan masing-masing. Jika suatu kerajaan atau daerah merasa terjajah oleh Belanda saat dulu, maka besar kemungkinan wilayah-wilayah lainnya masih berdaulat.

Resink menemukan fakta sejarah lain bahwa masih banyak kerajaan yang merdeka pada 1850-1910. Dia menulis bahwa secara legal berbagai kerajaan dan raja di kepulauan ini, dari Sumatera hingga Sunda Kecil masih banyak yang merdeka, di antaranya Aceh hingga Siak-Riau.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menkes Berikan Klarifikasi Terkait Pria Dengan ukuran Celana Jeans Diatas 33 Cepat Menghadap Allah

Next Post

Dua Mahasiswa Undip Pengunjuk Rasa May Day di Semarang Ditangkap Polisi

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Dinas Kebudayaan DKI Tak Keluarkan Izin Bongkar Bangunan Cagar Budaya Teuku Umar 2
daerah

Dinas Kebudayaan DKI Tak Keluarkan Izin Bongkar Bangunan Cagar Budaya Teuku Umar 2

March 10, 2026
Feature

Zuhud di Era VUCA

February 28, 2026
Next Post
Dua Mahasiswa Undip Pengunjuk Rasa May Day di Semarang Ditangkap Polisi

Dua Mahasiswa Undip Pengunjuk Rasa May Day di Semarang Ditangkap Polisi

Preman Jalanan Diganyang, Preman Berdasi Disayang

Preman Jalanan Diganyang, Preman Berdasi Disayang

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist